Praktis dan Mudah, Ini Cara Membuat Masker Bengkoang di Rumah

masker bengkoang dapat diolah langsung dari bengkoang
Bengkoang dapat dimanfaatkan menjadi masker

Masker bengkoang sudah dikenal sejak lama sebagai salah satu bahan alami untuk mencerahkan kulit. Namun, tahukah Anda bahwa bengkoang juga memiliki khasiat lain bagi wajah?

Di Indonesia, Anda juga tidak sulit menemukan kosmetik yang mengandung sari bengkoang. Kemajuan teknologi memungkinkan tanaman yang dimanfaatkan pada bagian akarnya tersebut untuk diekstrak dan dijadikan serbuk lulur, losion, hingga masker bengkoang.

Bagi Anda yang ingin membuat sendiri masker bengkoang, cara dan bahan yang harus Anda siapkan juga tidak rumit. Manfaat yang akan Anda dapatkan juga tidak kalah dibanding masker kemasan yang bisa dibeli di toko kecantikan.

Manfaat masker bengkoang

Salah satu kandungan yang paling mencolok pada daging buah bengkoang adalah antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan ini dapat mencegah efek buruk radikal bebas pada kulit, salah satunya adalah penuaan dini yang ditandai dengan kulit keriput.

Dalam 130 gram bengkoang saja, terdapat hampir setengah kebutuhan harian manusia akan antioksidan dalam bentuk vitamin C. Dalam jumlah yang lebih sedikit, bengkoang juga mengandung vitamin E, selenium, dan beta-karoten yang dapat menyehatkan kulit.

Berdasarkan kandungan-kandungan tersebut, berikut manfaat masker bengkoang bagi kulit:

  • Mencerahkan warna kulit sehingga terlihat lebih putih
  • Melembabkan dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan
  • Mengatasi flek hitam
  • Menghambat proses penuaan dini
  • Mengurangi kantung mata atau mata panda
  • Mencegah biang keringat
  • Menyembuhkan bisul atau jerawat serta eksim.

Bagaimana cara membuat masker bengkoang sendiri?

Bagi Anda yang senang menggunakan masker bengkoang, tidak ada salahnya mulai mencoba membuat masker ini sendiri. Apalagi, bengkoang adalah tanaman yang mudah didapat di Indonesia, harganya pun relatif terjangkau.

Banyak cara untuk membuat masker bengkoang. Namun pada prinsipnya, bengkoang harus dijadikan bentuk bubuk terlebih dahulu dengan mengambil patinya.

Pati bengkoang adalah zat yang didapat dari proses pengendapan air bengkoang. Pembuatan pati ini bisa dilakukan secara sederahana hanya dengan menyiapkan bengkoang dan air bersih, serta alat-alat seperti parutan dan saringan.

Cara membuat pati bengkoang sendiri, antara lain:

  • Kupas kulit bengkoang, kemudian cuci umbinya hingga bersih dan tidak ada tanah yang menempel.
  • Parut umbi bengkoang hingga halus, kemudian saring sehingga air dan ampas daging bengkoang terpisah.
  • Sisihkan air hasil perasan bengkoang tersebut dalam wadah hingga terlihat ada lapisan yang mengendap. Lapisan itulah yang dinamakan pati.
  • Buang lapisan air yang berada di atas pati.
  • Jemur pati bengkoang hingga benar-benar kering, lalu simpan dalam toples kering dan tertutup.

Pati bengkoang berwarna putih, bersifat dingin, dan menyejukkan sehingga banyak juga digunakan untuk ‘bedak dingin’. Dalam dunia kecantikan, pati bengkoang dipercaya cocok diaplikasikan untuk mendinginkan kulit wajah yang sering terpapar sinar matahari.

Setelah bubuk dari pati bengkoang didapat, Anda bisa menambahkan air atau cairan plus bahan alami lainnya ketika hendak menjadikannya sebagai masker bengkoang. Berikut beberapa bahan yang biasa ditambahkan ketika menggunakan masker bengkoang yang dapat Anda jadikan inspirasi:

  • Air mawar

Untuk menggunakannya, ambil pati yang sudah berbentuk bubuk tersebut, kemudian campur dengan air mawar hingga konsistensi yang Anda inginkan. Penggunaan air mawar dipercaya dapat meningkatkan khasiat masker, sekaligus memberi efek harum dan menyegarkan pada kulit.

  • Cokelat bubuk

Cokelat bubuk mengandung polifenol yang juga dapat menangkal efek radikal bebas, serta vitamin A yang dapat melembapkan kulit. Bubuk cokelat juga mengeluarkan aroma yang menenangkan dan membuat masker bengkoang Anda tidak terasa tengik.

  • Madu

Madu cocok digunakan oleh semua jenis kulit. Bahan ini juga memiliki efek menghambat proses penuaan dini dan keriput serta melembabkan dan menghidrasi kulit dengan baik.

Setelah menggunakan masker bengkoang, pastikan Anda membilasnya hingga bersih.

Apabila Anda mengalami reaksi alergi setelah menggunakan masker bengkoang, seperti muncul ruam kemerahan, gatal, dan iritasi pada kulit, hentikan penggunaan masker tersebut dan periksakan diri Anda ke dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/jicama-nutrition-benefits
Diakses pada 5 Mei 2020

Library Universitas Negeri Semarang. https://lib.unnes.ac.id/28379/1/5402411057.pdf
Diakses pada 5 Mei 2020

Jurnal Care Vol. 4 No. 2 Tahun 2016. https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/download/466/461
Diakses pada 5 Mei 2020

Artikel Terkait