Rambut Rontok? Coba Minyak Rosemary untuk Mengatasinya


Selain menjadi obat herbal, minyak rosemary bermanfaat untuk kesehatan rambut, yaitu mencegah kerontokan.

(0)
05 Apr 2021|Azelia Trifiana
Minyak rosemary bermanfaat menjaga kesehatan rambutMinyak rosemary bermanfaat menjaga kesehatan rambut
Coba menanam rosemary di rumah dan hirup aroma daunnya. Itulah yang membuat tanaman ini sejak berabad silam digunakan sebagai bagian dari bumbu hingga pengobatan alternatif. Tak kalah populer adalah minyak rosemary yang ternyata juga bermanfaat untuk rambut.Minyak esensial rosemary memiliki beragam khasiat untuk rambut. Mulai dari mencegah kerontokan hingga mengoptimalkan pertumbuan rambut.

Manfaat minyak rosemary untuk cegah rontok

Khasiat paling populer dari minyak rosemary adalah mencegah kerontokan rambut. Apabila ditelusuri lebih jauh lagi ke dalamnya, ini datang dari 3 hal, yaitu:
  • Khasiat anti-peradangan
  • Mengoptimalkan pertumbuhan saraf
  • Melancarkan sirkulasi darah
Sama seperti minyak esensial peppermint yang bermanfaat untuk pertumbuhan rambut, zat dalam rosemary juga melancarkan sirkulasi darah. Dengan demikian, folikel rambut tidak akan kekurangan asupan darah yang membuatnya bisa rontok.Tak hanya itu, minyak ini juga mencegah tumbuhnya uban terlalu cepat dan ketombe. Klaim khasiatnya tak hanya berhenti sampai di situ, karena juga bisa mengatasi kulit kepala gatal atau kering.

Studi yang mendukung

Untuk menguatkan berbagai klaim manfaat minyak rosemary untuk cegah kerontokan, ada beberapa studi yang mendukung. Pada tahun 2011 lalu, ditemukan bahwa zat aktif di dalam tanaman ini yaitu asam karnosik dapat menyembuhkan kerusakan jaringan dan saraf.Ketika serabut saraf mengalami peremajaan, besar kemungkinan pertumbuhan rambut juga menjadi kian optimal.Lebih terkini, ada studi pada tahun 2015 dengan partisipan orang yang mengalami alopecia areata, baik perempuan maupun laki-laki. Penyakit ini ditandai dengan munculnya lingkaran kecil kerontokan rambut karena gangguan sistem imun.Dalam studi itu, peneliti menelusuri perbandingan antara minyak esensial rosemary dengan obat minoxidil dengan merek dagang Rogaine. Hasilnya, minyak rosemary memiliki efek sama efektifnya seperti minoxidil. Bahkan selama penggunaan, efek samping berupa kulit kepala gatal jauh lebih berkurang.Menariknya lagi, ada dua ulasan klinis lain dari tahun 2010 dan 2011 yang mengakui potensi pertumbuhan rambut setelah menggunakan minyak rosemary. Dalam ulasan itu, orang yang mengalami alopecia mencoba beberapa minyak esensial untuk menumbuhkan kembali rambut mereka. Salah satu yang terbukti efektif adalah rosemary.Lagi-lagi, semua berasal dari khasiat rosemary dalam melancarkan sirkulasi darah. Inilah yang membuatnya bisa mencegah kerontokan sekaligus mengoptimalkan pertumbuhan rambut.

Cara menggunakan minyak rosemary untuk rambut

Apabila ingin mencoba khasiatnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Anda bisa mencoba 1-2 kali per minggu sebagai permulaan. Apabila cocok, frekuensi penggunaannya bisa ditambah.Beberapa metode menggunakannya adalah:

1. Pijat kulit kepala

Anda bisa menggunakan 5 tetes minyak esensial rosemary untuk memijat kulit kepala setelah mandi. Campurkan dengan carrier oil seperti minyak jojoba dan minyak kelapa apabila perlu. Kemudian, diamkan selama 5-10 menit. Anda bisa membilasnya atau tidak, sesuai selera masing-masing.

2. Campurkan dengan produk lain

Bukan masalah mencampur minyak rosemary dengan produk lain seperti sampo, kondisioner, lotion, atau krim. Tambahkan secukupnya saja dan jangan terlalu banyak. Rasionya adalah 5 tetes setiap ons produk.Kemudian, gunakan produk seperti biasa. Anda juga bisa menambahkan 2-3 tetes langsung ke produk perawatan rambut sebelum digunakan.

3. Membuat sampo sendiri

Apabila Anda suka bereksperimen membuat sampo sendiri, di sinilah minyak rosemary bisa ditambahkan. Biasanya, bahan-bahan yang digunakan adalah soda kue, minyak kelapa, minyak esensial, dan jenis minyak-minyak lainnya. Namun, pastikan tidak ada reaksi alergi terhadap bahan yang digunakan.Apapun metode yang Anda pilih, hindari kontak langsung dengan mata. Apabila terjadi, segera bilas mata dengan air sebanyak-banyaknya. Perhatikan pula untuk tidak mengaplikasikan terlalu banyak rosemary pada kulit kepala karena kemungkinan iritasi kulit. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan carrier oil agar konsentrasinya tidak terlalu tinggi.

Keamanan penggunaan rosemary bagi ibu hamil dan ibu menyusui juga belum terkonfirmasi. Meskipun penggunaannya hanya secara topikal atau oles, hati-hati karena belum diketahui apa dampaknya.Namun, tak ada salahnya mencoba karena efek samping dari penggunaan tanaman herbal ini sangat kecil.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar keluhan kerontokan rambut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
rambut rontokkesehatan rambuthidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/rosemary-oil-for-hair
Diakses pada 18 Maret 2021
Neuroscience Reseach. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0168010211000022
Diakses pada 18 Maret 2021
Skinmed Journal. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25842469/
Diakses pada 18 Maret 2021
BMJ. https://www.bmj.com/bmj/section-pdf/186632?path=/bmj/341/7766/Clinical_Review.full.pdf
Diakses pada 18 Maret 2021
Journal of Chromatography. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0021967311002755
Diakses pada 18 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait