Prinsip Gerakan Senam Maumere dan Manfaatnya untuk Kebugaran

(0)
12 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ada banyak manfaat senam Maumere yang bisa Anda nikmatiIlustrasi senam Maumere yang terinspirasi dari tarian Maumere
Dalam beberapa tahun belakangan, senam Maumere sangat booming di kalangan para pecinta olahraga. Gerakan olahraga yang sederhana ini pun bahkan sering dilakukan oleh berbagai instansi pemerintahan hingga swasta, termasuk dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.Senam maumere adalah modifikasi dari tari maumere yang berasal dari daerah Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tari Maumere juga dikenal dengan sebutan Gemu Fa Mire sehingga senam Maumere juga populer dicap sebagai senam Gemu Fa Mire.Senam ini pada dasarnya merupakan senam irama yang diiringi oleh ‘lagu wajib NTT’ yang baru tercipta pada 2011 lalu. Lagu bernada riang dan musiknya yang meriah ini pada awalnya merupakan pengiring tari Maumere yang biasa digunakan untuk menjamu tamu yang datang ke daerah timur Indonesia tersebut.Seiring dengan popularitasnya, tari Maumere kemudian dipentaskan di berbagai daerah di dalam dan luar negeri. Dalam perkembangannya, gerakan tari Maumere ini kemudian dicampur dengan berbagai gerakan olahraga yang akhirnya melahirkan gerakan senam Maumere.

Bagaimana gerakan senam Maumere itu?

Sepintas, senam Maumere mirip dengan senam poco-poco yang juga sempat memecahkan rekor dunia ketika dilakukan di jalan protokol Ibukota Jakarta pada 2018 lalu. Musik yang digunakan senam Maumere dan poco-poco sama-sama riang, namun gerakannya sederhana sehingga mudah diikuti oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.Karena senam Maumere merupakan gubahan dari tari Maumere, maka gerakannya tidak jauh berbeda. Hingga saat ini pun sudah banyak koreografer yang melakukan modifikasi gerakan senam Maumere untuk disesuaikan dengan peserta senam.Meskipun demikian, pada dasarnya senam Maumere ini memiliki beberapa prinsip, seperti:
  • Gerakan berputar yang dilakukan berulang pada bagian tangan dan kaki
  • Gerakan dilakukan dalam lingkaran sempit dengan salah satu kaki sebagai poros
  • Menaikkan lengan sebatas bagu di bagian dengan dengan posisi tangan mengepal, kemudian digoyangkan atau diayunkan ke kiri dan ke kanan.

Apa manfaat gerakan senam Maumere?

Meski terlihat sederhana, senam Maumere terbukti dapat membuat tubuh rileks dan melepas penat. Selain itu, terdapat manfaat lain dari melakukan senam maumere sebagai bagian dari senam irama, seperti:

1. Menstabilkan kadar gula darah

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Bantul, Yogyakarta, orang lanjut usia (lansia) yang rutin melakukan senam Maumere memiliki kadar gula darah cenderung stabil. Stabilnya gula darah dapat menurunkan risiko seseorang terkena diabetes mellitus, apalagi bila didukung dengan pola makan yang sehat.

2. Menyehatkan badan secara keseluruhan

Secara fisik, melakukan senam Maumere maupun senam irama lain secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga Anda tidak rentan terkena penyakit. Selain itu, berlatih senam juga dapat meningkatkan kemampuan dan kekuatan otot, serta koordinasi, kelincahan, dan keseimbangan tubuh.

3. Meningkatkan kemampuan otak

Dengan gerakan senam Maumere yang sederhana, aliran darah bisa menjadi lebih lancar, termasuk dalam memasok nutrisi ke otak. Bila senam Maumere dilakukan secara serius, kemampuan berpikir dan problem solving yang berpusat di otak dapat menjadi lebih baik.

4. Membentuk kebersamaan

Senam Maumere paling pas dilakukan bersama-sama dengan orang lain, misalnya di satu komunitas atau kegiatan massal yang biasa dilakukan instansi tertentu. Dengan adanya interaksi sosial ini, Anda sekaligus dapat mengasah kemampuan sosialisasi dan membuat senam Maumere terasa lebih menyenangkan.Jika Anda bosan dengan gerakan senam aerobik yang itu-itu saja, melakukan senam Maumere bisa jadi alternatif agar gerak aktif Anda bisa lebih bervariasi. Anda bisa mencontoh gerakan senam lewat YouTube atau ikut kelas di pusat kebugaran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
tips olahraga
Jakarta Tourism. http://encyclopedia.jakarta-tourism.go.id/post/maumere--seni-tari?lang=id
Diakses pada 29 Juli 2020
Stikes Bethesda Yakkum. http://repo.stikesbethesda.ac.id/405/
Diakses pada 29 Juli 2020
E-Prints UMM. http://eprints.umm.ac.id/50051/3/BAB%20II.pdf
Diakses pada 29 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait