logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Memahami Jenis Warna Sperma yang Bisa Jadi Tanda Penyakit

open-summary

Warna sperma dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya adalah kondisi kesehatan. Beberapa masalah medis seperti penyakit menular seksual dan pembesaran prostat dapat membuat warna sperma jadi tidak seperti biasanya, bahkan berwarna bening hingga hitam.


close-summary

5 Des 2019

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Warna sperma bisa menandakan penyakit tertentu

Warna sperma kuning bisa diakibatkan oleh bercampurnya urine dengan sperma

Table of Content

  • Jenis warna sperma yang sehat dan tidak sehat
  • Ciri-ciri sperma dengan kualitas yang baik
  • Catatan dari SehatQ

Pada umumnya, warna sperma sehat adalah putih keabu-abuan, dengan tekstur agak kental. Meski demikian, Anda mungkin saja menemukan sperma berwarna kuning, merah, atau bahkan hitam.

Advertisement

Penting bagi pria untuk memahami perubahan warna sperma. Hal ini lantaran perubahan warna dapat menandakan berbagai macam kondisi kesehatan, yang mungkin selama ini "bersembunyi" dan tidak diketahui.

Jenis warna sperma yang sehat dan tidak sehat

Sebenarnya, cairan yang Anda keluarkan saat ejakulasi disebut dengan air mani. Sperma adalah bagian dari air mani dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Jadi, warna sperma yang dimaksud di sini adalah warna air mani.

Terkadang, sperma bisa saja berwarna tidak seperti biasa dan muncul sesekali. Namun, sebagian besar pria umumnya mendapati warna sperma yang konsisten.

Walau perubahan warna air mani bukanlah kondisi yang harus dikhawatirkan, hal ini juga bisa menjadi tanda-tanda kondisi medis tertentu, yang harus Anda waspadai.

Maka dari itu, ada baiknya pria mengetahui berbagai macam warna air mani dan kondisi medis yang mendasarinya.

1. Putih, keabuan

Warna sperma seperti putih telur dan keabu-abuan menandakan sperma yang sehat dan normal.

Sperma berwarna putih keabu-abuan yang Anda miliki dikarenakan di dalamnya terkandung sejumlah zat, yaitu:

  • Asam sitrat
  • Asam fosfatase
  • Kalsium
  • Sodium
  • Zinc
  • Kalium
  • Enzim pemecah protein
  • Fibrinolisin

Jadi, jangan khawatir jika warna sperma Anda putih atau abu-abu. Keduanya merupakan tanda bahwa sperma Anda sehat.

2. Kuning, kehijauan

Mendapati air mani berwarna kuning atau kehijauan bisa membuat panik. Namun, sebaiknya Anda tenang dulu. Warna sperma yang kuning atau hijau tidak selalu disebabkan oleh masalah kesehatan serius. Beberapa penyebab sperma kuning kehijauan, antara lain:

  • Bercampur dengan urine (retensi urine)
  • Mengonsumsi makanan tertentu, seperti mengandung pewarna kuning atau makanan tinggi sulfur, dan bawang-bawangan
  • Penyakit tertentu, seperti infeksi saluran kemih, pembesaran prostat jinak, infeksi prostat, hingga penyakit kuning
  • Leukositospermia, yakni kelebihan sel darah putih dalam air mani

3. Merah, merah muda, cokelat, dan oranye

Warna sperma yang tidak sehat bisa ditandai dengan warna gelap, seperti merah coklat hingga oranye. Warna merah, atau merah muda, menjadi tanda dari darah segar. Sementara itu, warna cokelat dan oranye, menjadi tanda bahwa darah sudah terpapar oksigen, untuk waktu yang cukup lama. Jika sperma berwarna merah, merah muda, cokelat, dan oranye, bisa jadi Anda sedang mengidap hematospermia, atau sperma bercampur darah.

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan hematospermia, sehingga sperma menjadi berdarah, antara lain:

  • Infeksi atau peradangan pada saluran sperma
  • Penyakit menular seksual
  • Prosedur medis, seperti vasektomi atau biopsi prostat
  • Masturbasi berlebihan
  • Kanker prostat, kanker testis, atau kanker uretra (kondisi ini jarang terjadi)

4. Hitam

Jika sperma Anda berwarna hitam, bisa jadi terdapat “darah tua” yang mengendap di dalam sperma. Kondisi ini mirip dengan hematospermia. Hanya saja pada sperma berwarna hitam, darah yang mengendap di dalam sperma sudah terlalu lama berada di dalam tubuh penderitanya.

Selain itu, warna air mani hitam juga disebabkan oleh:

  • Cedera pada sumsum tulang belakang, bisa menyebabkan sperma berwarna hitam atau kecokelatan.
  • Tingginya kadar logam dalam darah, seperti timbal, mangan, dan nikel

5. Bening atau transparan

Warna sperma yang tidak sehat salah satunya adalah bening atau transparan. Warna sperma yang bening bisa jadi menandakan azoospermia, yakni kelainan sperma yang menyebabkan kandungan sel sperma (spermatozoa) sama sekali di dalam air mani. 

Azoospermia tentunya akan berdampak pada kesuburan pria. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter apabila mendapati air mani berwarna bening saat ejakulasi.

Baca Juga

  • Obat Penumbuh Jambang Alami dan di Apotek, Ampuhkah?
  • Cara Memperbanyak Sperma yang Alami dan Mudah Dilakukan
  • Morning Wood (Penis Ereksi di Pagi Hari), Normal Terjadi?

Ciri-ciri sperma dengan kualitas yang baik

Bagi orang yang berusaha memiliki keturunan, tentu penting untuk menjaga kesehatan sperma. Beberapa ciri-ciri sperma sehat di antaranya:

1. Jumlah sperma

Normalnya, jumlah sperma dalam tiap mililiter air mani adalah 15 juta hingga 200 juta. Apabila jumlah sperma kurang dari 15 juta atau kurang dari 39 juta di tiap kali ejakulasi, artinya jumlah sperma sedikit (oligospermia).

2. Gerakan sperma

Penting sekali memastikan gerakan sperma (motilitas) yang lincah agar dapat membuahi sel telur. Perjalanan sperma untuk sampai ke sel telur haruslah berenang melewati serviks, rahim, dan tuba falopi. Pada pria normal, ciri-ciri sperma yang baik adalah 32-75% dari seluruh spermanya memiliki motilitas yang optimal.

3. Struktur sperma

Ciri-ciri sperma yang baik adalah memiliki kepala berbentuk oval dan ekor panjang sehingga bisa bergerak dengan optimal. Semakin normal struktur atau bentuk sperma, semakin besar kemungkinan seorang pria membuahi sel telur.

Untuk mengetahui kualitas sperma, dokter akan meminta Anda untuk memberikan sampel air mani. Umumnya, Anda akan diminta berejakulasi ke dalam cangkir koleksi di ruang pribadi yang terdapat di rumah sakit.

Dalam waktu 2–5 hari sebelum melakukan pengecekan sperma, ada kemungkinan dokter akan meminta Anda untuk tidak melakukan hubungan intim atau masturbasi.

Catatan dari SehatQ

Warna sperma bisa saja berubah sewaktu-waktu. Namun, jika Anda merasakan gejala yang mengganggu, seperti sulit buang air kecil, pembengkakan di sekitar alat kelamin, demam, cairan bening keluar dari penis, hingga ruam pada penis, segera kunjungi dokter, untuk berkonsultasi mengenai perawatan terbaik.

Punya keluhan terkait sistem reproduksi pria? Anda bisa chat dengan dokter terbaik di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang juga di App Store dan Google Play

Advertisement

penyakit priaspermakesehatan priareproduksi pria

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved