Program Bayi Kembar Bukan Mustahil, Ini Faktor yang Menentukannya


Program anak kembar yang terbukti secara medis hanyalah lewat konsumsi obat dan IVF. Namun, Anda dapat mengalami hamil anak kembar alami jika memiliki faktor tertentu.

0,0
14 Feb 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Program bayi kembar ditentukan oleh beberapa faktor dan bisa dilakukan lewat tindakan medisprogram bayi kembar tidak sepenuhnya mustahil
Kata orang, hamil anak kembar berarti mengandung dua keberuntungan dan kebahagiaan sekaligus. Tidak heran banyak pasangan yang melakukan program bayi kembar, baik dengan cara alami maupun bantuan teknologi medis.Hamil anak kembar terjadi ketika ada dua sel telur yang dibuahi oleh dua sel sperma berbeda sehingga mengakibatkan tumbuhnya dua embrio di dalam rahim. Namun, bisa juga dua embrio itu dihasilkan oleh satu sel telur yang telah dibuahi dan kemudian membelah diri menjadi dua janin kembar yang tumbuh di satu rahim.Sejauh ini, tidak ada cara maupun program bayi kembar yang secara pasti dapat menghasilkan janin kembar. Hanya saja, memang terdapat faktor tertentu yang dapat meningkatkan kemungkinan seorang wanita hamil anak kembar. 

Program bayi kembar dengan bantuan medis

Cara hamil bayi kembar yang bisa Anda lakukan adalah datang ke dokter kandungan untuk menjalani program bayi kembar. Bersama dokter, Anda dapat membicarakan opsi untuk memiliki program hamil dengan metode clomiphene, gonadotropin, ataupun bayi tabung atau in vitro fertilisation (IVF).Clomiphene  dan gonadotropin hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. Clomiphene adalah obat minum yang bekerja dengan merangsang kesuburan, sedangkan gonadotropin terdiri dari hormon stimulasi folikel atau hormon lutein yang diberikan secara injeksi juga untuk meningkatkan kesuburan.Dengan obat ini, otak akan mengirim sinyal ke tubuh untuk memproduksi lebih dari satu sel telur sehingga peluang Anda memiliki anak kembar akan terbuka lebar. Dibanding meminum clomiphene, program hamil anak kembar dengan menyuntikkan gonadotropin memiliki tingkat kesuksesan yang lebih tinggi, yakni hingga 30 persen.Program bayi kembar lainnya ialah dengan program bayi tabung (IVF), tapi dokter biasanya tidak menjadikan cara ini sebagai pilihan pertama. Dibanding menggunakan gonadotropin, program bayi kembar lewat IVF juga memiliki tingkat kesuksesan lebih kecil, yakni 5-12 persen (tergantung usia).Proses IVF atau metode bayi tabung untuk menghasilkan anak kembar pun relatif sama dengan program hamil pada umumnya. Sel telur dan sel sperma Anda akan diambil, diinkubasi di laboratorium, kemudian ditanam di rahim wanita.Bedanya, dokter akan menanam lebih dari satu embrio ke dalam rahim. Hal ini otomatis meningkatkan peluang Anda hamil anak kembar.Kehamilan dengan janin kembar biasanya terdeteksi lewat pemeriksaan ultrasonografi saat usia buah hati dalam kandungan memasuki 11-14 minggu. Saat itu, dokter juga sudah bisa melihat apakah bayi kembar berbagi plasenta yang sama (yang menandakan kembar identik) atau plasenta berbeda (bisa identik, bisa nonidentik).Melakukan program bayi kembar juga membuat Anda lebih rentan mengalami masalah kesehatan saat hamil, misalnya preeklampsia hingga berat lahir bayi rendah. Namun, risiko ini dapat diminimalisir jika Anda rutin memeriksakan kandungan ke dokter selama masa kehamilan.

Faktor yang menentukan kehamilan kembar

Tanpa intervensi medis, Anda akan sepenuhnya bergantung pada faktor-faktor alamiah untuk mendapatkan hamil anak kembar. Faktor yang dimaksud adalah:

1. Keturunan

Jika Anda dan pasangan memiliki riwayat keluarga yang melahirkan anak kembar, maka peluang Anda untuk mengalami hal yang sama terbuka lebar. Peluang ini makin besar jika faktor keturunan berada pada garis wanita.Berdasarkan studi, wanita yang memiliki riwayat anak kembar berpeluang 1:60 untuk hamil anak kembar juga. Sedangkan bila riwayat ini ada pada garis laki-laki, maka peluangnya menjasi 1:125.

2. Usia

Tahukah Anda, dikutip dari NHS UK,  semakin tua usia Anda saat mengandung, semakin besar kemungkinan Anda untuk memiliki bayi kembar? Ya, berdasarkan penelitian, wanita yang hamil di atas usia 30 tahun (terutama di akhir usia 30-an) memiliki peluang lebih besar untuk memiliki janin kembar.Hal ini dikarenakan wanita yang berusia di atas 30 tahun berpeluang melepas lebih dari 1 sel telur ketika ovulasi. Peluang untuk hamil kembar akan meningkat bila wanita berada di usia 35 tahun sampai 40 tahun dan sudah pernah hamil sebelumnya. Akan tetapi, kehamilan pada usia ini berisiko sehingga beberapa dokter tidak menyarankannya.

3. Postur

Studi juga menyatakan bahwa wanita yang memiliki postur besar akan lebih berpeluang hamil anak kembar. Postur besar di sini dapat berarti tinggi badan maupun berat badan itu sendiri.Soal klaim ini, para peneliti tidak bisa memastikan hubungan postur dan kehamilan anak kembar. Namun, mereka menduga wanita dengan postur besar lebih mudah menyerap nutrisi sehingga memiliki sistem reproduksi yang lebih sehat dari wanita berpostur kecil. Meski demikian, dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.Selain beberapa hal di atas, Anda mungkin pernah mendengar tips hamil bayi kembar dengan makanan atau minuman tertentu yang dapat dijadikan salah satu program bayi kembar, termasuk mengonsumsi suplemen asam folat. Namun hingga kini, cara tersebut belum terbukti secara ilmiah, baik dari segi keamanannya maupun efektivitasnya.Jika Anda ingin berkonsultasi seputar tips hamil bayi kembar, Anda bisa bertanya langsung dengan chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
kehamilan bayi kembar
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324455.php
Diakses pada 13 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/how-to-conceive-twins#breastfeeding
Diakses pada 13 Februari 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/what-are-my-chances-of-having-twins-1960180
Diakses pada 13 Februari 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/what-causes-twins/
Diakses pada 13 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait