Cara Keramas yang Benar agar Rambut Tak Kering dan Rontok


Jenis rambut berminyak, kering, atau normal menentukan cara keramas yang benar termasuk frekuensinya.

0,0
03 Mar 2021|Azelia Trifiana
Keramas yang benar dengan memilih sampo yang tepatCara keramas yang benar bukan hanya menggosok rambut dengan sampo saja
Apa makna keramas bagi Anda? Sebagai bagian dari rutinitas saat mandi atau justru momen yang ditunggu-tunggu dan dilakukan sepenuh hati? Terlepas dari bagaimana anggapan Anda, penting untuk tahu cara keramas yang benar. Sesuaikan cara ini dengan jenis rambut Anda.Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan seputar keramas. Bukan hanya membersihkan rambut seperti halnya membersihkan tubuh saja, Anda perlu tahu juga bagaimana caranya, produk apa yang digunakan, hingga frekuensi keramas yang tepat.

Cara keramas yang benar

Untuk mengetahui cara keramas yang benar, Anda perlu tahu jenis rambut dan kondisi kulit kepala. Berikut ini beberapa cara keramas yang benar sesuai dengan kondisi rambut setiap orang:

1. Rambut berminyak

Bagi orang yang memiliki rambut berminyak, kebutuhan untuk keramas bisa jadi lebih tinggi ketimbang orang dengan jenis rambut lain. Hanya dalam waktu singkat, rambut bisa kembali berminyak atau lepek karena kelebihan produksi minyak dari kulit kepala.Idealnya, cara keramas yang benar untuk rambut berminyak adalah setiap 2 hari sekali. Tak perlu setiap hari karena rambut akan memproduksi minyak yang sama terlepas dari frekuensi keramas Anda.Jika Anda menggunakan kondisioner, hanya gunakan pada ujung-ujung rambut. Jangan aplikasikan kondisioner pada bagian kulit kepala. Kurangi penggunaan produk perawatan rambut seperti gel dan mousse karena hanya akan menambah produksi minyak.

2. Rambut kering

Pemilik rambut kering sebaiknya hanya mencuci rambut setidaknya 2 kali dalam sepekan, bergantung pada aktivitas yang dilakukan. Mencuci rambut terlalu sering hanya akan membuat produksi minyak alami dari kulit kepala berkurang.Rambut kering tidak dapat menjaga kelembapan agar rambut tetap berkilau dan halus, itu sebabnya pilihlah sampo khusus untuk rambut kering. Anda juga dapat menggunakan kondisioner untuk menambah kelembapan rambut.

3. Rambut normal

Salah satu kemewahan bagi mereka pemilik rambut normal adalah bisa mencuci rambut kapan pun yang dimau. Meski demikian, bukan berarti Anda bebas mencuci rambut terlalu sering atau terlalu jarang.Pilih frekuensi mencuci rambut yang sesuai dengan kondisi rambut Anda. Hal ini juga bergantung pada banyak aspek seperti aktivitas yang dilakukan hingga cuaca.

4. Rambut diwarnai

Untuk menjaga rambut yang diwarnai, frekuensi mencuci rambut juga sebaiknya dikurangi. Semakin jarang rambut dicuci, semakin tahan lama pula warna rambut. Rambut yang diwarnai juga perlu dikeramas dengan shampo khusus.Bagi mereka yang memiliki kondisi rambut berminyak, coba siasati dengan menggunakan dry shampoo dua hari sekali. Pastikan pula menggunakan produk perawatan rambut seperti sampo dan kondisioner khusus untuk rambut berwarna.

Pilihan shampo untuk menjaga rambut agar rambut tak kering dan rontok

Untuk membantu menjaga rambut agar tidak kering dan rontok, Anda dapat menggunakan REJOICE Rich Soft Smooth Baru, yang diperkaya dengan argan essence untuk kelembutan 48 jam, serta memiliki formula anti kusut, bahkan saat rambut basah.Busa yang dihasilkan mewah dan lembut, serta mencegah gesekan berlebihan antar rambut, sehingga dapat menjaga kelembutan rambut. Jadi, REJOICE Rich Soft Smooth Baru, membantu rambut wangi tahan lama dan lembut sampai lusa.
Presented by REJOICE

Menjaga kesehatan rambut agar tidak berketombe

Tak hanya tahu cara keramas yang benar saja, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut. Beberapa di antaranya adalah:
  • Aplikasikan kondisioner pada batang dan ujung rambut, bukan pada kulit kepala. Kondisioner REJOICE Rich Soft Smooth Baru, dapat menjadi pilihan, dengan serum pelembut yang membuat rambut halus, lembut berkilau, dan wangi.
  • Hindari penggunaan air panas karena rentan merusak rambut
  • Jangan menggunakan hair dryer saat rambut masih basah karena bisa merusak kelembapan alami rambut
  • Secara berkala, pijat perlahan kulit kepala untuk melancarkan sirkulasi darah
  • Tidak mengeringkan rambut dengan menggosokkan terlalu keras ke handuk
Perhatikan juga tanda-tanda rambut berketombe. Ketombe merupakan masalah kulit kepala yang sering dialami baik oleh wanita maupun pria, dan bagi sebagian orang dapat sangat mengganggu penampilan. Ketombe timbul berupa serpihan kulit kepala berwarna putih yang mengelupas dan dapat terasa gatal. Ketombe dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:
  • Kebersihan kulit kepala yang kurang terjaga
  • Kulit kering
  • Kondisi kulit kepala lembap
  • Penggunaan produk yang mengiritasi kulit kepala
  • Dermatitis seboroik
  • Infeksi jamur
  • Eksim atau alergi
  • Psoriasis
  • Stres maupun banyak pikiran
  • Kekurangan vitamin B atau zinc
Setelah Anda mengenali apa penyebab rambut berketombe meski sering keramas, cobalah kurangi penggunaan produk perawatan rambut atau pewarna rambut. Hal ini dapat memicu peningkatan produksi ketombe bagi beberapa orang. Selain itu, teruslah keramas secara teratur 2 hari sekali untuk menjaga kebersihan kulit kepala.Untuk mengatasi ketombe sebagai penanganan awal di rumah Anda dapat menggunakan shampo anti ketombe yang banyak dijual bebas. Pilihlah jenis shampo anti ketombe yang mengandung zat aktif seperti:
  • Zinc pyrithione
  • Selenium sulfide
  • Ketoconazole
  • Asam salisilat
Pastikan pula air yang digunakan untuk keramas benar-benar bersih. Semua tahapan saat keramas seperti menggunakan sampo, kondisioner, hingga membilas harus dilakukan hingga tuntas demi kesehatan rambut.Rambut Anda, tentu Anda pula yang tahu betul bagaimana kondisinya. Cari tahu jenis rambut dan temukan produk yang paling cocok. Tentu perlu waktu sampai Anda menemukan produk yang paling tepat.
kesehatan rambutpertumbuhan rambut kepalarambut kering
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/washing-hair
Diakses 6 Desember 2019
Stylecaster. https://stylecaster.com/beauty/how-to-wash-your-hair/
Diakses 6 Desember 2019
Teen Vogue. https://www.teenvogue.com/story/washing-your-hair-wrong
Diakses 6 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/ways-to-treat-dandruff#section10
Diakses pada 5 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait