Redakan Cemas Hingga Salurkan Emosi, Ini Manfaat Menggambar untuk Kesehatan Mental


Manfaat menggambar bagi kesehatan mental sangat beragam, mulai dari mengurangi rasa cemas berlebih hingga membuat mood jauh lebih baik. Simak penjelasannya.

0,0
02 Dec 2020|Azelia Trifiana
Manfaat menggambar bagi kesehatan mentalMenggambar dapat mengurangi rasa cemas berlebih
Sejak bertahun-tahun silam, terapi seni digunakan untuk membuat seseorang merasa lebih baik. Manfaat menggambar bagi kesehatan mental sangat beragam, mulai dari mengurangi rasa cemas berlebih hingga membuat mood jauh lebih baik.Beberapa dekade silam, psikolog Carl Jung merekomendasikan menggambar desain berbentuk lingkaran “mandala” sebagai intervensi terapi psikologis. Menurutnya, menggambar mandala dapat menenangkan pasien saat memproses emosi dan pikirannya.

Manfaat menggambar bagi kesehatan mental

Jika masih mencari aktivitas positif apa yang bisa dilakukan saat senggang, mungkin bisa coba menggambar. Beberapa manfaat dari seni yang satu ini adalah:

1. Mengurangi rasa cemas berlebih

Dalam sebuah studi dari Chloe Bell dan Steven Robbins terhadap 50 orang dewasa berusia di bawah 30 tahun, partisipan diminta mengurutkan 10 hal yang paling mengkhawatirkan dan membuat tertekan. Saat melakukannya, partisipan merasa cemas.Kemudian, satu kelompok diberikan kertas, pensil warna, dan juga cat air. Mereka diberikan waktu selama 20 menit untuk membuat karya seni apapun. Sementara kelompok lainnya diminta memilih 60 gambar seni yang sudah dicetak dalam rentang waktu yang sama.Hasilnya, kelompok yang berkesempatan menggambar terbukti rasa cemas berlebih dan mood negatifnya menurun signifikan. Keduanya adalah indikator saat seseorang merasa stres.

2. Mengurangi gejala trauma

Studi lain dari Texas A&M University dan Emory University School of Medicine meneliti 36 subjek yang mengalami post-traumatic stress disorder. Mereka dibagi dalam 2 kelompok, menggambar mandala selama 20 menit dalam periode 3 hari. Sementara kelompok lain meggambar sebuah objek dalam periode waktu sama.Hasilnya, kelompok yang menggambar mandala menunjukkan penurunan gejala trauma pada pemeriksaan bulan berikutnya. Kelompok lainnya tidak. Hasil yang sama ditemukan pada penelitian dengan subjek dengan pengalaman traumatis lebih ringan.

3. Terhubung dengan perasaan

Terapi seni seperti menggambar juga bermanfaat untuk memberi jeda sejenak demi memproses emosi yang dirasakan. Itu sebabnya, terapi seni ini banyak digunakan untuk memperbaiki kesehatan mental pada orang yang mengalami kecanduan, cemas berlebih, merasa sedih luar biasa, depresi, demensia, masalah dalam hubungan, dan banyak lagi.Ketika melakukan kegiatan seni seperti menggambar dan mewarnai, seseorang bisa kembali terkoneksi dengan perasaannya. Bukan hasil akhirnya yang dilihat, namun justru prosesnya.

4. Mengungkapkan emosi

Bagi sebagian orang, mengungkapkan emosi lewat seni adalah cara yang sangat sehat. Manfaat menggambar bagi mereka adalah meluapkan seluruh rasa takut dan emosi. Terlebih, emosi yang rumit seperti rasa sedih atau marah terkadang sukar diungkapkan dengan kata-kata.

5. Kepercayaan diri

Sama seperti manfaat berkebun yang membuat seseorang lebih percaya diri, menggambar pun punya efek serupa. Apapun teknik dan hasil akhir dari gambarnya, proses ini akan memunculkan rasa bangga atas pencapaiannya. Perasaan ini adalah hal berharga untuk membuat seseorang dapat mengapresiasi dirinya lebih baik.

6. Merangsang produksi dopamin

Proses membuat sebuah karya seni dapat merangsang produksi dopamin, hormon yang menimbulkan rasa bahagia. Ketika produksi senyawa kimiawi ini meningkat, akan lebih mudah mengatasi rasa cemas dan depresi. Saat menggambar, seseorang memiliki ruang bebas untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus berkomunikasi dengan diri sendiri.

7. Perbaiki penurunan fungsi kognitif

Kemampuan membuat sebuah karya seni tetap memungkinkan dilakukan meski seseorang sudah kehilangan kemampuan berbicara dan berkomunikasi sekalipun. Artinya, terapi seni adalah cara yang tepat untuk terapi mereka yang mengalami penurunan fungsi kognitif karena penuaan.Menurut penelitian, membuat karya seni dapat membuat orang yang sedang dirawat di rumah sakit merasa lebih rileks. Hal yang sama berlaku bagi pasien yang harus istirahat di rumah. Ketika seseorang sudah asyik menggambar, waktu terasa lebih cepat berlalu.

Catatan dari SehatQ

Apapun medianya mulai dari yang konvensional hingga memanfaatkan teknologi secara digital, menggambar memberikan banyak manfaat. Tak hanya sebagai bentuk terapi, seni juga bisa menjadi langkah pencegahan atau latihan otak agar tidak mengalami penurunan kemampuan kognitif.Namun ingat hanya lakukan terapi ini untuk mereka yang benar-benar siap. Meski terkesan lebih menyenangkan, bagi orang dengan masalah kecemasan berlebih, mengekspresikan emosi lewat media gambar bisa terasa sama sulitnya seperti berbicara.Untuk tahu metode menggambar apa yang efektif serta mengenali tanda-tanda terganggunya masalah mental, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
gangguan mentalkesehatan mentaltrauma
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/drawing-art-therapy-and-stress-relief-3144585#citation-3
Diakses pada 15 November 2020
Health Harvard. https://www.health.harvard.edu/mental-health/the-healing-power-of-art
Diakses pada 15 November 2020
RTOR. https://www.rtor.org/2018/07/10/benefits-of-art-therapy/
Diakses pada 15 November 2020
Frontiers in Human Neuroscience. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4041074/
Diakses pada 15 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait