Ragam Fungsi Mineral Berdasarkan Jenis-jenisnya Bagi Tubuh

(0)
10 Oct 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Mineral adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan bersumber dari makananFungsi mineral amat beragam dan dibutuhkan manusia agar bisa hidup sehat
Bukan rahasia lagi bahwa tubuh memerlukan nutrisi untuk menjaga fungsinya. Beberapa nutrisi diperlukan dalam jumlah banyak dan ada pula yang diperlukan dalam jumlah sedikit. Satu kelompok nutrisi yang diperlukan dalam jumlah sedikit tersebut yaitu mineral – yang terdiri atas beragam jenis dari makanan. Kenali fungsi mineral berdasarkan jenis-jenisnya.

Apa itu mineral?

Dalam konteks gizi dan nutrisi, mineral adalah elemen yang tersebar di bumi dan makanan yang diperlukan tubuh untuk berfungsi dan berkembang dengan normal. Mineral yang diperlukan tubuh disebut dengan mineral esensial dan dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. Mineral esensial utamanya dibagi lagi menjadi dua kelompok, yakni mineral makro (macro minerals) dan mineral mikro (trace minerals). Baik mineral makro maupun mikro sama-sama vital bagi tubuh. Namun, sesuai namanya, mineral mikro diperlukan dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan mineral makro. Mineral makro dan mikro utamanya harus dikonsumsi dari pola makan yang bervariasi dan seimbang. Kekurangan atau defisiensi mineral tertentu dapat menimbulkan penyakit bagi tubuh. Pada beberapa kasus, kecukupan asupan mineral bisa didapatkan dari konsumsi suplemen. 

Fungsi mineral makro berdasarkan jenis-jenisnya

Berikut ini fungsi mineral makro berdasarkan jenis-jenisnya:

1. Natrium

Natrium merupakan mineral populer yang sering ditemukan dalam garam dapur. Fungsi mineral ini yaitu menjaga keseimbangan cairan, transmisi pesan antar sel saraf, serta berperan dalam kontraksi otot. Selain pada garam dapur, natrium juga terkandung dalam kecap dan makanan olahan. 

2. Klorida

Klorida juga menjadi mineral makro yang menjadi pasangan natrium dalam garam dapur. Seperti natrium, klorida juga berperan dalam menjaga keseimbangan cairan.  

3. Kalium

Kalium atau potassium merupakan mineral makro yang terkandung dalam daging, susu, buah-buahan, sayuran, legum, dan biji-bijian serealia utuh. Fungsi mineral ini yaitu menjaga keseimbangan cairan, transmisi pesan antar sel saraf, dan berperan dalam kontraksi otot. 

4. Kalsium

Sumber mineral kalsium bisa didapatkan dari susu dan produk turunannya
Susu dan produk turunannya merupakan sumber mineral kalsium
Kalsium juga menjadi salah satu mineral yang populer. Mineral ini memiliki fungsi dan peran dalam pemeliharaan tulang dan gigi, kontraksi dan relaksasi otot, aktivitas saraf, hingga dalam proses pembekuan darah. Tak sampai di situ, kalsium juga berperan dalam pengaturan tekanan darah dan kesehatan sistem imun.Kalsium bisa kita dapatkan dalam susu dan produk turunannya. Mineral makro ini juga terkandung dalam sayur brokoli, sawi, tahu, kacang-kacangan, ikan salmon dan sarden dengan tulang, dan makanan lain yang diperkaya dengan kalsium. 

5. Fosfor

Seperti kalsium, fosfor juga berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Mineral ini juga menjadi bagian dari keseimbangan asam basa dan ditemukan dalam setiap sel. Sumber makanan fosfor termasuk daging sapi, daging ayam, telur, dan susu. 

6. Magnesium

Magnesium juga menjadi salah satu jenis mineral makro. Fungsi mineral ini yaitu terlibat dalam pembuatan protein, kontraksi otot, transmisi pesan antar sel saraf, dan kesehatan sistem imun. Magnesium juga ditemukan dalam tulang.Ada beberapa makanan yang mengandung magnesium, termasuk:
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Legum
  • Sayuran berdaun hijau
  • Makanan laut
  • Cokelat

7. Sulfur

Sulfur merupakan mineral makro yang ditemukan dalam molekul protein. Mineral ini juga kita konsumsi bersama dengan protein. Sumber protein termasuk daging ayam, telur, susu, daging sapi, dan kacang-kacangan. 

Fungsi mineral mikro berdasarkan jenis-jenisnya

Selain membutuhkan mineral makro, tubuh juga memerlukan mineral mikro. Berikut ini fungsi mineral mikro berdasarkan jenis-jenisnya:

1. Zat besi

Zat besi merupakan salah satu mineral yang diperlukan dalam jumlah kecil – namun banyak orang yang mengalami defisiensi. Fungsi mineral ini yaitu berperan dalam metabolisme energi dan menjadi bagian dari hemoglobin dalam sel darah merah untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Beberapa makanan yang menjadi sumber zat besi yaitu:
  • Hati sapi
  • Daging sapi
  • Ikan
  • Daging ayam
  • Kerang
  • Kuning telur
  • Sayuran hijau 

2. Zinc

Zinc dapat kita temukan dalam daging sapi, ikan, ayam, dan sayuran. Fungsi mineral ini termasuk:
  • Terlibat dalam pembuatan protein dan materi genetik
  • Berperan dalam persepsi rasa
  • Berperan dalam penyembuhan luka
  • Dibutuhkan dalam perkembangan janin
  • Terlibat dalam produksi sperma serta pertumbuhan dan pematangan seksual
  • Dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh
  • Menjadi bagian dari banyak enzim di dalam tubuh

3. Yodium

Yodium merupakan mineral mikro yang ditemukan dalam hormon tiroid. Hormon yang diproduksi kelenjar tiroid berfungsi untuk mengatur pertumbuhan, perkembangan tubuh, dan metabolisme tubuh. Yodium dapat ditemukan pada makanan laut dan biasanya diperkaya di dalam garam dapur beryodium. 

4. Selenium

Mineral selenium bisa didapatkan dari kacang-kacangan, daging, dan makanan laut
Makanan yang mengandung selenium berperan dalam melindungi sel tubuh
Selenium merupakan mineral spesial karena memiliki efek antioksidan – sehingga diyakini berperan dalam perlindungan sel-sel tubuh. Selenium juga diperlukan untuk memproduksi protein spesifik yang disebut enzim antioksidan. Selenium terkandung dalam daging seperti daging sapi, makanan laut, dan biji-bijian serealia. 

5. Tembaga

Siapa sangka, tembaga juga menjadi mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Fungsi mineral ini yaitu diperlukan dalam metabolisme zat besi dan menjadi komponen banyak jenis enzim. Tembaga terkandung dalam kacang-kacangan, biji-bijian, serealia utuh, dan hati sapi. 

6. Mangan

Seperti tembaga, mangan juga menjadi komponen banyak jenis enzim di dalam tubuh. Mangan tersedia dalam banyak jenis makanan, terutama makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. 

7. Fluoride

Fluoride menjadi mineral yang cukup populer karena sering dicampurkan dalam produk pasta gigi. Fungsi mineral ini memang berkaitan dengan pembentukan gigi dan tulang serta membantu mencegah gigi berlubang. Fluoride juga terkandung dalam makanan seperti teh, ikan, dan air minum dalam kemasan.

8. Kromium

Walau mungkin jarang terdengar, kromium memiliki fungsi penting dalam menjaga kadar gula darah bersama hormon insulin. Kromium terkandung dalam hati hewan, biji-bijian serealia, kacang-kacangan, dan keju.

9. Molibdenum

Molibdenum juga menjadi mineral yang jarang terdengar. Padahal, mineral mikro ini menjadi komponen dari banyak enzim di dalam tubuh. Molybdenum terkandung dalam biji-bijian serealia, sayuran hijau, susu, dan hati hewan.

Catatan dari SehatQ

Fungsi mineral amat beragam dan dibutuhkan manusia agar bisa hidup sehat dan normal. Apabila masih memiliki pertanyaan terkait nutrisi dan zat gizi, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia di Appstore dan Playstore untuk dampingi hidup sehat Anda.
makanan sehatmakanan peningkat kalsiumnutrisikekurangan natriumkaliumzat besikekurangan yodium
Healthline. https://www.healthline.com/health/mineral-deficiency
Diakses pada 25 September 2020
Heart Matters. https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/nutrition/ask-the-expert/macronutrients
Diakses pada 25 September 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/definitions/mineralsdefinitions.html
Diakses pada 25 September 2020
Michigan Medicine, University of Michigan. https://www.uofmhealth.org/health-library/ta3912
Diakses pada 25 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait