Ragam Vitamin Hati untuk Sehatkan Organ Penting Ini

(0)
20 Aug 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mengonsumsi vitamin hati yang berasal dari makanan sehat sangat dianjurkan agar organ penting ini berfungsi optimalMakanan sehat yang bervariasi dapat menjadi sumber vitamin hati
Hati adalah organ yang menjalankan banyak fungsi bagi tubuh. Untuk menjaga fungsinya tetap optimal, beberapa vitamin pun dikaitkan dengan kesehatan hati. Apa saja vitamin hati yang bisa dikonsumsi dari makanan sehat?

Jenis vitamin hati yang bisa dikonsumsi dari makanan 

Berikut ini beberapa vitamin hati yang bisa dikonsumsi untuk jaga kesehatan organ ini.

1. Vitamin D

Kuning telur merupakan salah satu sumber vitamin D
Sumber vitamin D bisa didapatkan dari kuning telur
Vitamin D atau vitamin matahari merupakan vitamin larut lemak yang disintesis tubuh saat kulit terpapar sinar UV. Vitamin ini juga terkandung dalam beberapa jenis makanan sehat, serta tersedia pula dalam bentuk suplemen.Vitamin D disebutkan sebagai salah satu vitamin hati karena defisiensi vitamin ini dikaitkan dengan penyakit yang disebut penyakit perlemakan hati non-alkohol – menurut sebuah studi dalam jurnal Nutrients. Dalam riset ini disebutkan, suplementasi vitamin D dosis tinggi berpotensi untuk atasi kerusakan hati akibat penyakit  perlemakan hati non-alkohol dan steatohepatitis non-alkohol. Selain dari sinar matahari, beberapa sumber vitamin D lain yang bisa Anda variasikan yaitu:

2. Vitamin E

SUmber vitamin E bisa didapatkan dari buah alpukat
Alpukat merupakan salah satu makanan yang baik untuk organ hati
Selain vitamin D, vitamin E juga menjadi vitamin hati yang larut dalam lemak. Vitamin E dikenal pula sebagai zat antioksidan yang powerful sehingga membantu melindungi sel dari radikal bebas. Radikal bebas yang tak terkendali dapat memicu stres oksidatif dan beragam penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.Sebuah riset dalam jurnal Antioxidants menyebutkan, efek antioksidan vitamin E dilaporkan dapat menurunkan stres oksidatif pada penyakit perlemakan hati non-alkoholik. Stres oksidatif diyakini berpengaruh besar terhadap penyakit hati tersebut sehingga vitamin E pun berpotensi bermanfaat dalam penanganannya.Untuk mendapatkan vitamin E dari makanan sehat, Anda bisa mengonsumsi sumbernya berikut ini:
  • Kacang almond
  • Biji bunga matahari
  • Kacang tanah
  • Alpukat
  • Kacang Brazil
  • Paprika merah
  • Kiwi
  • Mangga

3. Vitamin B12 dan vitamin B9

Vitamin B seperti kobalamin (vitamin B12) dan folat (vitamin B9) juga dikaitkan dengan kesehatan hati. Riset lain dalam jurnal Nutrients menyebutkan, kekurangan folat dan kobalamin berhubungan dengan keparahan steatohepatitis non-alkohol. Studi lanjutan tentunya diperlukan untuk menguatkan manfaat kobalamin dan folat sebagai vitamin hati. Namun, karena kedua vitamin ini krusial untuk tubuh, Anda tentu harus mencukupkan kebutuhan harian keduanya agar tetap sehat.Beberapa sumber vitamin B9 termasuk telur, sayuran hijau, buah sitrus, dan brokoli. Sementara itu, vitamin B12 terkandung dalam hati hewan, sarden, tuna, dan kerang.

4. Vitamin C

Vitamin hati lain yang mungkin tak pernah Anda sangka adalah vitamin C. Kekurangan vitamin ini juga berisiko mengakibatkan penyakit perlemakan hati non-alkohol dan steatohepatitis non-alkohol. Sama seperti vitamin E, vitamin C juga ampuh dalam mengendalikan radikal bebas dan stres oksidatif. Selain itu, defisiensi vitamin C juga diyakini rentan terjadi pada pasien penyakit perlemakan hati non-alkohol.Ada banyak makanan yang mengandung vitamin C. Beberapa sumber yang mudah Anda cari, yaitu:
  • Jambu biji
  • Paprika kuning
  • Kiwi
  • Brokoli
  • Lemon
  • Pepaya
  • Stroberi
  • Jeruk

Perlukah konsumsi suplemen vitamin hati di atas?

Walau beberapa riset terkait vitamin hati di atas mengesankan, perlu diingat bahwa suplemen vitamin D, E, B9, B12, dan C belum sepenuhnya direkomendasikan dalam penanganan gangguan hati sehingga studi lanjutan akan diperlukan. Malahan, konsumsi suplemen vitamin berlebihan dapat memicu masalah lain.Walau begitu, lain cerita jika Anda mengonsumsinya dari makanan sehat. Makanan sehat yang bervariasi dapat mencukupkan kebutuhan Anda akan vitamin-vitamin di atas. Pasalnya, vitamin di atas memiliki fungsi vital untuk tubuh di samping juga berpotensi untuk menjaga kesehatan hati.Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin setelah izin dokter. Dokter dapat memeriksa kesehatan Anda saat ini, obat yang tengah Anda konsumsi, dan pertimbangan lain sebelum merekomendasikan suplemen. 

Catatan dari SehatQ

Ada beberapa jenis vitamin yang dikaitkan sebagai vitamin hati, yaitu vitamin B9, B12, C, D, dan E. Asupan vitamin lebih dianjurkan dari makanan sehat. Apabila ingin mencoba konsumsi suplemen, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
vitaminsuplemenperlemakan hati
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/9-foods-high-in-vitamin-d
Diakses pada 6 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-folate-folic-acid
Diakses pada 6 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-vitamin-e
Diakses pada 6 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-b12-foods
Diakses pada 6 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-c-foods
Diakses pada 6 Agustus 2020
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/81109-vitamins-liver
Diakses pada 6 Agustus 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5946225
Diakses pada 6 Agustus 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5789322/#B63-antioxidants-07-00012
Diakses pada 6 Agustus 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5622775
Diakses pada 6 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait