Punya Cita Rasa Khas, Ini Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan

Segudang manfaat cengkeh berasal dari kandungan nutrisinya
Bukan hanya harum, terdapat beragam manfaat cengkeh untuk kesehatan

Siapa yang tak tahu cengkeh? Sejak dulu, cengkeh telah banyak digunakan sebagai bumbu masakan, bahan rokok maupun obat herbal. 

Rempah yang satu ini mengandung berbagai nutrisi penting yang baik untuk tubuh. Bahkan terdapat beragam manfaat cengkeh untuk kesehatan.

Nutrisi yang terkandung dalam cengkeh

Cengkeh adalah tangkai bunga kering dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkeh memiliki rasa yang manis dan aromatik, serta tersedia dalam bentuk utuh, bubuk, maupun minyak. 

Meski berukuran kecil, namun cengkeh mengandung vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi tubuh. Adapun nutrisi yang terkandung dalam 1 sdt atau sekitar 2 gram cengkeh, yaitu:

  • 21 kalori
  • 1 gram karbohidrat
  • 1 gram serat
  • 30% kebutuhan mangan harian
  • 3% kebutuhan vitamin C harian
  • 4% kebutuhan vitamin K harian
  • Vitamin E
  • Kalsium
  • Magnesium
  • 0,13 gram protein
  • 0,27 gram lemak.

Tak hanya mengandung vitamin dan mineral penting, cengkeh juga kaya akan antioksidan, khususnya senyawa eugenol, yang dapat bertindak sebagai antioksidan alami. Menambahkan cengkeh ke dalam asupan Anda bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh.

Manfaat cengkeh untuk kesehatan

Kandungan nutrisi dalam cengkeh yang bervariasi membuatnya memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Cengkeh bahkan dijadikan sebagai obat tradisional yang banyak digunakan oleh orang-orang terdahulu. Berikut manfaat cengkeh yang bisa Anda rasakan:

  • Membantu menjaga kesehatan tulang

Dalam sebuah penelitian pada hewan, beberapa senyawa dalam cengkeh terbukti membantu menjaga massa tulang. Ekstrak cengkeh yang tinggi akan eugenol dapat meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang

Kandungan mangan dalam cengkeh juga punya peranan penting untuk kesehatan tulang. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia seputar manfaat ini.

  • Membunuh bakteri

Cengkeh memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menghentikan pertumbuhan bakteri. Suatu studi tabung menunjukkan bahwa minyak cengkeh efektif membunuh tiga jenis bakteri, salah satunya E-coli yang dapat menyebabkan diare.

Sifat antibakteri dalam cengkeh juga dapat membantu menjaga kesehatan mulut, di mana senyawa cengkeh mampu menghentikan pertumbuhan dua bakteri yang bisa memicu penyakit gusi. 

  • Mengurangi sakit lambung

Sebuah studi pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak cengkeh dapat membantu mengobati radang lambung, serta memiliki efek yang mirip dengan obat antimaag. 

Minyak cengkeh dalam penelitian hewan juga bisa meningkatkan produksi lendir lambung yang dapat membantu mencegah erosi lapisan lambung.

  • Membantu mengatur gula darah

Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak cengkeh dapat membantu mengatur peningkatan gula darah pada tikus penderita diabetes. 

Sementara, penelitian lain pada tikus juga menunjukkan bahwa cengkeh dan nigericin dapat meningkatkan penyerapan gula dari darah ke dalam sel tubuh, fungsi sel yang memproduksi insulin, dan sekresi insulin.

  • Meningkatkan kesehatan hati

Antioksidan yang tinggi dalam cengkeh dapat membantu mencegah penyakit hati karena mengurangi stres oksidatif. Bukan hanya itu, senyawa eugenol dalam cengkeh juga bermanfaat untuk hati. 

Sebuah penelitian pada tikus yang diberi penyakit hati berlemak dengan campuran minyak cengkeh menunjukkan bahwa kedua campuran tersebut meningkatkan fungsi hati dan mengurangi peradangan. Namun, penelitian tentang efek perlindungan cengkeh terhadap manusia masih terbatas.

  • Membantu melindungi tubuh dari kanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam cengkeh dapat membantu melindungi tubuh dari sel kanker. 

Eugenol dalam cengkeh terbukti memiliki sifat antikanker. Sebuah studi tabung menunjukkan bahwa eugenol secara efektif mendorong kematian sel dalam sel kanker serviks

Tak hanya itu, sebuah studi tabung lainnya juga menemukan ekstrak cengkeh dapat membantu menghentikan pertumbuhan tumor, serta meningkatkan kematian sel yang ada dalam sel kanker. Akan tetapi, perlu diingat bahwa eugenol dalam jumlah tinggi dapat beracun.

Meski cengkeh memiliki segenap potensi untuk manfaat kesehatan tersebut, namun kebanyakan penelitian hanya dilakukan pada hewan sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia. 

Berbagai risiko bahaya juga dikaitkan dengan penggunaan cengkeh, terutama minyaknya. Konsumsi cengkeh berisiko menyebabkan iritasi kulit, mata, dan pernapasan. Selain itu, juga dapat memicu reaksi alergi kulit dan berbahaya jika tertelan.

Terdapat laporan bahwa seorang anak berusia 2 tahun yang mengonsumsi 5-10 ml minyak cengkeh mengalami berbagai masalah medis, yaitu kerusakan hati, masalah pembekuan darah, dan koma. 

Oleh sebab itu, jika Anda ingin menggunakan cengkeh sebagai obat herbal, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-cloves#section8. Diakses pada 28 November 2019.
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320768.php#risks-side-effects-and-considerations. Diakses pada 28 November 2019.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed