Penyebab Rambut Rontok pada Wanita dan Cara Mengatasinya

Pola makan seimbang mampu mengatasi kerontokan rambut ringan pada wanita
Rambut rontok dalam tingkat ringan pada wanita, bisa diatasi dengan menjalani pola makan seimbamg

Rambut rontok adalah momen yang sangat menyebalkan bagi wanita. Bagaimana tidak, mahkota kepala ini adalah aset yang berharga dan menunjang kecantikan wanita. Ada beberapa faktor yang bisa memicu kerontokan rambut pada wanita. 

Penyebab Rambut Rontok pada Wanita

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan rambut rontok.

Kurang Zat Besi dan Vitamin D

Berkonsultasilah dengan dokter untuk memeriksa kadar zat besi dan vitamin D. Mungkin dokter akan memberikan suplemen, bila Anda memerlukannya.

Pengaruh Obat-obatan

Pil KB, obat tekanan darah, steroid, atau antidepresan yang bisa membuat rambut rontok sementara.

Peristiwa Traumatis

Misalnya operasi, penyakit, atau kehilangan seseorang yang disayangi dalam keluarga

Faktor Usia

Sebanyak 40 persen wanita berusia paruh baya (50 tahun ke atas), menunjukkan gejala berupa pola kerontokan rambut (androgenetic alopecia), menyusut dan rapuhnya folikel rambut akibat faktor genetik, penipisan rambut. Bahkan saat memasuki masa menopause, kadar estrogen yang menurun, semakin memperburuk kerontokan rambut pada wanita.

Faktor lain yang ikut berkontribusi terhadap kerontokan rambut pada wanita adalah penggunaan produk tata rambut terlalu sering, ketidakseimbangan tiroid, penurunan berat badan yang drastis, serta perubahan hormon selama menopause atau kehamilan.

Banyak wanita juga mengalami kerontokan rambut karena berbagai faktor lain, seperti stres, penyakit, kekurangan nutrisi, atau perubahan hormonal. Untuk jenis kasus rambut rontok yang ringan, memperbaiki pola makan seimbang dan bernutrisi dapat mengatasi masalah.

Perawatan untuk Rambut Rontok pada Wanita

Apabila Anda berkonsultasi dengan dokter dan ingin mencoba perawatan untuk rambut rontok, berikut beberapa pilihan yang dapat dicoba.

Krim

Pada awalnya, krim minoxidil dipakai untuk obat tekanan darah. Minoxidil bisa melebarkan pembuluh darah dan merangsang pertumbuhan folikel rambut. Krim ini bisa digunakan satu kali dalam sehari selama perawatan. Namun Anda harus berhati-hati. Sebab, minoxidil bisa menimbulkan efek samping berupa iritasi pada kulit kepala.

Obat-obatan

Dihidrotestosteron (DHT) kerap dituding sebagai penyebab utama dari rambut rontok pada wanita. Hormon ini merupakan turunan dari hormon testosteron yang ada pada laki-laki. Saat masuk ke folikel rambut, pertumbuhan rambut akan terganggu.

Obat finasteride (Propecia) dapat mengurangi masalah DHT. Namun, para dokter tidak menyarankan wanita yang masih produktif atau dalam usia subur untuk menggunakan obat tersebut.

Perangkat Laser

Sisir laser telah dikembangkan dalam berbagai inovasi, seperti berbentuk topi, helm, sikat, dan lain-lain. Harganya dibanderol antara Rp4,5 juta hingga Rp10 jutaan. Dalam studi yang melibatkan 128 pria dan 141 wanita, mereka yang memakai sisir laser sebanyak tiga kali dalam seminggu selama 26 minggu, rambutnya lebih tebal dan sehat.

Terapi Plasma Kaya Trombosit (PRP)

Sejak 2008, PRP semakin populer di kalangan wanita muda dengan rambut rontok yang tidak bisa diatasi hanya dengan pil atau transplantasi rambut. Sudah ada penelitian tentang prosedur ini, dan perawatan PRP bisa menyentuh angka hingga puluhan juta rupiah. Para ahli medis menyatakan PRP masih belum diketahui tingkat efektivitasnya.

Oleh karena itu, sebelum mendapatkan perawatan untuk rambut rontok, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan perawatan yang terbaik.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hair-loss/features/fighting-hair-loss-in-women#1
Diakses pada 20 Februari 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/hair-loss-treatment-for-women#minoxidil
Diakses pada 20 Februari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed