Ragam Efek Samping Furosemide untuk Obati Tekanan Darah Tinggi

(0)
16 Oct 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Efek samping furosemide ada yang bersifat serius karena mengakibatkan sulit bernapas maupun pembengkakan pada wajahFurosemide merupakan obat hipertensi yang umum dikonsumsi
Furosemide merupakan obat diuretik yang diresepkan dokter untuk menangani hipertensi dan pembengkakan (edema). Obat ini bekerja dengan menyingkirkan kelebihan garam dan air di dalam tubuh. Menjadi salah satu obat hipertensi yang umum dikonsumsi, furosemide juga memiliki sejumlah efek samping yang harus diperhatikan pasien. Apa saja efek samping furosemide tersebut?

Efek samping furosemide yang umum dialami

Berikut ini beberapa efek samping furosemide yang umum dirasakan pasien:
  • Mual atau muntah
  • Diare
  • Sembelit
  • Kram perut
  • Vertigo atau sensasi pusing berputar 
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Penglihatan kabur
  • Gatal atau ruam kulit
  • Sering buang air kecil dalam beberapa jam setelah konsumsi obat
Apabila terasa ringan, efek samping furosemide di atas bisa hilang dalam beberapa hari atau hingga satu-dua minggu. Namun, apabila gejalanya tidak kunjung hilang atau terasa parah, Anda harus kembali menghubungi dokter.

Efek samping furosemide yang bersifat serius

Beberapa efek samping furosemide juga dapat bersifat serius. Efek samping yang serius dari obat ini yaitu:

1. Kehilangan cairan dan elekrolit yang berlebihan

Efek samping furosemide adalah mulut kering
Penggunaan furosemide dapat memicu kehilangan cairan yang ditandai dengan mulut kering
Penggunaan furosemide dapat memicu efek samping berupa hilangnya cairan dan elektrolit dengan berlebihan. Gejala dari efek samping ini yaitu:
  • Mulut kering
  • Perasaan haus
  • Tubuh lemah
  • Rasa kantuk
  • Menjadi gelisah
  • Nyeri otot atau kram
  • Buang air kecil menjadi lebih sedikit
  • Detak jantung menjadi cepat atau tidak normal
  • Mual atau muntah yang parah

2. Kadar hormon tiroid menjadi rendah

Efek samping furosemide yang berat lainnya yakni penurunan kadar hormon-hormon tiroid. Gejala dari efek samping ini termasuk:
  • Tubuh lelah
  • Tubuh lemah
  • Kenaikan berat badan
  • Kulit dan rambut menjadi kering
  • Merasa kedinginan 

3. Peradangan pada pankreas

Mengonsumsi furosemide ternyata juga dapat menimbulkan peradangan pada pankreas atau pankreatitis. Gejala yang bisa dirasakan pasien yaitu:
  • Sakit perut saat makan atau minum
  • Muntah dan mual yang tergolong parah
  • Demam

4. Efek samping lainnya

Selain kehilangan cairan berlebih, pankreatitis, dan penurunan kadar hormon-hormon tiroid, efek samping furosemide yang serius berikut ini juga berisiko dialami pasien:
  • Gangguan hati, ditandai dengan menguningnya kulit dan bagian putih mata
  • Kehilangan pendengaran maupun telinga berdengung, bisa terjadi secara permanen maupun sementara
  • Kulit melepuh atau mengelupas
Apabila Anda merasakan efek samping furosemide yang serius di atas, Anda harus segera menghubungi dokter. Jika gejala yang dirasakan terasa dapat mengancam nyawa, Anda harus mencari bantuan gawat darurat sesegera mungkin.

Peringatan reaksi alergi dari furosemide

Selain efek samping furosemide, pasien juga harus memahami peringatan reaksi alergi akibat penggunaan obat ini. Tanda jika Anda mengalami reaksi alergi yaitu:
  • Munculnya ruam kulit yang terkadang bisa diiringi dengan rasa gatal, kemerahan, pembengkakan, lepuhan atau pengelupasan pada kulit
  • Nafas menjadi berbunyi atau disebut dengan mengi
  • Mengalami sesak di dada atau tenggorokan
  • Kesulitan bernapas atau berbicara
  • Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah atau tenggorokan
Apabila mengalami reaksi alergi di atas, Anda harus menghentikan penggunaan obat dan menemui dokter dengan segera. Penggunaan obat berulang setelah menunjukkan reaksi alergi dapat berakibat fatal.

Siapa yang tidak boleh mengonsumsi furosemide?

Furosemide umumnya dapat dikonsumsi berbagai kalangan, dari orang dewasa hingga anak-anak. Namun, apabila Anda menderita penyakit dan kondisi medis berikut ini, maka furosemide tidak dapat dikonsumsi:
  • Memiliki riwayat alergi terhadap furosemide di masa lalu
  • Tekanan darah rendah
  • Gejala dehidrasi, seperti haus, mulut kering, dan urine berwarna gelap
  • Gangguan hati
  • Diabetes
  • Sulit buang air kecil
  • Gangguan pada kelenjar adrenal yang disebut penyakit Addison
  • Gout atau kondisi menumpuknya asam urat
  • Intoleransi tubuh terhadap beberapa gula seperti laktosa (dalam susu) atau maltitol (dalam sirup jagung)
Sampaikan pada dokter dengan terbuka segala jenis kondisi medis yang Anda miliki. Anda juga harus menyampaikan pada dokter jika berencana hamil, sedang menyusui, sedang mengonsumsi obat tertentu, atau memiliki alergi terhadap obat apa pun.

Catatan dari SehatQ

Efek samping furosemide ada yang bersifat serius – sehingga pasien harus memerhatikan setiap gejala yang dirasakan setelah mengonsumsi obat ini. Untuk mendapatkan informasi lain terkait obat-obatan, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa diunduh di Appstore dan Playstore yang setia memberikan informasi kesehatan terpercaya.
hipertensiminum obat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/furosemide-oral-tablet
Diakses pada 5 Oktober 2020
National Health Service. https://www.nhs.uk/medicines/furosemide
Diakses pada 5 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait