logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Rawan Rontok, Begini Cara Mengepang Rambut yang Tepat

open-summary

Kepang rambut yang tepat akan meningkatkan penampilan. Sebaliknya, kepang rambut yang tidak tepat justru dapat mengakibatkan kebotakan. Berikut adalah tips yang dapat dilakukan sebagai cara mengepang rambut dengan benar.


close-summary

6 Agt 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Cara mengepang rambut dengan benar diperlukan agar tidak terjadi masalah pada kepang rambut

Kepang rambut bisa menimbulkan masalah jika rambut terlalu kencang ditarik

Table of Content

  • Cara mengepang rambut yang benar
  • Bahaya kepang rambut yang terlalu kencang

Anda punya rambut panjang, tapi bosan dengan gaya kuncir kuda yang itu-itu saja? Coba kreasikan mahkota Anda tersebut dengan membuat kepang rambut. Namun, perhatikan juga cara mengepang rambut yang tepat seperti ini agar rambut Anda tetap sehat saat terlihat cantik.

Advertisement

Kepang rambut adalah variasi model rambut yang banyak dipilih karena menjadikan mahkota para wanita tersebut lebih rapi dan elegan. Selain itu, kepang rambut juga merupakan bentuk penataan rambut yang cenderung aman karena Anda tidak harus menyemprotkan zat kimia atau bahkan memotong rambut Anda.

Meskipun demikian, tetap ada risiko rambut menjadi rusak jika dikepang terlalu kencang sehingga kulit kepala seperti terasa tertarik. Risiko yang dimaksud bisa berupa rasa tidak nyaman di kulit kepala hingga kebotakan.

Cara mengepang rambut yang benar

Bagi Anda yang kerap mengeluhkan pusing atau kulit kepala terasa sakit ketika rambut dikepang, mungkin itu pertanda ada yang salah dengan cara mengepang rambut yang Anda lakukan. Bagaimana cara mengepang yang benar?

Berikut tips yang dapat dilakukan agar kepang rambut Anda terlihat cantik sekaligus sehat:

1. Sisir rambut terlebih dahulu

Menyisir rambut akan membuat setiap helai rambut Anda lembut dan tidak kusut sehingga lebih mudah diatur. Langkah pertama ini juga dilakukan untuk menghindari kepang rambut yang membuat kulit terasa sakit di beberapa titik karena rambut yang menempel atau kusut.

2. Kepang rambut dalam keadaan kering

Mengepang rambut saat kering lebih tidak berisiko menimbulkan rasa sakit di kulit kepala. Sebaliknya, mengepang rambut sesaat setelah Anda keramas atau rambut masih basah kemungkinan besar akan membuat rambut mengembang saat kering sehingga mengakibatkan tekanan berlebih pada kulit kepala.

Anda juga dapat mengeringkan rambut dengan hairdryer atau kipas angin agar prosesnya lebih cepat. Namun, pastikan Anda tetap menjaga rambut tetap tertata (misalnya mengeringkan rambut sambil menyisir) untuk menghindari efek ‘rambut singa’ yang akan membuat hasil kepangan Anda terlihat pecah-pecah.

3. Jangan terlalu kencang

Pastikan Anda tidak mengepang rambut dengan menariknya terlalu kencang hanya agar kepangan terlihat rapi dan padat. Hindari juga memelintir rambut terlalu berlebihan karena sama-sama akan mengakibatkan kulit kepala tertarik.

Bahaya kepang rambut yang terlalu kencang

Melakukan cara mengepang rambut yang tepat akan meningkatkan penampilan Anda sekaligus menaikkan level kepercayaan diri. Sebaliknya, kepang rambut yang tidak tepat justru dapat mengakibatkan masalah kesehatan, salah satunya alopecia traksi.

Alopecia traksi adalah kerontokan rambut yang terjadi karena Anda terlalu sering menarik-narik rambut yang akhirnya mengakibatkan kebotakan di beberapa titik kulit kepala. Masalah ini kerap dijumpai pada orang yang melakukan kepang rambut dengan risiko tinggi terjadi tarikan, contohnya seperti konrow.

Pada fase awal, alopecia traksi terlihat seperti jerawat di kulit kepala. Namun seiring berjalannya waktu, Anda juga akan mengalami tanda-tanda kebotakan, seperti:

  • Kulit kepala memerah dan berkerak
  • Muncul benjolan seperti jerawat
  • Rasa nyeri dan gatal di kulit kepala
  • Folikel rambut meradang (folikulitis)
  • Muncul benjolan berisi nanah.

Ketika gejala ini diketahui secara dini, Anda sangat dianjurkan untuk tidak melakukan kepang rambut selama beberapa lama demi menghindari kebotakan. Namun jika gejala itu Anda abaikan, folikel rambut akan sangat rusak sehingga mereka tidak lagi bisa memproduksi rambut baru alias Anda mengalami kebotakan.

Jika sudah begini, Anda harus melakukan perawatan di dokter kulit agar rambut bisa tumbuh kembali. Tentunya Anda tidak mau, kan?

Advertisement

kesehatan rambut

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved