Memahami Apa Itu Purging dan Bedanya dengan Breakout


Purging adalah proses pelepasan sel kulit mati sebagai reaksi setelah mencoba skincare baru. Kondisi ini ditandai dengan munculnya jerawat. Namun, jerawat purging dan breakout pun berbeda.

(0)
09 Feb 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Purging adalah reaksi pengelupasan kulit mati setelah penggunaan skin care tertentuPurging dapat menimbulkan berbagai jenis jerawat mulai dari papula hingga pustula
Purging adalah suatu kondisi kulit yang kerap terjadi pada fase awal penggunaan skincare atau pergantian produk skincare biasa ke produk yang baru Anda gunakan. Kondisi ini kerap ditandai dengan kulit berjerawat dalam beberapa waktu. Sebenarnya, apa itu purging? Lantas, apa perbedaan purging dan breakout atau jerawat biasa?

Apa itu purging?

Purging bisa memicu timbulnya berbagai jenis jerawat
Munculnya komedo juga bisa terjadi karena purging
Purging adalah proses penyesuaian kulit dengan cara membersihkan sel kulit mati. Nantinya, sel kulit baru akan menggantikan sel kulit mati sehingga kulit Anda tampak lebih baik daripada sebelumnya. Namun, sebelum sel kulit baru yang sehat naik ke permukaan, zat lain seperti minyak akan muncul terlebih dahulu. Minyak ini yang dapat menyumbat pori-pori sehingga timbul jerawatCiri-ciri purging biasanya akan memunculkan berbagai jenis jerawat. Pada setiap orang, ciri-ciri purging yang ditimbulkan bisa berbeda-beda. Mulai dari komedo terbuka atau blackhead, komedo tertutup atau whitehead, jerawat papula, jerawat pustula, hingga jerawat batu. Umumnya, jerawat purging akan terasa nyeri saat disentuh. Di samping kemunculan jerawat, tanda-tanda purging juga dapat berupa pengelupasan kulit dan kulit terasa kering. 

Apa yang menyebabkan purging bisa terjadi?

Purging adalah suatu kondisi kulit yang bisa disebabkan oleh penggunaan skincare atau krim wajah yang mengandung bahan aktif tertentu. Salah satu kandungan bahan aktif yang dapat menyebabkan purging, yakni retinoid. Retinoid adalah senyawa yang diturunkan dari vitamin A, seperti retinol, tretinoin, dan asam retinoat (retinoic acid).Selain retinoid, kandungan bahan aktif alpha hydroxy acid/AHA dan beta hydroxy acid/BHA, seperti asam salisilat, asam glikolat, dan asam azelaic, yang biasa ditemukan pada produk eksfoliasi juga dapat menyebabkan purging terjadi. Berbagai kandungan bahan aktif tersebut dapat mengelupas lapisan kulit paling atas dengan untuk membersihkan dan mengangkat minyak dan kotoran di kulit. Bahan aktif lainnya, seperti benzoil peroksida, lactic acid, tazarotene, vitamin C, juga dapat meningkatkan risiko purging terjadi. Tak hanya dari kandungan bahan aktif dalam skincare, beberapa prosedur medis juga mampu menimbulkan reaksi purging. Misalnya, chemical peeling dan tindakan laser, seperti mikrodermabrasiIni karena kandungan bahan aktif yang digunakan pada tindakan medis tersebut berfungsi untuk meregenerasi sel kulit. 

Apa perbedaan purging dan breakout?

Perbedaan purging dan breakout dapat dilihat dari berbagai macam
Jerawat purging dan breakout biasanya berbeda lokasinya
Bagi orang yang memiliki kulit rentan berjerawat, mungkin sulit untuk mengidentifikasi apa itu purging atau jerawat biasa setelah menggunakan produk skincare tertentu. Pada dasarnya, perbedaan purging dan breakout bisa dilihat dari:
  • Penyebab purging dan breakout
  • Area munculnya jerawat
  • Lama waktu munculnya jerawat
  • Ada tidaknya bekas jerawat
Untuk mengetahui perbedaan purging dan breakout agar tidak tertukar, simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

1. Penyebab purging dan breakout

Salah satu perbedaan purging dan breakout adalah dilihat dari penyebabnya. Purging adalah reaksi kulit untuk mempercepat pengelupasan sel kulit mati karena zat aktif di produk yang baru digunakan.Sementara itu, breakout adalah reaksi kulit karena tidak cocok dengan zat aktif dalam produk tersebut.Reaksi tersebut dapat menyumbat pori-pori, memunculkan alergi, atau memicu iritasi.

2. Area munculnya jerawat

Perbedaan purging dan breakout terletak pada area munculnya jerawat. Jerawat saat purging biasanya akan muncul di area kulit yang biasa ditumbuhi jerawat. Sedangkan, jerawat breakout dapat muncul di area kulit mana saja, bahkan pada seluruh wajah. 

3. Lama waktu kemunculan jerawat

Perbedaan purging dan breakout selanjutnya dapat dilihat dari lama waktu kemunculan jerawat. Munculnya jerawat purging berapa lama sebenarnya berbeda-beda tergantung kondisi kulit masing-masing individu. Secara umum, jerawat purging dapat berlangsung selama 4-6 minggu. Jerawat purging dapat bertahan lebih cepat dari jerawat pada umumnya. Jika dalam waktu satu bulan atau lebih jerawat yang muncul tidak menghilang, maka yang terjadi pada kulit Anda adalah breakout

4. Ada tidaknya bekas jerawat

Ada tidaknya kemunculan bekas jerawat juga bisa menjadi perbedaan purging dan breakout. Jerawat purging umumnya tidak akan meninggalkan bekas di kulit. Sebaliknya, jerawat breakout dapat meninggalkan bekas jerawat saat sudah hilang. Bila kondisi ini yang Anda alami, sebaiknya segera hentikan produk penggunaan skincare atau krim wajah yang baru saja digunakan.Sebab, melanjutkan penggunaan produk hanya akan memperparah kondisi kulit wajah. 

Bagaimana cara mempercepat proses purging atau meminimalisir risikonya?

Saat mengalami purging, kulit Anda akan berada pada tahap yang paling sensitif. Anda pun tidak dapat menghentikan proses purging. Jadi, Anda perlu bersabar sampai purging dapat sembuh sepenuhnya. Kendati demikian, ada berbagai cara mempercepat proses purging atau setidaknya meminimalisir risikonya, seperti:

1. Gunakan produk skincare secara bertahap

Purging adalah suatu kondisi kulit yang terjadi pada fase awal penggunaan skincare
Aplikasikan produk secara bertahap untuk minimalisir purging
Salah satu cara mengatasi purging adalah menggunakan produk skincare secara bertahap. Terutama produk skincare untuk kandungan bahan aktif retinoid dan zat eksfoliasi seperti yang sudah disebutkan di atas. Anda bisa mengoleskannya pada area kulit dengan jumlah yang sangat sedikit. Selain itu, Anda juga dapat menggunakannya dalam dosis yang sangat kecil sebanyak 2 kali dalam seminggu. Seiring berjalannya waktu dan kulit mulai bisa beradaptasi, Anda dapat meningkatkan frekuensi penggunaannya menjadi 3 kali seminggu, dan seterusnya. Dengan demikian, kulit akan terbiasa dengan zat-zat aktif tersebut.

2. Jangan menyentuh atau memencet jerawat

Cara mempercepat proses purging adalah dengan tidak menyentuh atau memencet jerawat. Langkah ini justru dapat memperparah kondisi jerawat sehingga membuat proses purging berlangsung semakin lama. Memencet jerawat juga bisa meninggalkan noda bekas jerawat kehitaman yang sulit dihilangkan. 

3. Hindari menggunakan produk skincare yang dapat mengelupas kulit

Cara mempercepat proses purging berikutnya adalah dengan menghindari penggunaan produk skincare atau krim wajah yang dapat mengelupas kulit. Misalnya, mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida.Pasalnya, kondisi ini bisa saja memperburuk kondisi kulit yang sedang mengalami regenerasi atau pergantian kulit. 

4. Oleskan sunscreen atau tabir surya

Mengoleskan sunscreen atau tabir surya secara rutin dapat menjadi cara mempercepat proses purgingJika Anda harus beraktivitas di luar ruangan, selalu oleskan sunscreen atau tabir surya guna melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Pilihlah sunscreen yang tidak mengandung minyak serta berlabel noncomedogenic atau tidak rentan menyumbat pori-pori. [[artikel-terkait]]

Catatan dari SehatQ

Purging merupakan reaksi yang rentan terjadi sebagai proses pengelupasan sel kulit mati setelah mencoba produk skincare tertentu. Kondisi ini belum tentu dialami oleh semua orang. Jadi, tergantung kondisi kulit masing-masing individu. Walau kadang bikin sebal dengan kemunculan jerawat purging tersebut, hasil akhirnya cenderung akan membuat Anda puas dan gembira.Jika Anda masih punya pertanyaan lebih lanjut seputar apa itu purging dan bedanya purging dan breakout, konsultasikan langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
perawatan kulitkulit dan kecantikanproduk kecantikan
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/face-acids-types-anti-aging
Diakses pada 7 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/retinoid-benefits
Diakses pada 7 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/skin-purging
Diakses pada 7 Februari 2020
Skin Kraft. https://skinkraft.com/blogs/articles/skin-purging
Diakses pada 9 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait