Pentingnya Promosi Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

(0)
10 Oct 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Promosi kesehatan bisa dimulai dari keluarga.Promosi kesehatan penting demi hidup sehat, termasuk di masa pandemi.
Apa yang ada dalam benak Anda ketika mendengar tentang promosi kesehatan? Bukan, ini bukan mengenai promosi fasilitas kesehatan yang kerap memberi diskon dalam berbagai layanan medisnya agar masyarakat tertarik berobat.Menurut konsep yang dikemukakan oleh badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO), promosi kesehatan adalah kombinasi berbagai upaya mulai dari pendidikan, kebijakan pemerintah, dan peraturan organisasi. Tujuannya adalah menciptakan kondisi masyarakat yang sehat, baik di tingkat individu, kelompok, hingga komunitas.Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI mendeskripsikan promosi kesehatan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengendalikan faktor-faktor kesehatan. Bentuknya bisa melalui pembelajaran dari, oleh, untuk masyarakat, agar dapat mandiri maupun membantu orang-orang di sekitarnya.

Promosi kesehatan mencakup hal-hal ini

Informasi tentang faskes termasuk dalam promosi kesehatan.
Terdapat 3 hal utama yang harus diutamakan oleh institusi kesehatan dalam melakukan promosi kesehatan, yakni pengetahuan kesehatan, sikap terhadap kesehatan, serta praktik kesehatan.

1. Pengetahuan kesehatan

Pengetahuan tentang kesehatan mencakup segala hal yang diketahui oleh seseorang terhadap cara-cara memelihara kesehatan. Pengetahuan yang dimaksud bisa mengenai penyakit menular, faktor-faktor yang terkait dan/atau memengaruhi kesehatan, pengetahuan tentang fasilitas pelayanan kesehatan, dan pengetahuan untuk menghindari kecelakaan.

2. Sikap terhadap kesehatan

Sikap terhadap kesehatan adalah pendapat atau penilaian seseorang terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pemeliharaan kesehatan. Sikap yang dimaksud seperti tindakan penting dalam menghadapi penyakit menular dan tidak menular, sikap terhadap faktor-faktor yang terkait dan/atau memengaruhi kesehatan, sikap tentang fasilitas pelayanan kesehatan, dan sikap untuk menghindari kecelakaan.

3. Praktik kesehatan

Praktik kesehatan untuk hidup sehat adalah semua aktivitas untuk memelihara kesehatan. Termasuk di dalamnya adalah tindakan terhadap penyakit menular dan tidak menular, tindakan terhadap faktor-faktor yang terkait dan/atau memengaruhi kesehatan, tindakan tentang fasilitas pelayanan kesehatan, dan tindakan untuk menghindari kecelakaan.

Promosi kesehatan di masa pandemi Covid-19

Di masa pandemi Covid-19, promosi kesehatan yang dilakukan pemerintah maupun berbagai fasilitas kesehatan merupakan hal yang penting. Masyarakat perlu mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya, mengingat virus SARS-CoV 1 penyebab Covid-19 merupakan jenis virus yang relatif baru. Masih ada banyak fakta di baliknya yang belum diketahui.
Mencuci tangan gencar disuarakan dalam promosi kesehatan.
Lewat promosi kesehatan yang baik, masyarakat dapat mengetahui cara mencegah penyebaran virus ini. WHO sendiri merekomendasikan promosi kesehatan untuk menekankan langkah pencegahan, seperti:
  • Mencuci tangan

    Gunakan sabun dan bilas dengan air mengalir, atau pakai hand sanitizer yang mengandung alkohol untuk membersihkan tangan. Langkah sederhana ini dapat membunuh virus yang mungkin terdapat di tangan Anda.
  • Menjaga jarak

    Jangan berkerumun dan berdekatan dengan orang lain, setidaknya dalam radius 1 meter. Hal ini penting untuk menghindari percikan droplet akibat bersin, batuk, atau bahkan berbicara.
  • Sebisa mungkin berada di rumah saja

    Bila harus keluar, hindari keramaian, gunakan masker, jaga jarak, dan sering cuci tangan.
  • Menggunakan masker

    Masker harus selalu terpasang ketika Anda keluar rumah. Pastikan masker menutupi hingga hidung, bukan hanya mulut atau bahkan dagu. Minimal gunakan masker kain bukan masker buff dan scuba. Ganti masker tiap 4 jam.
  • Tidak menyentuh hidung atau mata

    Selepas atau selama bepergian, hindari menyentuh mata atau hidung agar virus yang mungkin berada di tangan tidak berpindah ke dalam tubuh melalui kedua organ tersebut.
  • Memeriksakan diri ke dokter

    Jika Anda mengalami gejala Covid-19, misalnya demam atau batuk dan sesak napas, periksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas. Bila memungkinkan, telepon faskes tersebut terlebih dahulu agar Anda dapat melakukan prosedur kesehatan yang benar demi melindungi orang lain dari paparan virus yang mungkin terbawa.
Dalam masa pandemi ini, tujuan promosi kesehatan pada dasarnya sama, yakni membuat masyarakat sadar akan pentingnya pola hidup sehat dan selalu mematuhi protokol kesehatan.Lewat promosi kesehatan, pemerintah juga dapat selalu memperbarui informasi tentang Covid-19 bagi publik dengan harapan masyarakat kian waspada dan tidak menyepelekan dampak virus ini bagi kesehatan.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang Covid-19, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
infeksi viruscoronavirus
Kementerian Kesehatan RI. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/08/Promkes-Komprehensif.pdf
Diakses pada 25 September 2020
Kementerian Kesehatan RI. http://promkes.kemkes.go.id/promosi-kesehatan
Diakses pada 25 September 2020
WHO. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public
Diakses pada 25 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait