Waspadai, Inilah 7 Kondisi Rentan Terinfeksi Kurap di Selangkangan!

Terdapat beberapa kondisi yang bisa membuat Anda lebih mudah terkena kurap di selangkangan
Kondisi yang bisa membuat anda lebih mudah terkena kurap di selangkangan

Kurap di selangkangan pasti sangat mengganggu kenyamanan meski tidak membahayakan. Rasa gatal yang luar biasa bisa menjadi salah satu gejala yang akan terus mendera penderitanya.

Tapi apa sebenarnya yang membuat kurap muncul di area organ intim tersebut? Mari simak penjelasannya di bawah ini!

[[artikel-terkait]]

7 Kondisi kalangan orang yang sering diserang kurap

Selangkangan dan area lipatan tubuh lainnya merupakan daerah rawan terjangkit kurap. Mulai dari paha bagian dalam hingga bokong.

Pasalnya, jamur penyebab penyakit ini senang berkembang biak di tempat-tempat yang lembap. Kondisi seperti apakah yang akan semakin memicu pertumbuhan jamur tersebut?

  1. Menggunakan celana dalam yang terlalu ketat karena akan membuat kulit sulit bernapas. Akibatnya, bila Anda berkeringat, bagian yang tertutup pakaian ketat tersebut akan menjadi lembap dan sulit untuk kering. Tak hanya itu, pakaian ketat juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
  2. Sering berkeringat. Kurap biasanya menyerang orang yang lebih sering berkeringat dalam jumlah banyak, seperti atlet. Begitu juga dengan orang yang mengalami keringat berlebih atau hiperhidrosis. Apalagi, jika Anda membiarkan pakaian basah menempel di kulit dan tidak menggantinya.
  3. Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Badan yang terlau gemuk memungkinkan terciptanya kondisi lembap pada lipatan tubuh maupun keringat berlebih. Kedua kondisi ini akan semakin memicu pertumbuhan jamur.
  4. Memiliki sistem imunitas yang rendah, contohnya penderita HIV/AIDS, penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi, atau orang yang sedang mengonsumsi obat penekan sistem imun.
  5. Menderita diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dan tak terkendali berpotensi memicu infeksi, termasuk infeksi jamur penyebab kurap di selangkangan.
  6. Sering berbagi barang pribadi dengan penderita kurap, misalnya handuk maupun pakaian.
  7. Melakukan kontak fisik dengan penderita kurap, contohnya pada atlet gulat, atau keluarga yang tinggal satu atap dengan penderita.

Bila Anda termasuk salah satu dari kategori di atas, ada baiknya Anda lebih waspada terhadap infeksi jamur ini. Walau tidak membahayakan, rasa gatal maupun sensasi panas seperti terbakar akibat kurap di selangkangan tetap dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan Anda.

Agar tidak mudah terkena penyakit ini, Anda bisa melakukan pencegahan yang mudah dan efektif. Bagaimanakah caranya?

Tips jitu obati dan cegah kurap di selangkangan

Ketika Anda positif mengidap kurap di selangkangan, jangan sekali-sekali menggaruknya sekalipun Anda merasakan gatal atau sensasi panas seperti terbakar. Hal ini dapat menyebabkan luka dan infeksi. Anda sebaiknya langsung mengolesi area kurap dengan obat antijamur dari dokter agar kurap tidak berlangsung selama berbulan-bulan.

Gunakan obat tersebut sesuai dengan rekomendasi dokter atau aturan pakai yang tertera pada kemasan. Pasalnya, penghentian penggunaan obat antijamur sebelum batas waktu tertentu bisa menyebabkan jamur kembali berkembang biak dan memicu kekambuhan kurap.

Saat Anda sudah merasa sembuh dari penyakit tersebut, lakukan serangkaian langkah pencegahan untuk menjaga kebersihan dan menghindari kambuhnya kurap. Langkah-langkah tersebut bisa meliputi:

Rajin mandi

Jangan malas mandi jika Anda sudah pernah mengidap kurap di selangkangan. Biasakan mandi dua kali sehari dan sehabis berolahraga. Menjaga kebersihan area genital merupakan langkah pencegahan paling efektif agar kurap tidak kambuh lagi.

Menjaga tubuh agar tetap kering

Selalu jaga kebersihan selangkangan, terutama agar area itu selalu dalam keadaan kering. Jika Anda sering berkeringat secara berlebihan, silakan konsultasi dengan dokter untuk meminta rekomendasi bedak antijamur yang aman untuk area genital.

Pilih pakaian dalam yang longgar

Hindari pemakaian celana dalam yang terlalu ketat karena dapat mengganggu sirkulasi udara maupun menggores selangkangan Anda. Utamakan pakaian dalam yang agak longgar dan nyaman dikenakan, juga terbuat dari bahan katun yang mudah menyerap keringat.

Jangan berbagi barang-barang pribadi

Hindari saling meminjamkan barnag-barang pribadi. Mulai dari handuk, baju, maupuan celana. Senantiasa kenakan barang milik Anda sendiri.

Kenakan pakaian bersih

Pastikan semua pakaian Anda bersih dan tidak lembap. Cucilah pakaian tiap habis digunakan. Pakai deterjen antibakteri jika dirasa perlu.

Mengganti celana dalam setiap kali selesai mandi juga bisa membantu dalam mencegah kurap. Gantilah lebih sering jika Anda termasuk orang yang mudah berkeringat.

Mengobati kutu air

Jika Anda menderita kutu air, jamur yang sama juga bisa menyebar hingga selangkangan dan menyebabkan infeksi. Jadi, obati kutu air dengan saksama agar segera sembuh. Ada baiknya Anda juga menggunakan handuk kering yang berbeda ketika hendak menyeka kaki yang mengalami kutu air.

Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika kurap di selangkangan tidak kunjung sembuh setelah menjalani pengobatan dengan salep antijamur selama dua minggu. Anda juga wajib berkonsultasi ke dokter apabila kurap kembali kambuh dalam kurun beberapa minggu setelah terlihat sembuh.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/jock-itch/symptoms-causes/syc-20353807
Diakses pada 9 Mei 2019

WebMD. https://www.webmd.com/men/causes-and-prevent-jock-itch#1-2
Diakses pada 9 Mei 2019

Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/fungal-ringworm.html
Diakses pada 15 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed