logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ragam Efek Samping Glibenklamid yang Perlu Diperhatikan Pasien Diabetes

open-summary

Ada sejumlah efek samping glibenklamid yang perlu diperhatikan pasien diabetes. Bila efek samping glibenklamid cenderung bersifat serius, Anda harus segera menghubungi dokter.


close-summary

17 Feb 2021

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Efek samping glibenklamid perlu diketahui oleh penderita diabetes yang mengonsumsi obat ini

Glibenklamid berfungsi untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2

Table of Content

  • Daftar efek samping glibenklamid
  • Perhatian dalam penggunaan glibenklamid
  • Bolehkah ibu hamil dan menyusui mengonsumsi glibenklamid?
  • Catatan dari SehatQ

Glibenklamid atau glyburide adalah obat yang diresepkan dokter untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Obat ini bekerja dengan merangsang sel di pankreas agar memproduksi hormon insulin lebih banyak. Namun, sebagai obat keras, glibenklamid dapat menimbulkan sejumlah efek samping yang perlu diperhatikan. Ketahui apa saja efek samping glibenklamid.

Advertisement

Daftar efek samping glibenklamid

Glibenklamid dapat menimbulkan sejumlah efek samping bagi pasien yang mengonsumsinya. Efek samping tersebut dapat dibagi atas efek samping yang umum serta efek samping yang sifatnya serius.

1. Efek samping glibenklamid yang umum dialami pasien

Efek samping glibenklamid yang umum terjadi, yaitu:

  • Mual
  • Nyeri ulu hati
  • Rasa penuh pada perut
  • Penambahan berat badan

Bila efek samping di atas memburuk dan semakin parah, Anda harus segera kembali menghubungi dokter. 

2. Efek samping glibenklamid yang serius

Salah satu efek samping glibenklamid yang serius adalah menimbulkan memar
Efek samping glibenklamid yang serius adalah mudah memar

Glibenklamid juga dapat menimbulkan beberapa efek samping yang serius. Efek samping glibenklamid yang serius, termasuk:

  • Gejala-gejala infeksi, seperti demam dan nyeri tenggorokan
  • Menjadi rentan memar atau mudah mengalami perdarahan
  • Sakit perut
  • Bagian mata dan kulit yang menguning
  • Warna urine menjadi gelap
  • Rasa lelah dan lemah di tubuh yang tidak biasa
  • Kenaikan berat badan yang tiba-tiba dan tidak biasa
  • Hipoglikemia atau kadar gula darah rendah yang ditandai dengan gejala seperti berkeringat, panas dingin, sakit kepala, pusing, tubuh gemetar, penglihatan kabur, detak jantung cepat, hingga penurunan kesadaran
  • Perubahan suasana hati dan kondisi psikologis
  • Pembengkakan di tangan atau kaki
  • Kejang-kejang

Bila Anda atau orang terdekat mengalami efek samping di atas setelah mengonsumsi glibenklamid, Anda harus segera mencari bantuan medis.

Perhatian dalam penggunaan glibenklamid

Ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi glibenklamid, misalnya:

1. Konsumilah glibenklamid sesuai dengan arahan dokter

Konsumsilah glibenklamid sesuai dengan dosis dan cara pakai yang disampaikan oleh dokter. Dokter biasanya akan memulai pengobatan dengan memberikan dosis obat yang rendah. Kemudian, dokter akan meningkatkan dosis glibenklamid secara perlahan. 

Memulai pengobatan dengan dosis rendah bertujuan untuk menurunkan risiko efek samping glibenklamid.

2. Jika Anda sudah mengonsumsi obat diabetes lain

Pada kasus pasien sudah mengonsumsi obat diabetes lain, seperti chlorpropamide, dokter akan memberikan arahan dalam penghentian obat tersebut serta arahan untuk proses memulai glibenklamid. Pastikan Anda memahami dengan baik arahan dokter tersebut.

3. Konsumsi obat di jam yang sama

Masih berkaitan dengan arahan penggunaan obat dari dokter, Anda akan perlu mengonsumsi glibenklamid secara teratur di jam yang sama tiap harinya.

4. Hubungi dokter jika kondisi tak membaik

Bila Anda sudah mengonsumsi glibenklamid namun kondisi tidak membaik (seperti gula darah yang masih tinggi atau malah terlalu rendah), Anda harus segera menghubungi dokter.

Bolehkah ibu hamil dan menyusui mengonsumsi glibenklamid?

Penggunaan glibenklamid saat kehamilan hanya bisa dilakukan bila manfaatnya memang dirasa dapat melebihi risiko konsumsinya. Untuk itu, bila Anda dalam program hamil atau sedang hamil, pastikan Anda menyampaikannya ke dokter.

Pun begitu dengan ibu menyusui. Belum jelas apakah glibenklamid dapat ‘menyusup’ ke ASI. Namun, beberapa obat lain yang mirip fungsinya dilaporkan dapat terminum oleh bayi yang menyusu. Sampaikan pada dokter jika Anda tengah menyusui sebelum diresepkan obat diabetes apa pun.

Baca Juga

  • Kenali Penyebab Kapalan di Kaki, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
  • Tinggi Gula, Ini 10 Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes
  • Ragam Manfaat Minyak Kenari, Jaga Kesehatan Kulit Hingga Kendalikan Kolesterol

Catatan dari SehatQ

Ada beragam efek samping glibenklamid yang perlu diperhatikan. Jika efek samping glibenklamid cenderung bersifat serius, Anda harus segera menghubungi dokter.

Apabila masih memiliki pertanyaan terkait efek samping glibenklamid, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan informasi makanan sehat terpercaya.

Advertisement

diabetesgula darahdiabetes melitus tipe 2

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved