Prosopagnosia: Penyakit Kebutaan Wajah Langka yang Dialami Brad Pitt

Prosopagnosia membuat penderitanya tidak mampu mengenali wajah orang
Tidak mengenali wajah adalah gejala utama prosopagnosia

Tahukah Anda bahwa Brad Pitt mengidap sebuah penyakit langka yang membuatnya kesulitan untuk mengenali wajah orang yang pernah ditemuinya? Penyakit ini disebut prosopagnosia, atau dikenal juga dengan kebutaan wajah.

Saat baru berkenalan dengan orang lain, Anda biasanya akan mengingat wajahnya, namun bisa lupa nama orang tersebut. Tetapi keadaan yang sebaliknya juga mungkin terjadi, di mana Anda selalu tidak bisa mengingat wajah orang meski sudah kenal. Bagaimana bisa?

Mengenal penyakit langka prosopagnosia

Prosopagnosia adalah kondisi yang menjadi penyebab penderita sering lupa pada wajah orang lain, bahkan walau pernah mengobrol dengan akrab. Istilah prosopagnosia berasal dari bahasa Yunani untuk ‘wajah dan ‘kurangnya pengetahuan’.

Gangguan pada otak ini ditandai dengan ketidakmampuan pengidapnya untuk mengenali atau membedakan wajah. Gejala prosopagnosia bisa sebatas kesulitan mengenali wajah yang sebenarnya sudah dikenal, hingga sama sekali tidak bisa membedakan wajah dari orang-orang yang dikenal.

Pada tingkat yang lebih parah, penderita prosopagnosia bisa tidak mampu membedakan wajah dengan objek. Bahkan penderita prosopagnosia akut bisa saja lupa pada wajahnya sendiri.

Penyakit prosopagnosia tidak berhubungan dengan disfungsi memori, hilang ingatan, gangguan penglihatan, atau kesulitan dalam belajar. Prosopagnosia lebih berkaitan dengan adanya kelainan atau kerusakan pada salah satu bagian pada otak yang mengatur sistem saraf pengendali persepsi dan memori wajah.

Perhatikan gejala prosopagnosia ini

Gejala prosopagnosia yang paling umum adalah ketidakmampuan penderitanya untuk mengenali atau membedakan wajah. Tentunya, ini dapat menjadi penghalang bagi penderitanya dalam bersosialisasi maupun bekerja.

Bagaimana tidak, saat bertemu dengan kerabat pun Anda bisa saja tidak ingat dengan wajahnya. Contoh lainnya, Anda tidak mampu mengenali wajah klien Anda, padahal sudah pernah berjumpa. Kondisi ini tentu bisa memancing keretakan hubungan personal maupun profesional.

Tak jarang, orang yang mengidap prosopagnosia menjadi depresi. Untuk mengenali penyakit ini, diperlukan kecermatan dalam mengawasi perkembangan penderita sejak masih anak-anak.

Jika penyakit kebutaan wajah ini terjadi pada anak-anak, mereka biasanya akan mengalami tanda-tanda berikut:

  • Tidak mengenali orang-orang yang seharusnya dekat dengan mereka, seperti ayah, ibu, saudara, tetangga, maupun teman-temannya.
  • Sering mengira orang asing sebagai orangtuanya atau seseorang yang mereka kenal, padahal mereka mendatangi orang yang salah.
  • Terlihat minder saat berada di sekolah, namun percaya diri ketika berada di rumah.
  • Saat dijemput di sekolah, penderita akan menunggu sampai penjemput untuk melambaikan tangan pada mereka sebelum menghampirinya.
  • Selalu ingin bersama orangtuanya, misalnya saat bepergian ke tempat umum.
  • Menarik diri saat berada di tempat umum.
  • Kesulitan untuk mengikuti alur cerita saat menonton film.
  • Sulit bergaul.
  • Sering merasa malu.

Mengapa seseorang bisa mengalami kebutaan wajah?

Terdapat dua jenis prosopagnosia berdasarkan penyebabnya, yaitu developmental prosopagnosia dan acquired prosopagnosia.

  • Developmental prosopagnosia

Developmental prosopagnosia adalah prosopagnosia yang terjadi tanpa adanya kerusakan di bagian otak.

Biasanya, prosopagnosia jenis ini dipicu oleh faktor genetik. Ini berarti, Anda akan lebih rentan terkena penyakit ini jika mempunyai anggota keluarga yang juga mengidap penyakit yang sama.

  • Acquired prosopagnosia

Acquired prosopagnosia tergolong jarang. Prosopagnosia ini muncul setelah penderita mengalami kerusakan otak, dan umumnya terjadi akibat penderita mengalami stroke atau cedera kepala.

Jika acquired prosopagnosia terjadi pada saat masih kanak-kanak ketika penderita belum terlalu bisa membedakan wajah orang, penderita mungkin saja tidak menyadari bahwa kemampuannya dalam mengenali dan membedakan wajah orang ternyata tidak sebaik teman-teman sebayanya.

Apakah prosopagnosia bisa disembuhkan?

Sayangnya, para peneliti belum menemukan cara untuk menyembuhkan prosopagnosia. Penanganan prosopagnosia bertujuan membantu penderita menemukan cara lain untuk dapat mengenali orang selain dari wajahnya.

Beberapa cara tersebut bisa dilakukan dengan mengingat petunjuk yang menandakan identitas orang lain. Misalnya, model rambut, suara, dan gaya berpakaian.

Situasi sosial dapat menjadi hal yang canggung bagi orang dengan prosopagnosia. Tidak jarang, penderita terpuruk dalam kondisi cemas berlebih dan depresi. Oleh karena itu, psikoterapi dianjurkan agar penderita bisa mengatasi gangguan kejiwaan tersebut.

Catatan dari SehatQ

Jika memiliki teman atau kerabat yang mengidap prosopagnosia, Anda dapat membantunya untuk mengingat siapa Anda setiap kali bertemu. Bukan maksud mereka untuk lupa pada Anda atau karena sombong.

Sampai sekarang, prosopagnosia belum ada obatnya. Langkah sederhana, seperti membantu penderita untuk mengingat siapa Anda tiap berjumpa, akan sangat berarti bagi penderita.

Medpage Today. https://www.medpagetoday.com/blogs/celebritydiagnosis/39420
Diakses pada 13 September 2019

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/face_blindness_prosopagnosia/article.htm#prosopagnosia_face_blindness_facts
Diakses pada 13 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/face-blindness
Diakses pada 13 September 2019

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/prosopagnosia-2860990
Diakses pada 13 September 2019

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/what-is-face-blindness-prosopagnosia-in-autism-259889
Diakses pada 13 September 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/face-blindness/
Diakses pada 13 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed