Ragam Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat yang Ampuh

Salah satu cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang efektif adalah dengan perawatan laser
Perawatan laser adalah salah satu cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang efektif

Saat jerawat sudah hilang, belum tentu permasalahan selesai. Bekas jerawat yang membandel bisa membuat kulit Anda terlihat bopeng. Beruntung, ada beragam cara menghilangkan bopeng bekas jerawat yang bisa Anda lakukan.

Baik dilakukan sendiri maupun dengan metode dokter, cara menghilangkan bopeng bekas jerawat di bawah ini efektif untuk mengembalikan kondisi kulit Anda.

Cara menghilangkan bopeng sendiri di rumah

Beberapa produk kecantikan yang dapat dibeli bebas, efektif untuk mengurangi bopeng bekas jerawat. Jika Anda berniat untuk membeli produk-produk tersebut, perhatikan kandungannya dan cari nama-nama bahan di bawah ini.

1. Asam salisilat

Asam salisilat sudah sangat umum digunakan di berbagai produk perawatan untuk jerawat. Bahan ini akan membantu membersihkan pori-pori, mengurangi pembengkakan, serta kemerahan di kulit.

Tidak hanya itu, asam salisilat juga akan memicu terjadinya pengelupasan di kulit. Sehingga, tidak heran jika bahan ini disebut sebagai salah satu bahan paling efektif, untuk mengatasi segala hal yang berhubungan dengan jerawat.

2. Retinoid

Retinoid topikal atau krim yang mengandung retinoid, dapat membantu memudarkan bopeng bekas jerawat. Bahan ini bekerja dengan cara mempercepat regenerasi sel dan memerbaiki tekstur kulit.

Selain itu, retinoid juga mengurangi perubahan warna di kulit yang terjadi akibat jerawat dan memudarkan bekas jerawat.

Namun, bahan ini akan membuat kulit Anda sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari. Anda disarankan untuk menggunakan tabir surya jika ingin berpergian.

3. Asam alfa hidroksid

Asam alfa hidroksid sering ditemukan pada produk perawatan untuk menghilangkan bekas jerawat. Sebab, bahan ini disebut dapat menyingkirkan sel kulit mati dan mencegah pori-pori tersumbat.

Pada produk kecantikan, bahan ini umumnya ditulis dengan alpha hidroxy acids (AHA) dan dapat digunakan untuk semua jenis bekas jerawat.

4. Asam laktat

Asam laktat adalah salah satu bahan yang banyak terdapat pada produk penghilang jerawat. Bahan ini bekerja dengan cara memicu pengelupasan sel kulit mati di kulit, untuk mengurangi tampilan bopeng dan memerbaiki tekstur kulit.

Namun, asam laktat juga bisa menimbulkan efek samping, yaitu suatu kondisi yang dinamakan hiperpigmentasi, atau kulit akan terlihat berwarna lebih gelap.

Karena itu, sebelum menggunakannya, ada baiknya jika Anda tes produk tersebut di bagian kulit lain, sebelum diaplikasikan ke wajah.

5. Dengan bahan-bahan alami

Tidak sedikit orang yang menggunakan bahan-bahan alami untuk mengatasi bopeng bekas jerawat. Namun, sejauh ini belum ada penelitian yang menyebutkan ke-efektifan bahan-bahan di bawah ini sebagai metode menghilangkan bekas jerawat.

Bahan yang umum digunakan antara lain minyak kelapa, gel lidah buaya, madu mentah, baking soda, dan air lemon.

Semua bahan di atas bisa menimbulkan efek yang berbeda, pada kulit orang yang berbeda. Berhati-hatilah dalam menggunakannya dan segera hentikan penggunaannya, apabila muncul iritasi atau reaksi alergi.

Cara menghilangkan bopeng bekas jerawat oleh dokter

Jika bekas jerawat tidak juga hilang meski telah diatasi dengan cara-cara di atas, sudah saatnya Anda memeriksakan kondisi tersebut ke dokter kulit. Berikut ini pilihan cara untuk mengatasi bopeng bekas jerawat oleh dokter.

1. Dermabrasi

Dermabrasi adalah salah satu cara menghilangkan bopeng yang paling efektif. Untuk melakukan prosedur ini, dokter akan menggunakan alat khusus seperti sikat kawat, yang akan membantu pengelupasan lapisan kulit luar.

2. Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi hampir mirip dengan dermabrasi, hanya saja lebih ringan. Jika pada dermabrasi dokter menggunakan sikat khusus untuk memicu pengelupasan kulit, mikrodermabrasi memakai semprotan yang berisi kristal-kristal kecil.

3. Chemical peels

Chemical peels adalah perawatan dengan asam berkonsenterasi tinggi yang digunakan untuk mengangkat lapisan kulit teratas, sehingga kedalaman bopeng bekas jerawat akan berkurang.

Ada beberapa jenis chemical peels yang digunakan untuk tujuan yang berbeda. Dokter akan menentukan jenis perawatan yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda.

4. Microneedling

Prosedur microneedling dilakukan dengan memasukkan jarum-jarum kecil ke dalam kulit, untuk merangsang produksi kolagen. Kolagen tersebutlah yang akan membantu mengurangi penampakan bopeng bekas jerawat dan menghaluskan kulit.

Prosedur ini dapat menimbulkan efek samping, di antaranya kemerahan, nyeri, dan peradangan, yang dapat mereda dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

5. Laser

Pada perawatan laser, lapisan kulit teratas juga akan diangkat dan digantikan dengan sel-sel kulit baru dibawahnya yang dapat mengurangi bekas jerawat. Kelebihan laser dibandingkan dengan perawatan lainnya adalah proses penyembuhannya yang relatif cepat.

Namun, Anda perlu menutup wajah dengan perban hingga kulit benar-benar pulih. Perawatan ini juga kurang cocok untuk kulit yang masih sering timbul jerawat baru dan berkulit gelap.

6. Filler

Dokter menggunakan filler untuk mengisi bopeng bekas jerawat dan membantu permukaan kulit kembali merata. Filler yang digunakan bisa berbahan kolagen, lemak dari tubuh Anda sendiri, atau bahan lainnya.

Filler akan disuntikkan ke bawah permukaan kulit untuk meratakan permukaan kulit. Perawatan ini dapat bertahan sekitar enam hingga 18 bulan dan setelahnya perlu dilakukan penyuntikkan ulang. Namun, ada juga prosedur filler yang dapat bertahan seumur hidup.

7. Punch excision

Perawatan ini masuk ke dalam prosedur operasi. Kulit yang bopeng akan dihilangkan dengan cara mengangkatnya, dan kemudian kulit akan kembali ditutup dengan jahitan atau proses cangkok kulit.

8. Cangkok kulit

Pada perawatan cangkok kulit untuk menghilangkan bopeng bekas jerawat, dokter akan menggunakan kulit dari bagian tubuh lain untuk mengisi “lubang-lubang” bopeng bekas jerawat. Kulit yang digunakan, umumnya diambil dari area di belakang telinga.

Mencegah terbentuknya bopeng bekas jerawat

Bopeng bekas jerawat memang tidak bisa sepenuhnya dicegah. Namun, cara-cara di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko kemunculannya.

• Segera obati jerawat saat baru muncul

Mengobati jerawat segera setelah muncul, bisa meminimalisir iritasi, peradangan, serta keparahannya. Dengan begitu, risiko munculnya bopeng bekas jerawat setelahnya pun akan berkurang.

• Kurangi peradangan kulit

Jerawat yang berukuran besar, merah, dan meradang akan lebih mungkin menimbulkan bopeng bekas jerawat dibandingkan dengan jenis jerawat lainnya.

Sehingga, saat sedang berjerawat, jangan lakukan hal-hal yang bisa membuat jerawat Anda meradang, seperti menggunakan produk dengan scrub yang kasar.

• Jangan pegang, pencet, atau pecahkan jerawat

Memegang, memencet, apalagi memecahkan jerawat bisa memperparah kondisi kulit Anda. Saat jerawat disentuh, maka kotoran yang ada dipermukaan kulit akan masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam, membuat infeksi menyebar lebih dalam.

• Jangan kelupas jerawat yang sudah kering

Jerawat yang sudah pecah akan mengering dengan sendirinya. Saat fase ini, Anda mungkin tergoda untuk mengelupas lapisan kering yang ada di jerawat tersebut.

Ingat, jangan lakukan hal tersebut karena akan mengganggu proses penyembuhan jerawat dan meningkatkan risiko munculnya bopeng bekas jerawat.

• Segera hubungi dokter apabila ada jerawat batu

Jerawat batu lebih berisiko menimbulkan bopeng bekas jerawat, sehingga perlu segera diobati begitu muncul. Namun sayangnya, jerawat jenis ini tidak akan sembuh apabila hanya diatasi dengan produk kecantikan yang bisa dibeli secara bebas.

Untuk mengatasi jerawat batu, perlu penanganan dari dokter agar jerawat dapat benar-benar hilang.

Setelah mengetahui cara menghilangkan bopeng bekas jerawat, Anda diharapkan tidak lagi salah langkah dalam menentukan perawatan kulit. Jika ingin menggunakan produk perawatan kulit, pastikan bahwa bahan-bahan yang terkandung dalam produk tersebut aman dan tidak akan menimbulkan alergi di kulit Anda.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324784.php
Diakses pada 20 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/acne-scars#pictures
Diakses pada 20 September 2019

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/what-causes-acne-scars-15517
Diakses pada 20 September 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/acne/remove-acne-scars.aspx
Diakses pada 20 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed