9 Buah Tinggi Antioksidan untuk Warnai Keseharian Anda

(0)
03 Aug 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Buah kaya antioksidan banyak macamnya, namun buah-buah beri boleh dikatakan menjadi rajanyaBuah beri-berian menjadi kelompok buah yang kaya antioksidan
Ada banyak alasan agar kita harus lebih rajin makan buah. Salah satu alasan tersebut yakni kandungan antioksidannya, zat yang membantu mengendalikan radikal bebas penyebab penyakit. Buah yang umum kita konsumsi sebenarnya sudah mengandung zat antioksidan. Namun, beberapa jenis buah mengandung antioksidan lebih tinggi dibandingkan buah lain. Apa saja buah tinggi antioksidan tersebut?

Buah kaya antioksidan untuk warnai meja makan Anda

Berikut ini beberapa buah kaya antioksidan yang patut kita variasikan untuk menemani hari:

1. Blueberry

Walau tak begitu akrab dikonsumsi di Indonesia, blueberry merupakan buah antioksidan yang sesekali bisa Anda cicipi. Blueberry diyakini sebagai buah antioksidan tertinggi dibandingkan buah (dan sayuran) lain.
Buah blueberry
Blueberry disebutkan menjadi buah dengan antioksidan tertinggi
Blueberry mengandung zat antioksidan antosianin yang dapat menjaga kesehatan jantung serta menurunkan kolesterol jahat (LDL). Zat antioksidan dalam blueberry juga dilaporkan dapat memperlambat penurunan fungsi otak.

2. Stroberi

Stroberi menjadi salah satu buah paling termasyhur di muka bumi. Stroberi kaya dengan vitamin C serta zat antioksidan lain, termasuk antosianin yang layaknya juga ditemukan dalam blueberry.Seperti yang disampaikan di atas, antosianin berpotensi untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Goji berry

Apabila Anda akrab dengan pengobatan herbal China, Anda mungkin pernah mendengar goji berry. Goji berry merupakan buah kering dari dua tanaman, yakni Lycium barbarum dan Lycium chinense. Buah kering ini telah berabad-abad silam menjadi bagian dari pengobatan tradisional China.Goji berry menjadi buah antioksidan dengan kadar yang tak kalah tinggi dibanding buah-buah berry lain. Zat antioksidan dalam buah ini dikenal dengan nama polisakarida Lycium barbarum, yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan kanker.Tak sampai di situ, goji berry juga dilaporkan membantu meningkatkan kadar antioksidan di dalam darah.

4. Rasberi

Rasberi atau raspberry juga mungkin jarang dikonsumsi oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Namun, buah ini juga menjadi salah satu buah tinggi antioksidan yang sesekali bisa Anda cicipi, karena banyak dijual online. Rasberi mengandung 4 mmol antioksidan untuk setiap 100 gramnya.Seperti buah beri lain, zat antioksidan rasberi juga utamanya adalah antosianin yang berpotensi untuk turunkan risiko penyakit jantung. Antioksidan dalam rasberi juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker, seperti kanker lambung, kanker usus besar, hingga kanker payudara.

5. Anggur

Rasanya tak ada orang yang bisa menahan manisnya buah anggur. Buah kecil ini sangat kaya dengan zat-zat antioksidan, termasuk juga antosianin dan proantosianidin. Antioksidan dalam buah anggur diyakini membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung, serta meningkatkan kesehatan sistem imun.Selain antosianin, proantosianidinn, buah anggur juga mengandung zat antioksidan dari kelompok vitamin dan mineral, yakni vitamin C dan selenium.

6. Kurma

Anda pasti tak menyangka bahwa buah kurma juga menjadi buah kaya antioksidan. Bahkan, menurut sebuah laporan dalam Nutrition Journal, buah yang identik dengan bulan Ramadan ini mengantongi antioksidan hingga 1,7 mmol per 100 gram.Antioksidan dalam kurma beragam macamnya, yang terbagi atas tiga kelompok:
  • Karotenoid, diyakini menurunkan risiko penyakit jantung serta mencegah kerusakan mata, seperti degenerasi makula
  • Flavonoid, antioksidan yang juga memiliki efek antiradang dan menurunkan risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan beberapa jenis kanker
  • Asam fenolat, yang juga diyakini menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker

7. Plum

Buah plum juga menjadi salah satu buah kaya antioksidan. Zat antioksidan dalam buah asam manis ini utamanya yakni golongan polifenol, yang dikaitkan dengan kesehatan tulang, kesehatan jantung, dan penurunan risiko diabetes.Salah satu senyawa polifenol dalam buah plum adalah antosianin. Antosianin menjadi zat antioksidan paling aktif dalam buah plum, baik buah plum segar maupun plum kering.

8. Delima

Buah lain yang kadar antioksidannya cukup mengesankan adalah buah delima. Masih dari studi dalam Nutrient Journal di atas, buah delima bahkan mengandung kadar antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan jeruk dan pepaya.
Buah delima
Buah delima mengandung zat antioksidan yang disebut punicalagins
Salah satu kandungan antioksidan dalam buah delima adalah punicalagins. Punicalagin adalah kelompok senyawa nabati yang terkandung dalam kulit dan airnya. Efek antioksidan punicalagin disebutkan lebih kuat dibandingkan red wine maupun teh hijau, bahkan hingga tiga kali lipat.

9. Jeruk

Tentu tak lengkap membicarakan buah antioksidan tanpa kehadiran jeruk. Buah populer ini mengandung beragam senyawa yang memiliki efek antioksidan untuk lawan radikal bebas.Terdapat dua kelompok besar antioksidan dalam buah jeruk, yakni fenolat dan karotenoid. Fenolat dalam jeruk termasuk hesperidin dan antosianin. Sementara itu, karotenoid dalam jeruk termasuk beta-cryptoxanthin dan likopen.Tentu saja, jangan lupakan vitamin C dalam jeruk yang juga memiliki kekuatan antioksidan.

Catatan dari SehatQ

Buah antioksidan sebenarnya sangat banyak dan amat melimpah di muka bumi. Konsumsi buah-buahan pun menjadi cara murah dan mudah agar Anda senantiasa sehat, berkat kandungan vitamin, mineral, dan zat-zat antioksidannya. Jangan lupa untuk senantiasa menyisipkan buah-buahan dalam diet Anda. Semoga bermanfaat!
makanan sehatantioksidanbuah dan sayuran
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate#section2
Diakses pada 20 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-dates
Diakses pada 20 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-plums-prunes
Diakses pada 20 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-antioxidants
Diakses pada 20 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/selenium-benefits
Diakses pada 20 Juli 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2841576
Diakses pada 20 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait