RICE, Pertolongan Pertama untuk Cedera Engkel

(0)
23 Jul 2019|Asni Harismi
Cedera engkel bisa diredakan dengan pertolongan pertama RICE.Saat alami cedera engkel, jangan buru-buru berobat ke tukang pijat.
Cedera engkel atau ankle sprain membuat area di sekitar pergelangan kaki mengalami pembengkakan. Sebelum mengetahui cara mengatasi engkel kaki cedera, perlu diketahui jika cedera engkel terjadi akibat peningkatan volume cairan pada area tersebut.Anda pun akan mengalami rasa nyeri.

Kondisi kaki saat cedera engkel

Kaki bengkak kerap dialami penderita cedera engkel kaki
Ketika cedera engkel terjadi saraf di bagian kaki terkilir menjadi lebih sensitif dibanding kondisi normal. Terlebih, bila area yang mengalami ankle sprain tersentuh, tergeser, atau digunakan secara paksa untuk bergerak.Meski demikian, cedera engkel atau ankle sprain terjadi dengan cara yang beragam, mulai dari mengalami keseleo kaki, jaringan penghubung tulang dan otot (tendon) mengalami peradangan (tendinitis), tendon yang terlepas, hingga patah tulang.Semua macam ankle sprain tersebut bisa membuat pergelangan kaki pun berubah menjadi kemerahan serta hangat bila diraba. Bahkan, tak jarang, mati rasa pun terjadi. Kondisi ini muncul akibat meningkatnya volume darah yang dipompa ke area dengan ankle sprain.Sebagai pertolongan pertama, ada metode RICE yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi engkel kaki yang cedera.

Metode RICE, cara mengatasi engkel kaki cedera dengan cepat

Lakukan langkah RICE
sebagai pertolongan pertama cedera otot
Anda memilih cara mengatasi engkel kaki yang cedera dengan melakukan metode bernama RICE rest ice compression. Singkatnya, metode ini bisa disebut RICE. Sebagai cara mengatasi keseleo kaki atau ankle sprain secara umum, ada empat langkah pada metode ini, yaitu beristirahat (rest) dari aktivitas sehari-hari, mengompres dengan es (ice), memberikan tekanan (compression), serta mengangkat kaki (elevation).Berdasarkan penelitian yang terbit pada jurnal Archives of Orthopaedic and Trauma Surgery, metode RICE merupakan metode yang efektif untuk mengurangi pembengkakan kaki dan rasa sakit pada empat hingga hari lima pertama semenjak cedera terjadi.Berikut ini efek dari setiap langkahnya, untuk meredakan jenis cedera engkel yang Anda alami:

1. Rest (beristirahat)

Pada tahapan cara mengatasi engkel kaki cedera ini, istirahatkan kaki dan berhati-hati, jangan melakukan aktivitas ringan maupun berat. Langkah ini penting dilakukan agar peradangan tidak bertambah parah.Anda juga bisa menggunakan penopang kaki, seperti tongkat kruk atau brace, untuk memastikan pergelangan kaki tidak bergeser selama masa istirahat. Sebisa mungkin jangan menapakkan kaki ke lantai.

2. Ice (mengompres dengan es)

Es batu mampu mengurangi pembengkakan pada cedera engkel
Salah satu bentuk pertolongan pertama sebagai cara mengatasi engkel kaki cedera adalah mengompresnya dengan es. Namun sebaiknya tidak menempelkan es langsung ke kulit.Sebab, paparan es langsung pada kulit, dapat meningkatkan risiko terjadinya radang dingin (frostbite). Sebelum mengompreskan es pada kulit, lapisi es terlebih dulu dengan handuk atau kain.Pengompresan tersebut akan memperlambat aliran darah tempat ankle sprain, yaitu pergelangan kaki. Hal ini mampu mengurangi pembengkakan.

3. Compression (memberi tekanan)

Cara mengatasi engkel kaki cedera selanjutnya adalah memberi kompresi atau tekanan. Ini dilakukan untuk mencegah pergelangan kaki bergerak-gerak.Saat kaki tidak bergerak banyak, hal ini mampu mengurangi pembengkakan dengan cepat. Anda bisa memberikan tekanan dengan membalut kaki. Namun, jangan membalut terlalu kencang agar aliran darah tidak terhambat.

4. Elevation (mengangkat kaki)

Tahap terakhir pada cara mengatasi engkel kaki cedera adalah dengan mengangkat kaki secara berhati-hati. Pastikan posisi kaki yang mengalami ankle sprain lebih tinggi dari jantung.Langkah ini bisa meringankan ankle sprain yang terjadi. Dengan demikian, aliran darah pada bagian yang terkilir, bisa kembali lancar. Oleh karena itu, cara ini pun dilakukan untuk mengurangi pembengkakan.Sembari mengikuti cara mengatasi engkel kaki yang cedera, Anda bisa mengonsumsi obat keseleo. Obat ini tergolong sebagai obat pereda nyeri otot. Obat yang juga bisa digunakan sebagai obat terkilir ini bisa diperoleh secara bebas tanpa resep.Umumnya, obat yang dipilih sebagai obat keseleo adalah ibuprofen dan naproxen. Namun, perlu diingat, obat terkilir jenis ibuprofen hanya mampu mengurangi rasa sakit, tidak mengatasi pembengkakan pada cedera engkel. Sementara, naproxen bisa dipilih untuk meredakan inflamasi pada pergelangan kaki bengkak.

Kemungkinan kesembuhan cedera engkel

Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan
menggunakan x-ray, untuk melihat cedera engkel.
Mungkin Anda merasa khawatir apakah cedera engkel bisa sembuh total? Dalam memastikan hal ini, tentu Anda harus berkonsultasi pada dokter.Dokter akan memeriksa kondisi pergelangan kaki Anda, untuk menentukan tingkat keparahan cedera engkel. Keparahan cedera engkel bisa dilihat bila pergelangan kaki terasa sangat sakit sejak mengalami cedera pertama kali. Adanya pembengkakan yang sangat besar juga menjadi pertanda parahnya cedera engkel.Demikian pula halnya jika terjadi perubahan fisik pada pergelangan kaki. Sebab, perubahan kaki bisa menandakan dislokasi sendi atau bergesernya sendi.Dokter pun akan melakukan pemeriksaan fisik pada kaki, termasuk bagian yang menghubungkan sendi yang menghubungkan antara tulang satu dengan lainnya. Pemeriksaan dilakukan dengan menekan-nekannya. Selain itu, pemeriksaan dengan x-ray atau rontgen mungkin diperlukan. Prosedur medis ini diperlukan untuk mengetahui ligamen atau otot yang tertarik maupun robek, serta tulang yang retak. Pergelangan kaki terkilir, keseleo kaki, atau cedera engkel kaki memang umumnya tidak memerlukan tindakan medis yang serius dari dokter. Asalkan, tidak ditemukan otot robek ataupun patah tulang.Bahkan, ligamen yang benar-benar robek sekalipun tetap bisa sembuh. Hal yang terpenting, selama Anda melakukan perawatan dengan benar.Jadi, apakah cedera engkel bisa sembuh total? Jawabannya, bisa, selama Anda melakukan perawatan dengan sabar!

Yang harus diperhatikan saat perawatan cedera engkel di rumah

Tetap jaga kaki di rumah dengan baik
agar mempercepat penyembuhan
Merawat cedera engkel di rumah tidak boleh main-main. Anda bisa melakukan perawatan di rumah untuk meringankan nyeri akibat cedera engkel, sekaligus mempercepat proses pemulihannya dan kembali melakukan aktivitas sehari-hari. Yang penting, Anda lakukan adalah meredakan peradangan, yang menyebabkan cedera engkel terasa begitu nyeri.Setelah bengkak dan nyeri hilang, Anda juga harus melatih pergelangan kaki yang cedera. Selain untuk mengembalikan keseimbangan tubuh, bagian kaki yang cedera perlu beradaptasi dan berlatih. Tujuannya, supaya bisa kembali berfungsi normal.Penyembuhan cedera engkel umumnya memakan waktu yang cukup lama. Bahkan bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan. Oleh sebab itu, Anda harus bersabar dalam menjalaninya. Selalu patuhi anjuran dari dokter agar kondisi cedera bisa cepat membaik dan tidak berlarut-larut.Ketika cedera engkel tidak kunjung membaik dalam 5-7 hari setelah mendapatkan perawatan di rumah, Anda sebaiknya kembali memeriksakannya ke dokter. Begitu pula saat Anda mengalami sakit, bengkak, memar, dan kemerahan yang lebih parah, disertai ketidakmampuan kaki untuk menopang tubuh atau berjalan.

Catatan dari SehatQ

Cara mengatasi engkel kaki cedera atau ankle sprain bisa dipilih dengan menggunakan metode RICE rest ice compression atau RICE.Metode ini dipilih sebagai metode pertama pada pergelangan kaki yang mengalami keseleo. Efek yang bisa dirasakan adalah mengurangi pembengkakan pada engkel.Jika dibiarkan, kondisi cedera engkel bisa semakin parah. Mungkin Anda sering mendengar saran untuk mendapatkan perawatan dari tukang pijat, agar engkel cepat sembuh. Jangan buru-buru tergoda mencobanya. Sebab, memijat bagian yang mengalami cedera, malah berisiko memperburuk kondisi tersebut.Jika anda mengalami cedera engkel, baik mengalami keseleo hingga patah tulang, segera hubungi dokter melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Jika diperlukan, bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lanjut.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
keseleocedera ankleterkilir
WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/ankle-sprain#1
Diakses pada 26 Juni 2019
American Academy of Orthopaedic Surgeons. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/sprained-ankle/
Diakses pada 26 Juni 2019
American Podiatric Medical Association. https://www.apma.org/Patients/FootHealth.cfm?ItemNumber=982
Diakses pada 26 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/ankle-sprain
Diakses pada 26 Juni 2019
Archives of Orthopaedic and Trauma Surgery. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3718986/ Diakses pada 9 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait