Cedera engkel dapat dirawat sendiri di rumah, namun tetap harus tahu cara penanganan yang benar agar tidak bertambah parah
Cedera pergelangan kaki bisa saja terjadi saat Anda berolahraga

Telapak dan pergelangan kaki merupakan bagian penting untuk menopang gerakan dan beban tubuh. Jika mengalami kondisi terkilir di mana ligamen pergelangan kaki tertarik atau bahkan robek, Anda bisa dikatakan menderita cedera engkel.

Ketika pergelangan kaki terkilir, bagian ini meradang dan memicu peningkatan volume cairan di pembuluh darah di sekitar engkel. Kondisi ini menyebabkan aliran darah ke area tersebut meningkat. Begitu pula dengan sel darah putih yang bertugas menetralisir peradangan ini.

Alhasil, Anda akan mengalami beberapa kondisi di bawah ini ketika pergelangan kaki terkilir:

  • Pembengkakan di sekitar pergelangan kaki yang cedera akibat meningkatnya volume cairan.
  • Nyeri karena saraf di sekitar bagian yang terkilir menjadi lebih sensitif dari biasanya. Anda juga akan merasa sakit jika area yang bengkak disentuh, tergeser, atau dipaksa untuk berjalan.
  • Kulit pergelangan kaki yang berubah menjadi kemerahan serta hangat bila diraba. Kondisi ini terjadi karena adanya peningkatan volume darah yang dipompa ke area yang terkena cedera.

Apabila mengalami cedera engkel, periksakan kondisi Anda ke dokter. Dokter akan mengecek gejala dan keadaan pergelangan kaki agar bisa menentukan tingkat keparahan cedera, terutama bila pergelangan kaki Anda terasa sangat sakit sejak pertama cedera atau terdapat pembengkakan yang sangat besar.

Demikian pula jika terjadi perubahan bentuk pada pergelangan kaki. Pasalnya, kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya dislokasi sendi.

Langkah diagnosis cedera engkel dari dokter

Kondisi kaki Anda akan diperiksa oleh dokter. Mulai dari pemeriksaan fisik (seperti ditekan-tekan) maupun pemeriksaan dengan X-ray atau rontgen. Langkah ini bertujuan mengetahui ligamen mana yang tertarik atau robek, hingga ada atau tidaknya tulang yang retak saat cedera terjadi.

Pergelangan kaki terkilir memang umumnya tidak memerlukan tindakan medis yang serius dari dokter. Bahkan jika ligamen Anda robek sepenuhnya pun, masalah ini bisa sembuh asalkan Anda melakukan prosedur perawatan cedera yang benar.

Pengobatan di rumah bertujuan meringankan nyeri pada cedera engkel sekaligus mempercepat proses penyembuhannya. Tugas terpenting Anda adalah meredakan peradangan, karena inilah yang menyebabkan cedera terasa sangat sakit.

Percepat penyembuhan dengan metode RICE

Cara melakukan perawatan cedera engkel di rumah termasuk sangat mudah, yakni lewat metode RICE. Apa sebenarnya RICE?

1. Rest (istirahat)

Pastikan kaki tidak melakukan aktivitas ringan maupun berat. Langkah ini berfungsi menjaga agar peradangan tidak bertambah parah.

Anda juga bisa menggunakan penopang kaki, seperti tongkat atau brace, untuk memastikan pergelangan kaki tidak bergeser selama masa istirahat. Biasanya kaki juga di minimalisir unuk menapak ke lantai.

2. Ice (kompres es)

Salah satu bentuk pertolongan pertama pada cedera engkel Anda adalah kompres es. Namun Anda sebaiknya tidak menempelkan es langsung ke kulit karena dapat meningkatkan risiko terjadinya radang dingin (frostbite). Sebelum menempelkan es ke cedera engkel, lapisi terlebih dulu dengan handuk atau kain.

Pengompresan tersebut akan memperlambat aliran darah ke pergelangan kaki yang terkilir, sehingga bengkak bisa dikurangi.

3. Compression (tekanan)

Kompresi dilakukan untuk mencegah pergelangan kaki bergerak-gerak sehingga bisa mengempiskan bengkak. Gunakan perban atau bebat khusus cedera yang bisa dibeli di apotek-apotek terdekat.

Namun ada satu hal yang harus Anda ingat. Pastikan Anda tidak membebat kaki terlalu kencang karena justru dapat menghambat aliran darah.

4. Elevation (mengangkat kaki)

Mengangkat pergelangan kaki lebih tinggi dari jantung juga dianjurkan sebagai langkah penanganan cedera engkel. Dengan ini, aliran darah pada bagian yang terkilir akan lebih lancar dan pembengkakan pun akan berkurang.

Sambil melakukan RICE, Anda juga bisa mengoleskan atau meminum obat pereda rasa sakit yang dijual bebas. Contohnya, ibuprofen dan naproxen. Namun konsultasikan dahulu dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis atau alergi tertentu.

Setelah bengkak dan nyeri hilang, Anda juga harus melatih pergelangan kaki yang cedera. Selain untuk mengembalikan keseimbangan tubuh, otot maupun ligamen pada bagian yang cedera perlu adaptasi dan latihan supaya bisa kembali berfungsi normal.

Cedera engkel umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sembuh total, tergantung pada tingkat keparahannya. Durasi pemulihan bisa berkisar antara beberapa minggu hingga bererapa bulan.

Ketika cedera engkel tidak kunjung membaik dalam lima hingga tujuh hari setelah dirawat sendiri di rumah, Anda sebaiknya kembali memeriksakannya ke dokter. Begitu pula saat Anda mengalami peningkatan pada rasa sakit, bengkak, memar, dan kemerahan, serta dibarengi ketidakmampuan kaki untuk menopang tubuh atau berjalan.

Penyembuhan cedera engkel membutuhkan proses yang tidak sebentar. Oleh sebab itu, Anda diminta untuk bersabar dalam menjalaninya. Selalu patuhi anjuran dari dokter agar kondisi cedera bisa cepat membaik dan tidak berlarut-larut.

WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/ankle-sprain#1
Diakses pada 26 Juni 2019

American Academy of Orthopaedic Surgeons. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/sprained-ankle/
Diakses pada 26 Juni 2019

American Podiatric Medical Association. https://www.apma.org/Patients/FootHealth.cfm?ItemNumber=982
Diakses pada 26 Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/ankle-sprain#outlook
Diakses pada 26 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed