Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Temukan Jawabannya


Bolehkah ibu hamil berpuasa? Puasa untuk ibu hamil sebenarnya masih sebuah perdebatan yang belum mencapai suatu kesimpulan mutlak. Namun, berisiko berat bayi lahir rendah hingga kelahiran prematur.

(0)
13 Apr 2021|Anita Djie
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bolehkah ibu hamil berpuasa bergantung pada keputusan dokter kandunganBolehkah ibu hamil berpuasa? Sebaiknya, berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
Bolehkah ibu hamil berpuasa? Ini menjadi pertanyaan ibu yang ingin menjalankan salah satu ibadah wajib.Puasa itu memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, karena itu tidak melulu hanya dilakukan saat bulan-bulan tertentu saja.Namun, bagi ibu hamil yang ingin berpuasa, puasa saat sedang hamil masih merupakan suatu kontroversi.Apakah puasa untuk ibu hamil itu baik sering muncul di benak calon ibu yang akan menjalani ibadah puasa atau mereka yang ingin menjalankan intermittent fasting. Jadi, apakah ibu hamil boleh berpuasa?

Bolehkah ibu hamil berpuasa?

Lantas, bolehkah ibu hamil berpuasa?Tiap ibu hamil memiliki kondisi kesehatan dan usia janin yang berbeda-beda dan karenanya tidak ada standar yang tetap dalam menentukan boleh tidaknya calon ibu berpuasa saat masa kehamilannya.Puasa untuk ibu hamil memerlukan keseimbangan cairan dan nutrisi yang sangat ketat karena terdapat berbagai perubahan dalam tubuh wanita dan adanya Si Kecil yang perlu diperhatikan asupan nutrisinya.Meskipun perdebatan tentang bolehkah ibu hamil berpuasa belum menemukan titik terang, tetapi berpuasa saat sedang mengandung tidak terlalu dianjurkan.Saat berpuasa, tubuh akan memproduksi senyawa keton yang dapat memberikan dampak negatif pada buah hati.Saat dalam masa kehamilan, bumil perlu memperhatikan nutrisi untuk perkembangan Si Kecil, mengembangkan simpanan lemak untuk menyusui, dan berat bayi.Semua hal ini sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak dan lengkap nutrisi yang didapatkan oleh calon ibu.Puasa di masa kehamilan menyulitkan calon ibu untuk mengatur asupan nutrisi dan kalori yang perlu dicapai untuk menjaga kesehatan bumil dan anaknya.Padahal, di waktu kehamilan, wanita perlu menambah asupan kalorinya sebanyak kurang lebih 300 kalori.Suatu riset dari Journal of Obstetrics and Gynaecology menemukan bahwa puasa untuk ibu hamil dapat menurunkan kadar gula darah dan membuat calon ibu kesulitan untuk merasakan pergerakan janin.Padahal, mengetahui frekuensi pergerakan janin sangat penting, terutama saat mendekati persalinan.Penurunan frekuensi pergerakan buah hati dalam perut sang ibu dapat menandakan adanya masalah yang memerlukan perhatian medis.Lantas, bagaimana hukum puasa bagi ibu hamil dan menyusui?Dalam hal ini, wanita akan diberi keringanan untuk tidak melakukan ibadah ini. Namun, wajib hukumnya untuk mengganti utang puasa di waktu lain sebelum Ramadan tahun depan dimulai.Bila Anda khawatir karena masih menyusui, Anda bisa membayar fidyah, yakni memberikan makanan kepada 1 fakir miskin untuk setiap satu hari puasa yang ditinggal.

Apalagi risiko yang bisa dialami ketika berpuasa di masa kehamilan?

Puasa untuk ibu hamil meningkatkan risiko bayi lahir prematur
Puasa untuk ibu hamil meningkatkan risiko bayi lahir prematur
Selain mengetahui bolehkah ibu hamil berpuasa, puasa untuk ibu hamil menimbulkan berbagai konsekuensi atau risiko yang perlu dipertimbangkan.Lantas, bolehkah ibu hamil berpuasa?Pada trimester pertama, sebenarnya tidak dianjurkan. Sebab, pada fase ini, janin sedang mengalami pembentukan organ.Jadi, ditakutkan akan mengganggu tumbuh kembang organ tubuh yang krusial. Anda pun berisiko tidak mendapatkan kehamilan sehat.Bahaya lainnya adalah masalah kekurangan zat besi, terutama saat trimester ketiga, yang dapat meningkatkan peluang anak mengalami anemia saat ulang tahun pertamanya.Ketika Anda berpuasa, Anda juga mengurangi asupan zat besi untuk buah hati.Puasa untuk ibu hamil juga berpotensi untuk menimbulkan berbagai risiko lainnya, seperti:
  • Berat badan yang sedikit lebih rendah dari normal, khususnya saat puasa dilakukan di trimester pertama
  • Lemas
  • Melahirkan bayi prematur.
Namun, risiko-risiko di atas masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Bahaya puasa untuk ibu hamil dan janin juga masih membutuhkan studi tambahan, khususnya di pertumbuhan janin dan potensi lahir prematur.

Manfaat puasa bagi ibu hamil

Sebenarnya, manfaat puasa untuk ibu hamil serupa dengan manfaat berpuasa pada umumnya, yaitu:
  • Menjaga berat badan agar tidak berlebih saat hamil
  • Menurunkan kemungkinan terserang risiko
  • Kesehatan jantung tetap terjaga
  • Metabolisme tubuh menjadi lebih baik.

Ciri-ciri ibu hamil yang tidak dianjurkan berpuasa

Sebaiknya tidak berpuasa bila ibu hamil alami muntah berat lebih dari 3 kali sehari
Sebaiknya tidak berpuasa bila ibu hamil alami muntah berat lebih dari 3 kali sehari
Setelah memahami bolehkah ibu hamil berpuasa, puasa justru bisa menjadi pantangan ibu hamil jika:
  • Ibu dengan hiperemesis gravidarum, yaitu mual dan muntah tak terkendali, terjadi sebanyak lebih dari 3 kali sehari.
  • Mengalami pendarahan saat hamil, biasanya terjadi karena plasenta previa atau komplikasi kehamilan lainnya.
  • Berisiko mengalami kelahiran prematur, bila terjadi kontraksi terus-menerus sebelum waktu bersalin, Anda berisiko lahir prematur.
  • Hamil kembar, sebab ibu hamil membutuhkan nutrisi yang lebih banyak agar bisa memenuhi nutrisi bagi seluruh janin yang terkandung.
  • Mengalami komplikasi kehamilan, seperti hipertensi, diabetes gestasional, asma, dan preeklampsia.

Apa yang harus dilakukan jika Anda memutuskan untuk berpuasa di masa kehamilan?

Tetap minum air putih dengan rutin agar terhindar dari dehidrasi saat puasa
Tetap minum air putih dengan rutin agar terhindar dari dehidrasi saat puasa
Jika Anda hamil dan ingin berpuasa, hal tersebut kembali ke pada diri Anda sendiri. Karena faktanya masih belum ada kesimpulan yang benar-benar teruji.Ada pula yang menyebut bila ibu hamil boleh puasa ketika memasuki usia kehamilan 5 bulan atau trimester kedua.Namun, bolehkah ibu hamil berpuasa sebaiknya tetap konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Sebab, kondisi tubuh setiap ibu hamil pasti berbeda.Umumnya, salah satu pertimbangan yang menjadi patokan dokter untuk memutuskan bolehkah ibu hamil berpuasa atau tidak adalah berat badan.Selain pertimbangan ibu hamil boleh puasa atau tidak, sebaiknya hindari berpuasa terlalu lama di masa kehamilan dan dianjurkan untuk tetap minum air saat berpuasa.Dehidrasi dapat memicu penurunan air ketuban yang dapat mengakibatkan kecacatan lahir dan lahir prematur.Selalu konsumsi setidaknya delapan gelas air sehari dan hindari melakukan aktivitas yang dapat membuat Anda kekurangan cairan tubuh atau berkeringat.Ingat untuk selalu memeriksakan diri dengan dokter kandungan selama berpuasa.Meski ibu hamil boleh puasa dan sudah dianjurkan dokter, Anda harus waspada bila hal ini terjadi saat ibu hamil boleh puasa:
  • Berat badan tidak sesuai dengan usia kehamilan atau malah turun
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Gerak janin tidak seintensif biasanya
  • Nyeri perut layaknya kontraksi yang terus-menerus.

Catatan dari SehatQ

Bolehkah ibu hamil berpuasa adalah pertanyaan yang kerap muncul saat mendekati bulan Ramadan.Untuk mengetahui ibu hamil boleh puasa atau tidak, tetap konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.Bila kondisi Anda tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri untuk berpuasa.Setelah masa berpuasa selesai, bumil harus kembali ke rutinitas awal dengan mengonsumsi nutrisi dan kalori yang dibutuhkan, serta berolahraga ringan, seperti berjalan dan yoga, untuk membantu memperpendek durasi persalinan, mengurangi risiko kehamilan sesar dan diabetes gestasional.Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang bolehkah ibu hamil berpuasa, Anda juga bisa konsultasi gratis dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download sekarang juga di App Store dan Google Play.
menjaga kehamilankehamilanmasalah kehamilantips puasanutrisi ibu hamilhamiltrimester pertama kehamilanibu hamil
Babycenter. https://www.babycentre.co.uk/a1028954/fasting-in-pregnancy
Diakses pada 5 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/intermittent-fasting-while-pregnant#risks
Diakses pada 5 Februari 2020
Taylor & Francis Online. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/01443610400007844
Diakses pada 5 Februari 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/fasting-while-pregnant-breastfeeding/
Diakses pada 5 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait