Pengobatan Gusi Bengkak Sesuai Rekomendasi Dokter Gigi


Obat gusi bengkak belum banyak diketahui. Rekomendasi pengobatan gusi bengkak disesuaikan dengan penyebabnya seperti, pembersihan karang gigi, menjaga kebersihan mulut dan operasi.

(0)
17 Jun 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Perawatan gusi bengkak yang disebabkan oleh gingivitis dilakukan dengan pembersihan karang gigi.Pembersihan karang gigi, bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi gusi bengkak
Gusi bengkak bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari peradangan pada gusi, komplikasi gigi berlubang, hingga pengaruh hormon saat kehamilan. Namun sayangnya, obat gusi bengkak belum banyak diketahui.Bahkan, beberapa orang yang mengalami gusi bengkak kerap menganggap rasa nyeri yang timbul sebagai sakit gigi. Padahal, pengobatan gusi bengkak bisa berbeda dari pengobatan sakit gigi.

Pengobatan gusi bengkak yang tepat untuk kondisi Anda

Pengobatan gusi bengkak dapat berbeda tergantung dari penyebab serta kondisi kesehatan Anda. Berikut ini langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengobati gusi bengkak sesuai dengan penyebabnya.
scaling gigi
Jika gusi bengkak disebabkan oleh gingivitis, maka pembersihan karang gigi adalah perawatan yang tepat

1. Lakukan pembersihan karang gigi

Jika gusi bengkak yang Anda alami disebabkan oleh gingivitis, maka langkah perawatan awal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pembersihan karang gigi di dokter gigi. Gingivitis adalah suatu kondisi peradangan pada gusi, yang disebabkan oleh infeksi bakteri.Karang gigi yang menumpuk, merupakan sarang bakteri yang harus dibersihkan. Jika dibiarkan, bakteri kemudian akan menimbulkan peradangan yang membuat gusi membengkak. Beberapa hari setelah karang gigi dibersihkan, ukuran gusi perlahan-perlahan akan kembali ke kondisi semula.

2. Jaga kebersihan mulut dengan baik

Apabila gusi bengkak disebabkan oleh perubahan hormon selama masa kehamilan, maka langkah yang paling sederhana untuk mengobatinya, adalah dengan menjaga kebersihan mulut dengan baik.Sikatlah gigi setidaknya dua kali sehari dan bersihkan sisa-sisa makanan serta kotoran di sela-sela gigi menggunakan benang gigi. Jika terdapat banyak karang gigi yang menumpuk, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi kepada dokter gigi terdekat, untuk melakukan pembersihan karang gigi.Saat menyikat gigi, Anda disarankan untuk menggunakan sikat gigi berbulu halus agar gusi tidak terluka. Untuk sementara, hindari penggunaan obat kumur yang berbahan terlalu keras serta alkohol.
operasi gigi
Operasi gigi menjadi pilihan perawatan gusi bengkak

3. Operasi

Gusi juga bisa terlihat bengkak apabila terjadi pertumbuhan gusi berlebih sebagai akibat konsumsi obat-obatan tertentu maupun komplikasi suatu penyakit tertentu. Selain itu, gusi bengkak juga bisa disebabkan oleh adanya abses. Abses adalah suatu infeksi bakteri yang menyebabkan timbulnya benjolan di gusi yang berisi cairan. Kedua kondisi tersebut sama-sama memerlukan operasi untuk mengatasi gusi bengkak yang dialami. Namun, jenis operasi yang dilakukan berbeda, yaitu:
  • Operasi abses

Agar abses bisa kempis dan gusi terlihat seperti semula, dokter gigi akan mengeluarkan cairan yang terdapat di dalam benjolan tersebut. Setelah operasi, dokter juga akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab abses.
  • Operasi pertumbuhan gusi berlebih

Operasi untuk mengurangi gusi yang tumbuh berlebihan, bisa dilakukan secara manual, maupun dengan laser. Dokter gigi akan menjelaskan kelebihan serta kekurangan masing-masing prosedur, serta menentukan yang lebih sesuai dengan kondisi Anda.

Cara mencegah gusi bengkak

menggosok gigi
Gosoklah gigi secara teratur untuk cegah gusi bengkak
Cara mengobati gusi bengkak di atas bisa membantu meredakan kondisi ini. Namun, setelah sembuh, bukan berarti kondisi ini tidak akan kembali lagi. Berikut ini langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah gusi bengkak kembali terjadi.
  • Menjaga kesehatan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari, atau setiap selesai makan
  • Gunakan sikat gigi berbulu lembut saat menyikat gigi, dan ganti setiap tiga atau empat bulan sekali
  • Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride untuk membantu mengurangi risiko gigi berlubang
  • Rutin membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi
  • Rutin memeriksakan gigi dan gusi ke dokter gigi, setidaknya setiap enam bulan sekali
  • Menghentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol
Pengobatan gusi bengkak yang paling tepat memang dengan datang ke dokter gigi. Sebab, pengobatan alami seperti kumur air garam, hanya akan meredakan nyeri sementara, namun tidak menyasar penyebab awal terjadinya gusi bengkak. Sehingga, risiko kambuh akan sangat tinggi. 
radang gusigusi berdarahgigi berlubang
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/241721.php
Diakses pada 12 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/gums-swollen
Diakses pada 12 Juni 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gingivitis/diagnosis-treatment/drc-20354459
Diakses pada 12 Juni 2019
American Pregnancy. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gingivitis/diagnosis-treatment/drc-20354459
Diakses pada 12 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/gingival-hyperplasia
Diakses pada 12 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/gum-abscess
Diakses pada 12 Juni 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait