logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ragam Gejala Hidrosefalus yang Bisa Berbeda Tergantung Usia Pasien

open-summary

Gejala hidrosefalus dapat sedikit berbeda tergantung usia pasien. Misalnya, bayi yang mengalami hidrosefalus akan mengalami perbesaran pada kepalanya. Sementara itu, pasien dewasa akan merasakan sakit kepala hingga kehilangan koordinasi.


close-summary

19 Agt 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Gejala hidrosefalus pada bayi dapat ditandai dengan ukuran kepala bayi yang besar dan tidak biasa

Kepala bayi yang berukuran besar dan tidak biasa merupakan ciri-ciri hidrosefalus

Table of Content

  • Gejala hidrosefalus pada bayi
  • Gejala hidrosefalus pada anak-anak
  • Gejala hidrosefalus pada orang  dewasa
  • Gejala hidrosefalus pada orang lanjut usia
  • Penanganan hidrosefalus
  • Catatan dari SehatQ

Seperti banyak organ tubuh lainnya, otak juga berisiko mengalami berbagai kondisi yang berbahaya. Salah satu penyakit yang berisiko terjadi pada otak adalah hidrosefalus. Hidrosefalus terjadi ketika cairan serebrospinal menumpuk di dalam rongga (ventrikel) otak dan membuat otak menjadi bengkak. Kondisi ini pun memicu gangguan perkembangan, fisik, dan intelektual penderitanya. 

Advertisement

Hidrosefalus bisa terjadi di usia berapa pun, walau memang lebih sering menimpa bayi dan orang lanjut usia. Walau bisa terjadi pada semua kalangan, gejala hidrosefalus bisa sedikit berbeda bergantung pada usia pasien. Cermati gejala-gejala hidrosefalus.

Gejala hidrosefalus pada bayi

Gejala hidrosefalus pada bayi dapat memicu perubahan pada kepala dan tanda fisik tertentu.

1. Perubahan pada kepala

Salah satu gejala hidrosefalus adalah ukuran kepala bayi yang besar
Ukuran kepala bayi yang besar dan tidak biasa merupakan gejala hidrosefalus

Bayi yang menderita hidrosefalus dapat menunjukkan perubahan pada kepala berikut ini: 

  • Kepala bayi berukuran besar yang tidak biasa
  • Peningkatan ukuran kepala yang terjadi dengan cepat
  • Ubun-ubun yang menonjol atau tegang di bagian atas kepala

2. Gejala dan tanda pada fisik bayi

  • Muntah
  • Mudah  mengantuk
  • Rewel
  • Susah menyusu
  • Kejang
  • Mata tertuju atau memandang ke bawah  (sunsetting of the eyes)
  • Penurunan massa otot dan tubuh lemah
  • Pertumbuhan yang buruk

Gejala hidrosefalus pada anak-anak

Pada anak-anak, gejala hidrosefalus berikut ini bisa terjadi:

1. Gejala dan tanda pada fisik anak

  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur atau penglihatan ganda
  • Mata tertuju ke bawah
  • Pembesaran kepala yang tidak normal
  • Mudah mengantuk dan tubuh lesu
  • Mual atau muntah
  • Keseimbangan yang tidak stabil
  • Koordinasi tubuh anak yang buruk
  • Susah makan
  • Kejang
  • Inkontinensia urine atau sering mengompol
  • Sulit berkonsentrasi
  • Kejang

2. Perubahan perilaku anak

  • Rewel dan mudah marah
  • Perubahan kepribadian anak
  • Penurunan performa akademik pada anak yang bersekolah
  • Munculnya masalah dengan keterampilan yang sudah diperoleh sebelumnya, seperti masalah pada berjalan atau berbicara

Gejala hidrosefalus pada orang  dewasa

Gejala hidrosefalus pada orang dewasa adalah sakit kepala
Pada orang dewasa, gejala hidrosefalus ditandai dengan sakit kepala

Pada orang dewasa muda maupun menengah, gejala hidrosefalus berikut bisa ditunjukkan oleh pasiennya:

  • Sakit kepala
  • Letargi, yakni lelah kronis pada tubuh dan lesu luar biasa
  • Hilangnya koordinasi atau keseimbangan
  • Hilangnya kontrol terhadap kandung kemih atau sering ingin buang air kecil
  • Gangguan penglihatan
  • Penurunan daya ingat, konsentrasi, dan keterampilan berpikir lainnya. Kondisi ini dapat memengaruhi performa pekerjaan.

Gejala hidrosefalus pada orang lanjut usia

Hidrosefalus juga dapat terjadi pada orang di atas 60 tahun atau lanjut usia. Beberapa gejala hidrosefalus yang bisa muncul, yaitu:

  • Hilangnya kontrol terhadap kandung kemih atau sering ingin buang air kecil
  • Hilang ingatan
  • Hilangnya kemampuan berpikir atau bernalar secara perlahan-lahan
  • Kesulitan berjalan, seperti berjalan terseok-seok atau seolah-olah kaki tersangkut
  • Penurunan terhadap koordinasi atau keseimbangan tubuh

Baca Juga

  • Kenali Gejala Awal Hidrosefalus pada Bayi yang Bisa Dideteksi Sejak Kelahirannya
  • Abses adalah Benjolan Berisi Nanah, Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya
  • 5 Cara Mengatasi Kepala Bayi Peyang, Ketahui Juga Penyebabnya!

Penanganan hidrosefalus

Hidrosefalus dapat menjadi kondisi yang fatal jika tidak ditangani. Walau penanganan dokter cenderung tidak mengembalikan kondisi yang sudah rusak, prosedur berikut ini dapat membantu mencegah kerusakan lebih lanjut:

1. Shunt

Penanganan hidrosefalus yang umum dilakukan dokter adalah pemasangan drainase yang disebut shunt. Alat ini terdiri atas selang fleksibel dengan katup yang membuat cairan di otak mengalir – dengan laju dan arah yang sesuai. 

Dokter akan memasukkan satu ujung selang di dalam otak dan ujung kedua ke dalam dada atau rongga perut pasien. Kelebihan cairan dari otak kemudian akan mengalir ke ujung kedua shunt, sehingga cairan tersebut akan lebih mudah diserap oleh bagian tubuh di titik selang kedua tersebut.

Penggunaan shunt biasanya bersifat permanen dan seumur hidup. Dokter juga akan memonitor kesehatan pasien secara berkala.

2. Ventrikulostomi

Ventrikulostomi juga bisa dilakukan untuk beberapa pasien hidrosefalus. Prosedur ini dilakukan dokter dengan membuat lubang di bagian bawah atau antara ventrikel otak. Pembuatan lubang ini akan membuat cairan serebrospinal mengalir keluar dari otak. 

Catatan dari SehatQ

Gejala hidrosefalus dapat bervariasi tergantung usia pasien yang mengalami penyakit ini. Penanganan dari dokter, seperti shunt dan ventrikulostomi dapat mencegah kerusakan lebih lanjut – walau cenderung tidak bisa mengembalikan kondisi yang sudah rusak.

Advertisement

penumpukan cairanhidrosefalusabses otakkepala bayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved