Karena masih mentah, green coffee memiliki citarasa berbeda dari kopi biasa
Green coffee berasal dari biji kopi yang belum dipanggang sehingga masih berwarna kehijauan

Green coffee memiliki tampilan fisik berupa biji kopi dengan warna yang agak kehijau-hijauan dan sering dielu-elukan berkhasiat dalam membantu menurunkan berat badan. Manfaat green coffee dalam mendukung penurunan berat badan membuatnya naik daun dengan cepat.

Sebelum mengetahui manfaat green coffee bagi kesehatan, Anda perlu memahami perbedaan green coffee dengan kopi pada umumnya yang biasa Anda seduh di rumah. Pada dasarnya green coffee adalah biji kopi biasa yang masih mentah dan belum dipanggang.

Karena tidak melalui proses pemanggangan, maka warna green coffee tetap kehijau-hijauan. Dari segi cita rasa, green coffee tidak akan terasa seperti biji kopi biasa yang telah dipanggang. Green coffee memiliki cita rasa yang lebih mirip teh herbal daripada kopi.

Selain itu, green coffee juga mengandung lebih banyak asam klorogenat yang merupakan antioksidan dan antiradang, karena tidak dipanggang seperti kopi biasanya.

Apa saja manfaat green coffee untuk tubuh?

Manfaat green coffee tidak hanya terbatas pada menurunkan berat badan, tetapi juga untuk kesehatan tubuh. Berikut ini manfaat green coffee yang akan membuat Anda tertarik meminumnya:

  • Menurunkan berat badan

Manfaat green coffee yang paling populer adalah dalam menurunkan berat badan dengan cara mengurangi kadar lemak dalam tubuh. Kandungan asam klorogenat dalam green coffee ditemukan mampu membantu proses pembakaran gula dan lemak dalam tubuh.

Namun, masih diperlukan riset lebih lanjut untuk membuktikan manfaat green coffee dalam menurunkan berat badan.

  • Menurunkan tekanan darah

Meminum sebanyak 50-140 miligram ekstrak dari green coffee ditemukan mampu menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu 4-12 minggu.

Akan tetapi, tidak semua penderita hipertensi dapat meminum green coffee, karena penderita hipertensi yang sensitif terhadap kafein justru bisa mengalami kenaikan tekanan darah seusai meminum green coffee.

  • Menurunkan kadar kolesterol

Asam klorogenat dalam green coffee tidak hanya berperan dalam menurunkan kadar lemak tubuh, tetapi juga berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

  • Mengatur kadar gula darah

Manfaat green coffee dalam menurunkan kadar gula darah dikarenakan kandungan asam klorogenat di dalamnya yang mampu menurunkan peradangan dan kadar glukosa dalam tubuh, serta mengatasi gangguan pengeluaran insulin yang bisa memicu diabetes.

Minum green coffee di pagi hari akan membantu Anda lebih fokus
  • Meningkatkan stamina

Serupa dengan kopi pada umumnya, green coffee juga mengandung kafein yang bisa membantu bisa meningkatkan energi, lebih fokus, dan membuat Anda merasa tidak terlalu capek.

  • Tinggi antioksidan

Green coffee mengandung asam klorogenat yang merupakan antioksidan yang bisa membantu menangkal radikal bebas dan berpotensi memperlambat efek penuaan. Sekitar 400 miligram green coffee diyakini cukup untuk memberikan asupan antioksidan per harinya.

Bagaimana mengonsumsi green coffee?

Anda tentunya perlu mengetahui cara mengonsumsi green coffee yang benar untuk mendapatkan manfaat green coffee bagi kesehatan. Anda bisa membeli green coffee di supermarket dalam bentuk kantongan kecil atau dalam bentuk biji green coffee mentahnya.

Anda juga bisa mengonsumsi ekstrak atau suplemen green coffee yang bisa ditemukan di supermarket atau secara online. Selalu ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada produk green coffee yang dipilih dan pastikan produk green coffee yang dibeli berasal dari 100% biji kopi.

Sampai saat ini, belum ada dosis yang tetap mengenai konsumsi green coffee yang aman. Namun, Anda bisa mengonsumsi sebanyak 400 miligram ekstrak green coffee dua kali sehari secara aman.

Efek samping di balik manfaat green coffee 

Green coffee merupakan biji kopi biasa yang belum dipanggang

Meskipun terdapat berbagai manfaat green coffee untuk tubuh, tetapi ada juga efek sampingnya, seperti kelebihan kadar kafein dalam tubuh dan berisiko memicu kerusakan pada tulang.

Orang yang sensitif terhadap kafein sebaiknya menghindari green coffee karena bisa menyebabkan berbagai masalah, seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, dan sebagainya.

Jika Anda sedang hamil atau menyusui, menderita gangguan kecemasan, mengalami kondisi medis tertentu, atau mengonsumsi obat-obatan tertentu, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi green coffee.

Dr Axe. https://draxe.com/nutrition/green-coffee-bean/
Diakses pada 28 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/green-coffee
Diakses pada 28 Oktober 2019

Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/can-green-coffee-promote-weight-loss-90051
Diakses pada 28 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed