Protein adalah Komponen Penting bagi Tubuh, Ini Jenis dan Fungsinya


Protein adalah salah satu komponen yang penting bagi kesehatan secara keseluruhan karena ia terkandung dalam setiap sel di tubuh. Dari mana saja sumbernya?

(0)
26 Dec 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Sumber protein adalah seafood, daging sapi, maupun kacang-kacanganProtein adalah komponen penting bagi kesehatan tubuh
Protein adalah salah satu komponen yang penting bagi kesehatan secara keseluruhan karena terkandung dalam setiap sel di tubuh Anda. Mulai dari kulit, otot, tulang, rambut, kuku, hingga organ-organ lain pada tubuh Anda, semuanya mengandung protein.Protein terbentuk dari asam amino yang bergabung membentuk semacam rantai panjang di dalam tubuh. Terdapat 20 jenis asam amino yang membentuk ribuan protein berbeda dan kebanyakan protein ini melakukan tugasnya di dalam sel.Kebutuhan setiap orang akan protein bergantung pada banyak hal, terutama usia dan jenis kelamin. Anda pun bisa memenuhi kebutuhan protein lewat banyak sumber, mulai dari sumber alami seperti daging dan kacang-kacangan hingga sumber sintetis semisal bubuk protein dan minuman tinggi protein.

Berapa banyak protein yang Anda butuhkan?

Kebutuhan protein tergantung pada usia dan jenis kelamin
Secara umum, kebutuhan protein manusia adalah sekitar 10-35% dari total kalori yang masuk ke tubuh. Jumlah protein ini pun tidak berubah ketika Anda melakukan olahraga yang menuntut pertambahan kalori, seperti bersepeda, angkat beban, dan lari.Kebutuhan protein pada umumnya adalah 1,2–1,5 gram/kgBB/hari Secara spesifik, The Dietary Guidelines for Americans mengelompokkan jumlah kebutuhan harian seseorang akan protein berdasarkan usia dan jenis kelamin, yaitu sebagai berikut ini.
  • Anak-anak berusia di bawah 4 tahun: 13 gram
  • Anak-anak berusia 4-8 tahun: 19 gram
  • Anak-anak berusia 9-13 tahun: 34 gram
  • Perempuan berusia 14 tahun atau lebih: 46 gram
    Laki-laki berusia 19 tahun atau lebih: 56 gram
Orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan, membutuhkan lebih banyak kalori setelah berusia di atas 40 tahun. Hal ini disebabkan oleh faktor risiko berupa sarkopenia yang menyebabkan kehilangan lebih banyak massa otot.Untuk mengetahui jumlah tepat protein yang harus dikonsumsi, berkonsultasilah dengan dokter atau ahli nutrisi. Tenaga ahli itu akan menghitung kebutuhan Anda juga berdasarkan kondisi kesehatan maupun tujuan dari kebutuhan protein (misalnya ingin membentuk massa otot).

Mengapa Anda harus mengonsumsi cukup protein?

Mengonsumsi protein penting untuk mencegah penyakit
Seperti disinggung sebelumnya, protein memegang peranan penting dalam kesehatan tubuh. Pasalnya, fungsi protein adalah:

1. Antibodi

Antibodi adalah zat yang dapat mengikat partikel asing ke tubuh, seperti virus dan bakteri sehingga bisa melindungi diri dari penyakit. Contoh protein ini adalah immunoglobulin G (IgG).

2. Enzim

Enzim memastikan ribuan reaksi kimia dapat terjadi secara normal di dalam sel. Enzim juga berperan dalam pembentukan molekul baru dengan cara membaca informasi genetis yang tersimpan di DNA. Protein yang memiliki fungsi ini antara lain phenylalanine hydroxylase.

3. Penyampai pesan

Contoh protein ini adalah hormon pertumbuhan yang mentransmisi sinyal untuk mengkoordinasikan proses biologis antarsel, jaringan, dan organ-organ berbeda di dalam tubuh.

4. Komponen struktural

Protein jenis ini memastikan sel memiliki struktur dan bentuk yang normal. Dalam skala besar, tugas protein adalah memastikan tubuh dapat bergerak tanpa kendala, seperti yang dilakukan protein actin.

5. Sebagai pengangkut dan penyimpan

Protein jenis ini mengikat sekaligus mengangkut atom serta molekul kecil di dalam sel ke seluruh tubuh, seperti yang dilakukan oleh ferritin.

Sumber-sumber protein

Telur adalah salah satu sumber protein hewani
Memastikan Anda memperoleh cukup protein adalah sebuah kewajiban agar tubuh tetap sehat dan bisa berfungsi tanpa kendala setiap hari. Tidak sulit memenuhi kebutuhan protein ini karena subernya bisa Anda dapatkan secara alamiah maupun lewat suplemen.

1. Protein hewani

Sumber protein ini berasal dari hewan, baik berupa daging (daging sapi, kambing, ayam, maupun seafood) serta produk turunannya (susu, telur, keju, dan yogurt). Protein hewani biasanya mengandung kadar protein yang lebih banyak dari protein nabati alias protein dari tumbuh-tumbuhan.

2. Protein nabati

Protein nabati adalah jenis protein yang diperoleh dari tumbuh-tumbuhan, misalnya kedelai (dan produk turunannya seperti susu kedelai serta tempe dan tahu), biji-bijian (terutama gandum), dan kacang-kacangan. Protein nabati bisa menjadi alternatif protein bagi penganut vegetarian.Meskipun demikian, jumlah protein nabati tidak sebanyak protein hewani. Jika tidak makan daging, pastikan kebutuhan protein Anda tercukupi misalnya dengan mengonsumsi suplemen maupun sumber protein buatan lainnya.

3. Protein buatan

Protein buatan biasanya berbentuk minuman (milk shakes) atau bubuk. Protein buatan ini mengandung protein yang sangat tinggi, yakni sekitar 10-30 gram per sendok takar. Namun, produk tersebut biasanya juga mengandung gula, perasa, maupun vitamin dan mineral terfortifikasi.Protein bubuk atau shakes ini sendiri bisa terbuat dari tumbuh-tumbuhan (misalnya kacang polong atau kedelai) maupun susu (kasein atau whey protein) dan telur. Protein buatan ini banyak digunakan oleh atlet atau orang yang ingin membangun otot lebih cepat.

Catatan dari SehatQ

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara memenuhi kebutuhan tubuh terhadap protein, Anda juga bisa berkonsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
minuman proteinproteintelursusubuah dan sayuran
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/196279
Diakses pada 15 Desember 2020
WebMD. https://www.webmd.com/diet/benefits-protein
Diakses pada 15 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/functions-of-protein
Diakses pada 15 Desember 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/genetics/understanding/howgeneswork/protein/
Diakses pada 15 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait