Salah satu manfaat berpikir positif adalah membuat hati lebih bahagia

Manusia terkadang memiliki kecenderungan untuk memikirkan hal yang negatif terlebih dahulu. Padahal, berpikir positif jauh lebih bermanfaat daripada terus-menerus menerapkan pola pikir negatif.

Berpikir positif tidak berarti Anda menolak melihat hal-hal yang negatif. Anda menerima keduanya, tetapi tetap berusaha optimis dan memiliki pemikiran positif. Terdapat berbagai manfaat berpikir positif, mulai dari mengatasi stres sampai meningkatkan daya tahan tubuh.

Apa saja manfaat berpikir positif?

Manfaat berpikir positif tidak hanya agar Anda bisa terus terpacu mencapai tujuan yang diinginkan. Faktanya terdapat manfaat berpikir positif secara fisik dan mental. Lantas, apa saja kegunaannya?

1. Menguatkan resiliensi terhadap masalah

Resiliensi merujuk pada kemampuan Anda untuk menghadapi permasalahan yang muncul di kehidupan Anda. Berpikir positif bermanfaat meningkatkan resiliensi dan membuat Anda mampu menghadapi masalah dan stres yang bermunculan.

Berpikir positif membantu mengarahkan Anda untuk mencapai solusi untuk memecahkan masalah yang melanda.

2. Mengatasi stres

Saat berhadapan dengan stres, jangan hanya terpaku pada pemikiran negatif Anda. Cobalah untuk melihat hal yang positif dari masalah yang terjadi. Anda akan lebih mudah untuk mengatasi stres saat berpikir positif.

3. Fokus pada solusi

Manfaat berpikir positif adalah meningkatkan fokus yang akhirnya dapat membantu untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi.

Anda akan lebih termotivasi untuk melakukan suatu tindakan dan meminta bantuan orang lain dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Manfaat berpikir positif tidak hanya berdampak secara psikis, tetapi juga secara fisik. Berpikiran positif membantu mengurangi kerentanan Anda terhadap penyakit musiman, seperti flu dan memiliki sistem imun yang lebih kuat.

5. Menambah kesejahteraan hidup

Secara keseluruhan, manfaat berpikir positif bisa membantu meningkatkan kesejahteraan hidup Anda! Berpikir positif mengurangi risiko Anda mengalami depresi, masalah kardiovaskular, dan memperpanjang hidup.

6. Lebih cenderung menerapkan pola hidup yang sehat

Kesejahteraan hidup semakin bertambah dapat dikarenakan penerapan gaya hidup yang sehat.

Orang yang berpikir positif lebih cenderung melakukan pola hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan yang bernutrisi, dan menghindari perilaku destruktif berupa konsumsi alkohol berlebih dan merokok.

Bagaimana cara agar bisa berpikir positif?

Manfaat berpikir positif dapat dituai dengan menerapkannya. Langkah pertama untuk bisa berpikir positif adalah dengan menyadari pemikiran negatif yang sering muncul di kepala Anda dan di aspek kehidupan apa saja pikiran tersebut muncul.

Setelahnya, pilih salah satu aspek kehidupan yang ingin diubah menjadi positif, misalnya mengenai pekerjaan.

Evaluasi pemikiran Anda mengenai aspek kehidupan tersebut sehari-harinya, secara perlahan Anda akan mulai menyadari kebiasaan pola pikir yang dimiliki dan ubah pemikiran tersebut menjadi sesuatu yang positif dan realistis.

Contohnya, Anda merasa pekerjaan yang dimiliki membosankan, cobalah untuk melihat aspek lain dari pekerjaan tersebut, pekerjaan yang dimiliki bisa saja memberikan Anda waktu luang dengan keluarga atau gaji yang lebih banyak.

Anda juga bisa menerapkan self-talk yang positif dengan diri sendiri. Berikan hal positif mengenai diri Anda dan jangan utarakan kepada diri sendiri kalimat-kalimat yang tidak akan Anda lontarkan kepada orang lain, misalnya, melabel diri bodoh, dan sebagainya.

Beberapa hal lain yang bisa diterapkan untuk mendukung pemikiran positif adalah:

  • Menjalin pertemanan dengan orang-orang yang positif, bergaulah dengan orang-orang yang dapat mendukung, membantu memberikan solusi, dan membangun Anda.
  • Mengikuti pola hidup sehat, berolahraga selama setidaknya 30 menit tiap harinya untuk meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan mengatasi tingkat stres Anda.
  • Terbuka dengan humor, tertawa dan tersenyumlah, khususnya saat Anda menghadapi saat-saat sulit

Catatan dari SehatQ

Berpikir positif tidak berarti Anda tidak melihat dan tidak mengacuhkan hal negatif dari masalah Anda. Berpikir positif berarti bangkit dari masalah dan mencari solusi serta melakukannya untuk menanggulangi masalah tersebut.

Hindari menerapkan optimisme yang berlebihan, karena optimisme yang dilakukan secara berlebih justru dapat membuat Anda makin stres dan cemas. Masalah harus dijadikan bahan pembelajaran dan dihadapi secara realistis.

 

Mayo Clinic. mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/positive-thinking/art-20043950
Diakses pada 20 Januari 2020

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/benefits-of-positive-thinking-2794767
Diakses pada 20 Januari 2020

Artikel Terkait