Potensi Manfaat Buah Elderberry bagi Kesehatan dan Efek Sampingnya

(0)
23 Apr 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu varian buah elderberry yang paling sering dikonsumsi adalah black elderberryBlack elderberry merupakan salah satu varian buah elderberry yang paling umum
Buah elderberry adalah buah yang berasal dari pohon jenis Sambucus. Setidaknya ada 30 jenis pohon elderberry yang tersebar di seluruh dunia. Salah satu jenis yang paling umum adalah pohon Sambucus nigra asal Eropa dan Amerika yang menghasilkan black elderberry (elderberry hitam).   Buah elderberry berukuran kecil dan sekilas tampak seperti buah buni. Meskipun di Indonesia buah elderberry masih kurang dikenal, penduduk asli di Amerika dan Eropa telah lama memanfaatkan buah ini untuk kesehatan.

Manfaat buah elderberry

Buah elderberry, termasuk black elderberry, mengandung berbagai nutrisi yang dapat memberikan keuntungan bagi kesehatan tubuh Anda. Berikut adalah deretan manfaat buah elderberry yang perlu Anda ketahui.

1. Meningkatkan sistem imun tubuh

Black elderberry kaya akan flavonoid yang memliki sifat antiradang dan antioksidan. Bersama dengan kandungan vitamin dan nutrisi lainnya, buah dengan antioksidan tinggi ini dapat membantu meningkatkan ketahanan tubuh, meredakan peradangan, menurunkan stres, hingga membantu melindungi jantung.

2. Melawan pilek dan flu

Buah elderberry telah digunakan secara turun-temurun untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mengatasi pilek serta flu.Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi tablet hisap ekstrak elderberry sebanyak 4 kali sehari selama 2 hari, memiliki perbaikan gejala flu dan pilek, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan hidung tersumbat. Meski dibutuhkan penelitian lanjutan, temuan ini setidaknya menunjukkan potensi buah elderberry untuk melawan pilek dan flu.

3. Membantu melawan masalah kulit seperti jerawat

Flavonoid yang terkandung dalam buah elderberry dianggap bisa melindungi sel kulit dan mengatasi masalah kulit karena memiliki sifat sebagai antioksidan dan antiperadangan.Senyawa ini dapat membantu melindungi sel-sel sehat dari radikal bebas berbahaya yang berperan dalam masalah kulit. Efek antiseptik dalam elderberry juga dapat membantu melawan jerawat.

4. Mengurangi kerutan

Tingginya kandungan vitamin A pada buah elderberry bermanfaat dalam regenerasi kulit. Buah dengan kandungan antioksidan tinggi ini juga dipercaya dapat menenangkan kulit, membantu meringankan munculnya bintik-bintik penuaan, hingga mencegah atau mengurangi kerutan.

5. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Buah elderberry juga dianggap mampu menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah. Khasiat ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah sehingga menurunkan risiko terjadinya komplikasi yang bisa berbahaya.Buah eldeberry juga telah dimanfaatkan secara tradisional untuk membantu mengobati kondisi-kondisi medis berikut.
  • Demam
  • Epilepsi
  • Konstipasi
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Infeksi pernapasan
  • Memerangi bakteri jahat
  • Meningkatkan kesehatan ginjal
  • Mencegah dan menghambat kanker
  • Melindungi dari radiasi sinar UV.
Perlu diingat bahwa buah elderberry lebih banyak digunakan secara tradisional. Selain itu, penelitian yang dilakukan terhadap buah dengan antioksidan tinggi ini masih bersifat penelitian terbatas di laboratorium atau pada hewan uji. Sehingga, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk memastikan efektivitasnya.Sebaiknya Anda jangan menggunakan buah elderberry untuk menggantikan perawatan atau pengobatan medis yang dibutuhkan. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi buah elderberry jika Anda memiliki riwayat gangguan kesehatan tertentu.

Cara mengonsumsi buah elderberry

Buah dengan antioksidan tinggi ini memang memiliki potensi manfaat bagi kesehatan. Namun, di sisi lain, efek samping elderberry juga perlu diperhatikan. Beberapa bagian tanaman elderberry mengandung senyawa beracun yang justru dapat membahayakan kesehatan. Berikut adalah beberapa bagian elderberry yang perlu diwaspadai.
  • Kulit kayu, buah, dan bijinya mengandung lektin yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan diare jika dimakan terlalu banyak.
  • Tanaman elderberry juga mengandung zat glikosida sianogenik yang dapat melepaskan sianida dalam beberapa keadaan. Ini adalah racun yang juga ditemukan dalam biji aprikot, almond, dan singkong.
Untuk meminimalisir risikonya, berikut cara mengonsumsi buah elderberry yang bisa Anda ikuti.
  • Hanya konsumsi black elderberry dari Eropa atau Amerika, varietas lain mungkin memiliki kandungan toksin yang lebih tinggi.
  • Selalu masak buah elderberry sebelum dikonsumsi karena proses memasak dapat membantu menghilangkan kandungan racunnya.
  • Jangan mengonsumsi cabang, kulit kayu, atau daun elderberry dalam bentuk apa pun. Selalu bersihkan black elderberry dari bagian-bagian tersebut sebelum dimasak.
Buah elderberry tidak dianjurkan untuk dikonsumsi individu yang berusia di bawah 18 tahun, wanita hamil, dan atau menyusui. Ini merupakan tindakan pencegahan karena tidak ada cukup data untuk menjamin keamanan konsumsi buah elderberry pada kelompok tersebut.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
antioksidanbuah dan sayuran
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323288
Diakses 9 April 2021
Web MD. https://www.webmd.com/diet/elderberry-health-benefits
Diakses 9 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/elderberry
Diakses 9 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait