Pusar Bayi Bodong, Ketahui Hal Ini untuk Atasi Komplikasi

(0)
15 Aug 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pusar bayi bodong umumnya terjadi pada bayi baru lahirPusar bayi bodong terjadi akibat adanya dorongan dari dalam organ ke otot perut yang masih terbuka
Pusar bayi bodong adalah kondisi saat lubang otot perut bayi masih terbuka dan mendapatkan dorongan dari organ di dalam perut. Organ tersebut di antaranya usus, testis, maupun ovarium.Tidak semua bayi lahir dengan sempurna. Dalam beberapa kasus tertentu, bayi memiliki risiko mengalami masalah pada keadaan fisiknya, termasuk memiliki pusar bodong atau hernia umbilikalis.Pusar bodong pada bayi biasanya baru disadari oleh orang tua ketika memandikan bayinya setelah tali pusar lepas. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal. Namun, biasanya dapat sembuh sendiri.

Pusar bodong pada bayi

Pusar bayi bodong terjadi akibat usus mendorong lubang otot perut
Ketika bayi dilahirkan, ia tidak lagi mendapat asupan makanan dari tali pusar bayi. Oleh karena itu, otot perut yang menjadi tempat menempelnya tali pusar akan segera menutup.Namun, penutupan yang tidak sempurna dapat menyebabkan bayi mengalami hernia umbilikalis. Hernia umbilikalis atau pusar bodong adalah salah satu bentuk hernia pada bayi.Kondisi ini terjadi ketika usus dalam tubuh mendorong keluar melalui lubang di otot perut bayi karena belum menutup dengan sempurna. Hal ini ditandai dengan munculnya tonjolan pada pusar bayi.Sebelum tali pusar bayi lepas, Anda mungkin hanya melihat bahwa sekitar pusar bayi tampak sedikit menonjol ketika menangis.Sementara, setelah tali pusarnya lepas, Anda dapat melihat adanya tonjolan pada pusar bayi, yang juga disebut sebagai pusar bodong.

Gejala pusar bayi bodong

Gejala pusar bayi bodong adalah tonjolan dan bengkak di sekitar pusar
Hernia umbilikalis umumnya terjadi pada bayi yang baru lahir atau berusia di bawah 6 bulan. Adapun gejala penyakit hernia umbilikalis meliputi:
  • Terdapat tonjolan atau sedikit bengkak di sekitar pusar.
  • Tonjolan menjadi lebih besar dan lebih keras ketika bayi menangis, batuk, atau mengejan karena meningkatnya tekanan pada perut.
  • Dalam keadaan normal, tonjolan tidak terasa sakit ketika disentuh.

Penyebab pusar bayi bodong

Ada beberapa penyebab pusar bodong pada bayi. Selain penyebab umum, ada pula perbedaan jenis kelamin yang menyebabkan perbedaan alasan di balik pusar bodong.

1. Penyebab umum pusar bayi bodong

Bekas luka parut saat tali pusar lepas sebabkan pusar bayi bodong
Pusar bodong dapat terjadi pada siapa saja, termasuk bayi. Beberapa penyebab pusar bayi bodong, di antaranya:
  • Otot perut bayi tidak tertutup dengan sempurna. Kondisi ini dapat menyebabkan usus terdorong keluar hingga timbul tonjolan pada pusar.

  • Dorongan dari perut. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan cairan pada rongga perut hingga menyebabkan perut bayi besar dan pusar pun menonjol.

  • Adanya bekas luka, yaitu pembentukan jaringan parut berlebih setelah tali pusar lepas dapat menyebabkan pusar bodong. Jaringan parut tersebut membentuk massa kecil atau daging yang tumbuh di pusar (granuloma umbilikalis).

2. Penyebab pusar bayi bodong pada laki-laki

Testis yang membesar dan terdorong sebabkan pusar bayi bodong
Meski ada penyebab pusar bayi bodong secara umum, rupanya jenis kelamin pun memengaruhi terjadinya pusar bodong.Selama di dalam kandungan, testis akan membesar di dalam perut janin laki-laki. Ketika siap dilahirkan, testis terdorong ke saluran yang terdapat pada jaringan antara pangkal paha dan perut (kanalis insuinalis). Testis pun turun ke skrotum dan pusar bodong pun terjadi.

3. Penyebab pusar bayi bodong pada perempuan

Ovarium turun ke panggul sebabkan pusar bayi bodong
Sementara, penyebab pusar bayi bodong pada perempuan adalah turunnya ovarium ke dalam panggul.Agar pusar bayi tidak bodong, dinding perut harus menutup. Jika tidak, lubang otot perut terbuka. Hal ini menimbulkan pusar bodong pada bayi perempuan.Bukan hanya penyebab, ada pula faktor risiko yang dapat meningkatkan potensi bayi memiliki pusar bodong. Faktor risiko tersebut meliputi:

Komplikasi pusar bodong pada bayi

Pusar bayi bodong sebabkan akibat usus yang tidak kembali sebabkan komplikasi 
Perlu Anda ingat, komplikasi hernia umbilikalis atau jarang terjadi karena biasanya akan sembuh sendiri.Namun, komplikasi dapat terjadi ketika usus yang menonjol terperangkap dan tidak dapat didorong kembali ke dalam rongga perut.Kondisi ini dapat mengurangi pasokan darah ke bagian usus tersebut sehingga menyebabkan nyeri dan kerusakan jaringan.Jika bagian usus yang terperangkap tidak mendapatkan pasokan darah sama sekali, maka dapat terjadi kematian jaringan dan infeksi.Infeksi pun bisa menyebar ke seluruh rongga perut hingga mengancam jiwa.Komplikasi hernia umbilikalis lebih berisiko terjadi pada orang dewasa. Namun, Anda tetap harus rutin memantau pusar bodong yang dimiliki oleh bayi Anda.Agar bila terjadi perubahan, Anda dapat segera mengonsultasikannya pada dokter.

Cara mengecilkan pusar bayi yang bodong

Cara mengecilkan pusar bayi bodong adalah dengan operasi
Menurut penelitian yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information, pusar bayi bodong bisa tertutup dengan sendirinya dalam rentang waktu 2 tahun. Jadi, perawatan untuk bayi baru lahir yang memiliki pusar bodong hanyalah membersihkan pusarnya.Namun, jika di usia 2 tahun ke atas dan ukuran pusar bodong sebesar 1,5 cm atau lebih, penelitian ini merekomendasikan untuk melakukan operasi hernia umbilikalis sebagai cara mengecilkan pusar bayi yang bodong.Hal ini dikarenakan kecil kemungkinan jika tubuh akan menutup pusar secara spontan jika bayi sudah menginjak usia lebih dari 2 tahun.Operasi dilakukan untuk mengembalikan usus yang mendorong lubang di otot perut ke tempat asalnya. Anda tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, sebagian besar pusar bodong bukanlah kasus yang berbahaya.Agar terlihat lebih estetis, cara mengecilkan pusar bayi yang bodong bisa dilakukan dengan umbilicoplasty.

Waspadai hal ini pada pusar bayi bodong

Sementara, jika tonjolan mengalami perubahan warna atau membesar, bayi menjadi rewel dan mengalami kesakitan, serta mual dan muntah secara tiba-tiba, maka itu dapat menjadi tanda bahaya yang harus Anda waspadai.Jika bayi Anda mengalami tanda tersebut, segera bawa mereka ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan menentukan penanganan yang tepat untuk bayi Anda.

Catatan dari SehatQ

Pusar bayi bodong adalah adanya organ di dalam perut yang mendorong lubang otot perut bayi sehingga pusar terlihat besar dan menonjol.Meski tidak sakit, pusar bodong bisa menyebabkan komplikasi. Sebab, jika usus tidak bisa kembali ke dalam perut, hal ini menyebabkan pasokan darah ke usus berkurang. Hal ini menimbulkan rasa sakit dan kerusakan jaringan.Cara mengecilkan pusar bayi yang bodong dapat dilakukan dengan operasi. Untuk mendapatkan tampilan yang lebih bagus, Anda bisa memilih prosedur umbilicoplasty.Jika Anda melihat pusar bodong pada bayi Anda, segera konsultasikan pada dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Apabila Anda ingin mendapatkan produk perawatan bayi, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
penyakit anakherniahernia umbilikalistali pusar bayibayi baru lahir
Healthline. https://www.healthline.com/health/umbilical-hernia#causes
Diakses pada 14 Agustus 2019
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/what-are-umbilical-hernias#1
Diakses pada 14 Agustus 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/umbilical-hernia/symptoms-causes/syc-20378685
Diakses pada 14 Agustus 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/189580.php
Diakses pada 14 Agustus 2019
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/why-does-my-baby-have-an-outie-belly-button-290542
Diakses pada 14 Agustus 2019
Nation Wide Childrens. https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/700childrens/2017/06/umbilical-hernia-when-should-you-worry
Diakses pada 14 Agustus 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait