Tidak Hanya Operasi, Radang Otot Tendon Dapat Diobati dengan Cara Sederhana Ini

Tendinitis atau radang otot tendon dapat diatasi dengan cara-cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah
Tendinitis atau radang otot tendon ternyata bisa diobati sendiri di rumah

Anda mungkin mengira melakukan olahraga yang tidak berlari, seperti golf, tidak butuh pemanasan. Padahal, peregangan otot tangan tetap perlu dilakukan dalam olahraga ini agar Anda tidak mengalami radang otot tendon alias tendinitis.

Tendinitis (sebagian orang menyebutnya tendonitis) adalah pembengkakan pada otot tendon, yakni jaringan yang menghubungkan otot ke tulang dan berfungsi membantu otot untuk menggerakkan sendi. Tendinitis bisa terjadi di bagian tubuh manapun, namun cedera ini biasanya menimpa bahu, bisep, tangan, pergelangan tangan, hingga ibu jari.

Tendinitis ditandai dengan adanya pembengkakan, sensitivitas, dan rasa nyeri di area sekitar tendon yang cedera. Rasa nyeri ini bisa muncul tiba-tiba dan berlangsung dalam hitungan hari atau malah merembet ke bagian tubuh yang lain.

Dalam kebanyakan kasus, tendinitis mudah disembuhkan jika Anda lebih banyak mengistirahatkan area yang cedera, serta melakukan fisioterapi atau mengonsumsi obat pereda nyeri. Namun, jika radang otot tendon Anda cukup parah, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda untuk dioperasi.

Apa saja hal yang menyebabkan radang otot tendon?

Seperti yang telah disebutkan di atas, tendinitis bisa terjadi jika Anda tidak melakukan pemanasan yang memadai sebelum melakukan olahraga. Atlet yang rawan menderita radang otot tendon biasanya adalah atlet yang berlaga pada cabang olahraga atletik (lari, lompat, lempar), tenis, renang, golf, bowling, dan baseball.

Pada dasarnya, tendinitis disebabkan oleh cedera ringan yang berlangsung terus-menerus di area yang sama sehingga menyebabkan peradangan. Posisi otot tendon yang tidak pas ketika Anda melakukan gerakan tertentu juga bisa mengakibatkan terjadinya tendinitis.

Sementara itu, beberapa faktor risiko seseorang mengidap tendinitis, di antaranya:

  • Kondisi sendi atau tulang yang tidak pas pada tubuh Anda (misalnya pada orang dengan panjang kedua kaki yang tidak sama) sehingga mengakibatkan kerusakan jaringan jaringan lunak.

  • Tekanan yang diakibatkan masalah kesehatan, seperti rheumatoid arthritis, encok, arthritis psoriatik, kelainan kelenjar tiroid, dan lain-lain.

  • Orang yang melakukan pekerjaan berat, meski ia tidak biasa melakukannya, misalnya berenang hanya saat akhir pekan.

  • Dalam kasus yang jarang, tendinitis juga bisa disebabkan oleh adanya infeksi akibat gigitan kucing atau anjing.

Jika Anda memiliki faktor risiko dan merasakan nyeri di bagian tubuh tertentu, periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penangan yang tepat.

Bagaimana penanganan tendinitis yang tepat?

Nyeri akibat radang otot tendon memang membuat Anda tidak nyaman. Namun, penanganan tendinitis pada umumnya bisa dilakukan di rumah dengan tujuan utama meredakan bengkak yang terdapat di sekitar tendon yang cedera.

Langkah penyembuhan yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Istirahat

Memperbanyak beristirahat adalah dasar dari proses penyembuhan tendinitis. Memilih untuk tidak mengistirahatkan tendon yang cedera akan membuatnya semakin bengkak.

Jika Anda menderita radang otot tendon karena cedera, sebaiknya Anda menghentikan olahraga itu untuk sementara waktu atau setidaknya mengurangi intensitas latihan. Bila perlu gunakan perban atau brace untuk membatasi pergerakan Anda. Bila radang otot tendon parah, Anda mungkin harus menggunakan gips.

2. Kompres panas dan dingin

Kompres bertujuan untuk meringankan nyeri dan meredakan peradangan. Kompres es paling efektif dilakukan ketika cedera baru berlangsung kurang dari 48 jam, setelah itu ganti perawatan dengan menggunakan kompres air hangat.

Kompres es bisa dilakukan 2 kali dalam sehari dengan masing-masing selama 10-15 menit. Namun, perlu diperhatikan agar Anda tidak mengompres es langsung ke kulit karena akan menyebabkan iritasi, begitu pula jika kompres panas dilakukan dengan suhu yang terlalu tinggi.

Sementara air hangat bisa digunakan untuk meringankan nyeri. Terapi air hangat ini bisa dilakukan dengan mandi air hangat, kompres dengan anduk hangat, atau mengoleskan balsem serta menempelkan koyo di area yang terkena cedera.

3. Obat pereda nyeri

Selain melakukan proses penyembuhan dari luar tubuh, Anda juga bisa meminum obat untuk meredakan nyeri dari dalam. Obat pereda nyeri ini pun bisa didapat di toko obat, yakni obat yang mengandung ibuprofen maupun pereda nyeri golongan nonsteroid lainnya.

Selain itu, Anda juga bisa mendiskusikan dengan dokter untuk menyuntikkan obat yang mengandung kortikosteroid di sekitar otot tendon yang meradang. Pijat tertentu juga dipercaya bisa meredakan tendinitis, begitu pula melakukan latihan ringan agar otot tidak kaku.

Operasi dipilih sebagai jalan terakhir penyembuhan tendinitis. Cara ini ditempuh ketika tendon telah pecah sehingga dikhawatirkan menimbulkan kompikasi serius pada kesehatan tubuh Anda.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tendinitis/symptoms-causes/syc-20378243
Diakses pada 23 Agustus 2019

Arthritis Foundation. https://www.arthritis.org/about-arthritis/types/tendinitis/
Diakses pada 23 Agustus 2019

WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/arthritis-tendinitis#1
Diakses pada 23 Agustus 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/175596.php
Diakses pada 23 Agustus 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed