Pusar Sakit Saat Hamil Trimester Ketiga, Apakah Berbahaya?

(0)
14 Sep 2020|Azelia Trifiana
Pusar sakit saat hamil disebabkan oleh perkembangan janinPusar sakit saat hamil akibat perkembangan janin adalah hal yang wajar
Ketika mengandung, tubuh perempuan berubah cukup signifikan dan biasanya disertai keluhan atau rasa tidak nyaman. Salah satu yang tidak terduga adalah merasakan pusar sakit saat hamil. Ini terjadi karena tekanan dari rahim namun akan hilang dengan sendirinya setelah persalinan.Namun jika pusar sakit saat hamil disertai dengan keluhan lain seperti demam, muntah, kram, hingga pendarahan maka perlu segera diperiksakan. Dokter spesialis kandungan akan mencari tahu apakah ada kemungkinan terjadi infeksi atau hernia umbilikalis.

Penyebab pusar sakit saat hamil

Umumnya, pusar sakit saat hamil terasa ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Hanya saja, tidak semua ibu hamil merasakannya. Hal ini tergantung pada banyak faktor mulai dari berat badan sebelum hamil, postur tubuh, elastisitas kulit, dan banyak lagi.Beberapa penyebab pusar sakit saat hamil adalah:
  • Peregangan kulit dan otot

Saat mengandung, kulit dan otot terutama di area perut akan meregang maksimal hingga usia akhir kehamilan. Itulah mengapa muncul stretch marks, rasa gatal, dan terkadang disertai nyeri seiring dengan bertumbuhnya ukuran janin dalam kandungan.Pusar sakit menjadi salah satu konsekuensi dari kondisi ini. Seluruh perubahan ukuran perut ini bisa saja berpengaruh terhadap pusar yang mengalami iritasi.
  • Tekanan dari rahim

Pusar sakit saat hamil lebih sering terasa pada trimester kedua terutama ketiga. Pada trimester pertama, jarang terasa pusar sakit karena ukuran rahim belum begitu besar. Namun ketika rahim semakin membesar, abdomen dan pusar akan tertekan dari dalam.Menjelang usia persalinan, rahim semakin menekan ke arah pusar. Tak hanya berat dari janin saja, tapi juga air ketuban. Ini juga yang menjelaskan mengapa ibu hamil jelang persalinan terkadang memiliki pusar menonjol.
  • Hernia umbilikalis

Hernia umbilikalis adalah situasi ketika usus menonjol keluar ke arah pusar. Kondisi ini bisa terjadi pada siapapun, bukan hanya ibu hamil. Risiko mengalami hernia umbilikalis meningkat ketika ibu hamil mengandung bayi kembar atau obesitas.Jika mengalami hernia umbilikalis, gejala lain yang muncul adalah tonjolan di dekat pusar. Terkadang, disertai pula dengan pembengkakan dan muntah. Segera konsultasikan dengan dokter jika muncul gejala ini karena rentan menimbulkan komplikasi.
  • Tindik pusar

Orang yang pernah melakukan tindik pusar juga bisa mengalami pusar sakit saat hamil. Jika memungkinkan, ibu hamil yang memiliki tindik pusar sebaiknya melepas tindiknya demi menghindari infeksi. Jika terjadi infeksi akibat tindik pusar, tanda-tandanya adalah muncul rasa gatal, sensasi terbakar, hingga keluar nanah di area tindikan.

Cara mengatasi pusar sakit saat hamil

ibu hamil sedang yoga
Yoga dapat mengurangi pusar sakit
Memang tidak semua ibu hamil mengalami pusar sakit. Namun apabila terasa cukup mengganggu utamanya di trimester akhir kehamilan, coba lakukan beberapa hal berikut:
  • Posisi tidur

Tekanan di area perut bisa membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Untuk mengurangi sensasi pusar sakit saat hamil, coba cari posisi tidur yang paling nyaman. Sangat disarankan untuk berbaring miring ke arah kiri. Bila perlu, sangga perut dengan beberapa bantal sekaligus.
  • Memakai sabuk penyangga

Ada beberapa produk sabuk penyangga khusus ibu hamil yang bisa digunakan terutama saat memasuki trimester ketiga. Sabuk ini bekerja dengan mengangkat beban di punggung dan perut saat berdiri. Oleskan pula krim yang aman untuk ibu hamil di area sekitar perut apabila terjadi iritasi.
  • Olahraga

Lakukan olahraga yang aman untuk ibu hamil, salah satunya dengan melakukan prenatal yoga. Gerakan-gerakan dalam yoga ini membantu peregangan otot, termasuk di bagian perut. Dengan melakukan yoga hamil secara rutin, rasa sakit di sekitar pusar pun bisa berkurang.Jika pusar sakit saat hamil terjadi karena bertambah besarnya ukuran janin, maka akan hilang dengan sendirinya setelah proses persalinan. Namun jangan sepelekan apabila muncul gejala-gejala lain seperti infeksi atau nyeri yang tak bisa ditoleransi. Bisa jadi, itu tanda-tanda masalah medis lain atau infeksi.
menjaga kehamilankehamilanyoga
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/belly-button-pain
Diakses pada 29 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322319#:~:text=Share%20on%20Pinterest%20Bellybutton%20pain,longer%20fits%20inside%20the%20pelvis.
Diakses pada 29 Agustus 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/protruding-navel.aspx
Diakses pada 29 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait