Probiotik untuk Bayi, Apa Manfaatnya dan Kapan Boleh Diberikan?


Probiotik untuk bayi adalah sumber bakteri menguntungkan bagi kesehatan pencernaan Si Kecil. Namun, baru boleh diberikan suplemen probiotik saat berusia 3 bulan ke atas.

(0)
Probiotik untuk bayi adalah bakteri baik untuk pencernaan Si KecilProbiotik untuk bayi adalah sumber bakteri baik untuk pencernaan
Probiotik kerap menjadi kandungan yang dijumpai pada susu formula untuk bayi. Probiotik kerap kali disamakan dengan prebiotik untuk bayi. Namun, ternyata keduanya merupakan hal yang berbeda.Apakah perbedaannya?

Mengenal probiotik dan prebiotik untuk bayi

Lactobacillus adalah salah satu jenis probiotik
Lactobacillus adalah salah satu jenis probiotik
Probiotik adalah bakteri yang menguntungkan untuk kesehatan Si Kecil. Umumnya, jenis bakteri baik yang digunakan pada probiotik adalah: 
  • Lactobacillus
  • Saccharomyces boulardii
  • Bifidobacterium
  Sementara itu, prebiotik adalah sumber makanan yang berguna untuk menyokong kehidupan probiotik atau si bakteri baik di dalam tubuh manusia. Prebiotik umumnya berasal dari makanan yang kaya akan serat.

Manfaat probiotik untuk bayi

Probiotik merupakan bakteri yang dianggap membawa keuntungan bagi kesehatan Si Kecil. Lantas, apa saja manfaatnya?

1. Mengurangi kolik

Prebiotik untuk bayi mampu mengurangi kolik
Prebiotik untuk bayi mampu mengurangi kolik
Keseimbangan bakteri baik dan buruk (mikrobiota) pada bayi yang kolik terbukti berbeda dengan bayi yang sehat.Pada bayi kolik, diketahui jumlah bakteri yang merugikan, seperti bakteri penyebab diare pada bayi, Escherichia coli (E. coli) lebih banyak daripada bayi yang tidak kolik.Tidak hanya itu, jumlah bakteri Lactobacillus pada bayi kolik pun juga dilaporkan lebih rendah daripada bayi normal.Hal ini dipaparkan pada riset terbitan Cochrane Database of Systematic Reviews.Nah, riset dari The Journal of Family Practice menemukan, pemberian probiotik dengan bakteri Lactobacillus reuteri mampu mengurangi durasi bayi menangis saat kolik tanpa efek samping. Bahkan, penelitian ini juga menjumpai, durasi menangis hebat pun berkurang hingga 50 persen.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Probiotik bantu meningkatkan fungsi sel imun bayi
Probiotik bantu meningkatkan fungsi sel imun bayi
Nyatanya, meningkatkan kekebalan tubuh juga menjadi salah satu manfaat dari probiotik untuk bayi.Studi yang diterbitkan Current Opinion in Gastroenterology memaparkan, probiotik meningkatkan fungsi sel imun dan sel lapisan pelindung usus.Oleh karena itu, probiotik pun berpotensi untuk meredakan penyakit yang berkaitan dengan respon imunitas, seperti alergi pada bayi, eksim, infeksi virus, dan efek samping setelah vaksinasi.

3. Menyehatkan saluran pencernaan

Karena menyeimbangkan jumlah bakteri, maka probiotik cocok untuk pencernaan bayi
Karena menyeimbangkan jumlah bakteri, maka probiotik cocok untuk pencernaan bayi
Probiotik diketahui mampu menyeimbangkan jumlah bakteri di dalam saluran pencernaan. Ini rupanya bermanfaat untuk mengatasi dan mencegah peradangan pada usus, ungkap penelitian yang diterbitkan pada jurnal Therapeutic Advances in Gastroenterology.Selain itu, temuan lain dari Current Drug Metabolism menyatakan, probiotik untuk bayi juga membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit dengan meningkatkan kerja lapisan pelindung usus. Dengan begitu, bayi tidak rentan terkena infeksi pada saluran pencernaan serta diare akibat obat antibiotik.Tidak hanya itu. Penelitian dari International Journal of Pediatrics menyatakan, mikrobiota pada saluran pencernaan yang seimbang mampu mengurangi nyeri perut dan membantu pengeluaran feses pada bayi sembelit atau konstipasi.

4. Memperbaiki mood Si Kecil

Probiotik meningkatkan serotonin sehingga mood bayi membaik
Probiotik meningkatkan serotonin sehingga mood bayi membaik
Siapa sangka, probiotik untuk bayi rupanya mampu meningkatkan suasana hati Si Kecil? Riset dari Annals of General Psychiatry menyatakan, probiotik yang ditemukan pada saluran pencernaan bayi mampu meningkatkan serotonin.Serotonin berguna memunculkan rasa senang, rasa puas, serta mengatur nafsu makan dan tidur.Diketahui sebelumnya, probiotik mampu meningkatkan kesehatan pencernaan. Apabila saluran pencernaan bayi dalam kondisi yang baik, maka mood bayi ikut membaik. Sebab, produksi serotonin pun berjalan dengan optimal. Terlebih, 90% dari jumlah serotonin di tubuh dihasilkan di usus.Tidak heran jika bayi stres atau mengalami gangguan mood lainnya, seringkali ditunjukkan dengan gangguan saluran pencernaan, seperti bayi sakit perut.Selain itu, sembelit kronis pada bayi pun juga mampu menimbulkan kecemasan dan depresi pada bayi.

Usia pemberian probiotik dan prebiotik pada bayi

MPASI dengan probiotik baru bisa diberikan saat bayi 6 bulan ke atas
Probiotik tidak boleh diberikan untuk bayi baru lahir. Pemberian asupan probiotik baru bisa dimulai sejak bayi berusia 3 bulan ke atas. Ini pun masih berupa suplemen, bukan berupa MPASI, seperti tempe atau yogurt untuk bayi. Suplemen probiotik pun harus diberikan sesuai resep dokter.Hal ini tentu berlandaskan alasan yang kuat. Lapisan pelindung pada usus bayi yang masih kecil masih amat rentan. Terlalu dini memberikan probiotik dapat menyebabkan bakteri probiotik justru menginfeksi darah bayi dan menyebabkan sepsis. Apabila Anda ingin memulai pemberian probiotik untuk bayi dan prebiotik berupa makanan padat, Anda bisa memberikannya sejak usia bayi 6 bulan. Pastikan Anda membuat teksturnya ke dalam bentuk bubur saring atau bubur yang dilumat halus.Namun, ada pula bayi yang lebih membutuhkan asupan probiotik, seperti:
  • Bayi yang dilahirkan caesar, sebab bayi tidak mendapatkan probiotik dari jalan lahir seperti kelahiran normal.
  • Ibu yang hamil dalam kondisi kesehatan yang tidak baik, penyakit tertentu memengaruhi keseimbangan bakteri yang akan berpengaruh pada janin.
  • Memiliki riwayat alergi, sebab probiotik terbukti meningkatkan imun untuk menangkal alergi.
  • Bayi yang kerap mengonsumsi antibiotik, obat ini mampu membunuh bakteri baik pada tubuh.
  Tetap konsultasikan dengan dokter apabila Anda ingin memberikan probiotik maupun prebiotik untuk bayi.

Sumber probiotik dan prebiotik pada bayi

MPASI probiotik baru boleh diberikan saat 6 bulan ke atas
Yogurt adalah salah satu asupan MPASI kaya probiotik
Probiotik untuk bayi bisa didapat dari asupan makanan pertamanya. Untuk itu, Anda bisa mencampurkan jenis-jenis makanan ini sebagai sumber probiotik dari MPASI:
  • Yogurt, susu yang difermentasikan oleh probiotik Bifidobacterium.
  • Tempe, mampu meningkatkan kadar bakteri Lactobacillus pada saluran pencernaan.
  • Keju mozzarella, cottage, dan cheddar, mengandung bakteri Lactobacillus
  • Acar timun.
  Sementara, sumber prebiotik bisa didapat dari makanan yang kaya akan serat, seperti:
  • Asparagus
  • Pisang
  • Apel
  • Rumput laut
  • Oat.

Catatan dari SehatQ

Probiotik untuk bayi memiliki beragam manfaat. Agar bekerja lebih optimal, Anda pun bisa membarenginya dengan pemberian prebiotik untuk bayi. Namun, pastikan Anda memberikannya berada pada usia 3 bulan ke atas dan hanya berupa suplemen. Jika dalam bentuk makanan bayi, berikan dalam bentuk MPASI yang telah dilumatkan dengan halus.Selalu konsultasikan dengan dokter anak melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ apabila Anda ingin memulai pemberian probiotik dan prebiotik. Hal ini berguna untuk menghindari efek yang justru merugikan bagi keksehatan Si Kecil. Dokter akan memberikan anjuran apakah Si Kecil benar-benar membutuhkannya atau tidak.Kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik terkait probiotik dan kebutuhan bayi lainnya di rumah.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
nutrisimpasigizi anakmakanan bayimanfaat probiotik
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/probiotics-and-prebiotics Diakses pada 27 Januari 2021Healthline. https://www.healthline.com/health/probiotics-and-digestive-health/baby-probiotics Diakses pada 27 Januari 2021Cochrane Database of Systematic Reviews. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6415699/ Diakses pada 27 Januari 2021The Journal of Family Practice. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3183958 Diakses pada 27 Januari 2021Current Opinion in Gastroenterology https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4006993/ Diakses pada 27 Januari 2021Therapeutic Advances in Gastroenterology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3539293/ Diakses pada 27 Januari 2021Current Drug Metabolism https://doi.org/10.2174/138920009787048437 Diakses pada 27 Januari 2021International Journal of Pediatrics. https://www.hindawi.com/journals/ijpedi/2014/937212/ Diakses pada 27 Januari 2021Annals of General Psychiatry. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5319175/ Diakses pada 27 Januari 2021Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/probiotics-may-help-boost-mood-and-cognitive-function Diakses pada 27 Januari 2021Livescience. https://www.livescience.com/47109-probiotics-newborn-infection.html Diakses pada 27 Januari 2021Ikatan Dokter Anak Indonesia. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi Diakses pada 27 Januari 2021Fusionhealth. https://www.fusionhealth.com.au/news/chinese-medicine/7-signs-your-child-may-need-probiotics Diakses pada 27 Januari 2021Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-super-healthy-probiotic-foods Diakses pada 27 Januari 2021Polish Journal of Microbiology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24053022/ Diakses pada 27 Januari 2021
Journal of Applied Microbiology. https://sfamjournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/jam.12482 Diakses pada 27 Januari 2021
Journal of Dairy Science. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22981567/ Diakses pada 27 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/19-best-prebiotic-foods Diakses pada 27 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait