5 Resep Brownies Sehat, Bahkan Aman untuk Penderita Diabetes


Brownies tak harus selalu mengandung gula yang tinggi. Ada beberapa resep brownies sehat yang bisa dikonsumsi penderita diabetes. Mulai dari brownies ubi hingga zucchini.

(0)
09 Jan 2021|Azelia Trifiana
Resep brownies sehatBrownies sehat rendah gula
Merasa dihantui risiko menderita diabetes apabila mengonsumsi terlalu banyak gula? Tenang, ada banyak alternatif untuk menyiasatinya. Termasuk, membuat resep brownies sehat yang tetap bisa dikonsumsi bahkan oleh penderita diabetes sekalipun.Tentunya, selain mengganti dengan bahan yang lebih aman, penting juga untuk membatasi konsumsi. Toh, apapun yang berlebihan memang tidak baik.

Resep brownies sehat

Kehabisan inspirasi membuat roti brownies yang tetap sehat? Berikut ini beberapa caranya:

1. Brownies sugar-free

Sesuai namanya, brownies ini tidak mengandung gula, produk olahan susu, dan juga gluten. Tepung yang digunakan pun terbuat dari oat yang diblender sehingga bentuknya menyerupai bubuk. Untuk topping, bisa tambahkan beberapa jenis kacang sebagai tambahan serat dan protein.Bahan-bahan:
  • Telur
  • Tepung
  • Cocoa powder
  • Pemanis kristal sugar-free
  • Vanilla essence
  • Baking soda
  • Chocolate chips sugar-free
  • Kacang-kacangan
Untuk membuatnya, seluruh bahan dicampur menjadi adonan. Kemudian dipanggang dalam oven. Jika ingin teksturnya ingin lebih fudgy, simpan di kulkas setidaknya selama 3 jam.

2. Black bean brownies

Sebagai salah satu superfood untuk penderita diabetes, kacang hitam atau black bean juga bisa menjadi elemen utama olahan brownies. Resep ini juga memberikan nutrisi berupa protein sebanyak 4 gram, dengan hanya sedikit karbohidrat.Bahan-bahan yang diperlukan:
  • 1 ¼ cangkir choco chip sugar-free
  • Biji hitam
  • ¼ cangkir cocoa powder
  • 2 telur
  • 1/3 cangkir olive oil
  • ¼ sendok teh kayu manis
  • 2 sendok teh ekstrak vanilla
  • ¼ sendok teh garam
  • ½ sendok teh baking powder
  • 1 sendok teh kopi instan
  • 1 sendok makan stevia bubuk atau pemanis lain
Cara membuatnya, haluskan semua bahan dan tuangkan di baking tray. Masukkan dalam oven. Panggang selama 30-35 menit hingga matang.

3. Brownies ubi

Bernutrisi berkat kandungan ubi dan alpukat di dalamnya, brownies yang satu ini juga bisa menjadi sumber serat yang sangat baik. Tentunya, alpukat juga menjadi sumber lemak baik. Untuk pemanis, bisa juga menggunakan olahan kurma sehingga tetap aman dikonsumsi penderita diabetes sekalipun.Bahan-bahan:
  • 1 cangkir puree ubi
  • ½ cangkir puree alpukat
  • ½ cangkir applesauce tanpa gula
  • ¼ cup pasta kurma
  • 1 sendok teh ekstrak vanilla
  • 2 telur berukuran besar
  • ½ cangkir tepung gandum
  • ½ cangkir bubuk kakao
  • 1 sendok teh baking soda
  • ½ sendok teh garam
Cara membuatnya:
  • Panaskan oven
  • Campur bahan adonan basah yaitu alpukat, ubi, applesauce, kurma, vanilla, dan juga telur hingga lembut
  • Di mangkuk terpisah, campurkan tepung, bubuk kokoa, garam, dan baking soda
  • Tambahkan adonan kering ke adonan basah
  • Ratakan di baking tray dan masukkan ke dalam oven selama 25 menit

4. Peanut butter brownies

Selai kacang atau peanut butter juga sah-sah saja dikonsumsi oleh penderita diabetes. Resep ini mengandung banyak lemak sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam porsi kecilBahan-bahan:
  • 1/3 cangkir bubuk kakao
  • Air
  • 2 ons cokelat tanpa pemanis
  • 8 sendok makan unsalted butter atau minyak kelapa
  • 2 telur berukuran besar
  • 2 putih telur
  • 2 sendok teh ekstrak vanilla
  • 1 cangkir xylitol untuk pemanis
  • 1 ¼ cangkir tepung almond
  • ½ cangkir tepung kelapa
  • ½ cangkir selai kacang
Cara membuatnya adalah dengan mencampur bubuk kakao, cokelat, minyak kelapa atau butter hingga kental. Kemudian, tambahkan telur, putih telur, vanilla, dan pemanis sesuai selera.Terakhir, tambahkan tepung almond dan tepung kelapa namun gunakan spatula. Adonan diletakkan di pan. Tambahkan selai kacang di bagian atas brownies dengan membentuk pola swirl, bisa dilakukan dengan ujung pisau tajam.Panggang dalam oven selama kurang lebih 20 menit hingga matang.

5. Zucchini brownies

Pernah membayangkan mengolah zucchini menjadi brownies? Ternyata, roti brownies sehat semacam ini justru mengandung protein dan lemak baik. Jika dikonsumsi secukupnya, tetap aman dikonsumsi oleh penderita diabetes sekalipun.Bahan-bahan:
  • ½ cangkir zucchini yang telah diparut
  • 1/3 cangkir yogurt
  • Air
  • 2 sendok teh ekstrak vanilla
  • ½ cangkir minyak kelapa
  • ¾ cangkir bubuk kakao
  • 1 cangkir tepung kelapa
  • ½ sendok teh garam
  • ½ sendok teh baking soda
  • ¾ cangkir gula yang aman (xylitol)
  • ½ cangkir mini chocohip tanpa pemanis
Cara membuatnya dimulai dengan memanaskan oven. Di mangkuk terpisah, campurkan 6 bahan pertama dan diamkan selama 5 menit. Campurkan bahan lain d imangkuk terpisah, kemudian gabung keduanya.Setelah merata, tuangkan ke pan dan panggang selama 19-20 menit. Apabila teksturnya terasa masih lembek, simpan di kulkas semalaman.Meskipun beberapa resep brownies sehat di atas aman dikonsumsi penderita diabetes, sebaiknya dikonsumsi secukupnya saja. Sesuaikan pilihan pemanis dan topping bergantung pada kondisi masing-masing.

Idealnya, kandungan karbohidrat pada tiap waktu makan bagi penderita diabetes adalah sekitar 45-60 gram. Perbanyak kandungan serat dan karbohidrat kompleks.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar meal plan bagi penderita diabetes, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
diabetesmakanan sehathidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/diabetic-friendly-brownie-recipes
Diakses pada 26 Desember 2020
The Healthy Foodie. https://thehealthyfoodie.com/deliciously-healthy-sweet-potato-brownies/
Diakses pada 26 Desember 2020
Sweet As Honey. https://www.sweetashoney.co/sugar-free-brownies/
Diakses pada 26 Desember 2020
American Diabetes Association. https://www.diabetes.org/healthy-living/recipes-nutrition/eating-well/diabetes-superfoods
Diakses pada 26 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait