Punya Rasa Takut Berlebih Akan Kuman? Bisa Jadi Itu Mysophobia

Jika mysophobia telah mengganggu aktivitas dan kehidupan sosial Anda, segera konsultasikan ke dokter.
Rasa takut akan kuman yang disebabkan mysophobia, bisa saja mengganggu aktivitas Anda.

Setiap orang pasti tidak ingin kontak dengan kuman seperti bakteri, virus, apalagi parasit yang bisa menimbulkan penyakit. Akan tetapi, jika rasa takut itu sampai menimbulkan kerugian dalam aspek sosial, bisa jadi itu adalah mysophobia.

Mysophobia, atau yang juga dikenal dengan nama germaphobia, bacteriophobia, bacillophobia, atau verminophobia, adalah kondisi yang membuat seseorang sangat takut akan kuman yang bisa menimbulkan penyakit.

Seperti apa gejala mysophobia?

Mysophobia tidak hanya membuat pengidapnya takut akan situasi yang bisa membuatnya terpapar langsung dengan kuman. Di saat ia memikirkan tentang kuman atau hal kotor sekalipun, rasa takut dan cemas akan langsung menghantuinya.

Beberapa hal di bawah ini adalah gejala emosional dan psikologis dari mysophobia:

  • Merasakan teror hebat dari rasa takutnya terhadap kuman
  • Cemas, khawatir, dan gelisah terkait paparan kuman
  • Munculnya rasa takut berlebihan bahwa kuman akan menyebabkan penyakit bersarang pada tubuh
  • Tidak berdaya untuk mengendalikan rasa takut akan kuman
  • Berusaha mengalihkan perhatian untuk tidak memikirkan kuman sama sekali

Dalam “membentengi” dirinya dari kuman, pengidap mysophobia bisa menunjukkan reaksi tak terkontrol, hingga melakukan hal-hal di luar batas untuk menghindari benda kotor.

Tidak hanya itu, bahkan pengidap mysophobia bisa melakukan hal-hal yang membuatnya jadi tidak produktif saat bekerja, ataupun sulit berbaur dengan lingkungan sekitar. Sebab, rasa takutnya akan kuman, membuatnya jadi menghindari banyak hal, yang ia anggap sangat kotor dan dihinggapi banyak kuman.

Perubahan perilaku di bawah ini juga bisa terjadi pada pengidap mysophobia:

  • Menghindari atau meninggalkan situasi (tempat) yang dihinggapi banyak kuman
  • Menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan cara agar tidak terkontaminasi oleh kuman
  • Mencari bantuan untuk menghindari kuman
  • Sulit produktif di tempat-tempat seperti sekolah, kantor, atau bahkan rumah
  • Mencuci tangan secara berlebihan
  • Menghindari sentuhan dengan orang lain
  • Menghindari keramaian dan juga binatang

Akibatnya, gejala fisik seperti berkeringat, sulit bernapas, rasa sakit pada dada, jantung berdebar, sakit kepala, hingga sulit tenang, bisa terjadi akibat takut akan kuman yang meneror pikiran.

Penyebab mysophobia

Mungkin Anda bertanya-tanya, dari mana rasa takut berlebih akan kuman?

Beberapa hal di bawah ini, dapat menjelaskan mengapa mysophobia diidap oleh seseorang:

  • Pengalaman “pahit” di masa kecil

Banyak studi yang menyebutkan bahwa pengidap mysophobia mengalami pengalaman traumatik atau hal yang tidak menyenangkan dengan kuman. Akibatnya, ketika sudah beranjak dewasa, rasa takut akan kuman semakin tumbuh dan membesar.

  • Faktor genetik

Fobia dapat timbul dari hubungan genetik, yang turun dari keluarga. Memiliki anggota keluarga yang punya sebuah fobia atau gangguan kecemasan lainnya, dapat meningkatkan risiko seseorang teridap mysophobia.

  • Faktor lingkungan

Kebiasaan yang sering dilakukan saat kecil, karena faktor lingkungan atau kepercayaan, juga menjadi pemicu dari timbulnya mysophobia.

  • Faktor otak

Perubahan tertentu dalam kimia danfungsi otak, disebut memiliki peran dalam menumbuhkan fobia tertentu dalam diri seseorang.

Para pengidap obsesif-kompulsif (OCD) juga sangat berisiko mengalami mysophobia. Sebab, mysophobia dan OCD memiliki beberapa kesamaan gejala, dalam hal kebersihan.

Walau begitu, keduanya adalah kondisi yang berbeda. Misalnya, salah satu gejala yang sering ditunjukan oleh mysophobia adalah sering mencuci tangan, untuk melindungi tubuh dari kuman. Pengidap OCD pun juga menunjukkan gejala serupa. Namun, motif dari mencuci tangannya lah yang berbeda.

Jika penderita OCD mencuci tangan untuk mengatasi rasa stres yang dirasakan, pengidap mysophobia mencuci tangannya untuk menghilangkan kuman.

Diagnosis psikolog mengenai kondisi Anda sangatlah penting. Dengan demikian, Anda bisa menjalani perawatan yang tepat, hingga pulih.

Bagaimana cara mengatasi mysophobia?

Tentu saja, mysophobia dapat ditangani. Sebab, memang ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah, untuk meredakan gejala dari mysophobia, seperti berikut ini.

  • Meditasi untuk menghilangkan kecemasan
  • Melakukan teknik relaksasi, seperti melatih pernapasan atau yoga
  • Tetap aktif dan produktif
  • Tidur dengan cukup
  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Paksa diri untuk menghadapi situasi yang ditakuti
  • Mengurangi konsumsi kafein

Rasa takut akan kuman, memang terdengar sangat normal. Namun, jika mysophobia sudah mengganggu aktivitas atau produktivitas Anda sehari-hari, tentunya, fobia ini harus segera diatasi.

Berkonsultasi ke dokter juga merupakan opsi yang tepat, agar pengidap mysophobia bisa tahu cara mengalahkan rasa fobianya, dengan tepat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/germaphobia

Diakses pada 14 November 2019

 

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/news/germaphobia-good-hygiene-gone-bad/

Diakses pada 14 November 2019

 

Psycom. https://www.psycom.net/mysophobia-germophobia

Diakses pada 14 November 2019

 

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/all-about-msyophobia-fear-of-germs-2671871

Diakses pada 14 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed