Potensi Bahaya MSG bagi Kesehatan Jika Dikonsumsi Berlebihan

(0)
24 Apr 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu bahaya MSG adalah meningkatkan tekanan darahAda sejumlah bahaya MSG jika dikonsumsi secara berlebihan
Monosodium glutamat (MSG) adalah bubuk kristal berwbarna putih yang digunakan untuk menambah rasa gurih pada masakan. Di Indonesia, MSG juga dikenal dengan sebutan micin. Di samping manfaatnya, banyak orang yang mengkhawatirkan mengenai bahaya MSG.Pasalnya, tidak sedikit pihak yang mengklaim mengalami gangguan kesehatan setelah kebanyakan makan micin. Bahkan, hingga saat ini, masih ada perdebatan mengenai keamanan dan bahaya micin bagi kesehatan.

Bahaya MSG jika dikonsumsi secara berlebihan

Pada dasarnya, penggunaan MSG sebagai bumbu masakan sehari-hari dianggap aman. Di sisi lain, diperlukan banyak penelitian lanjutan untuk membuktikan kekhawatiran banyak pihak mengenai bahaya MSG yang dikonsumsi secara wajar.Meski demikian, penggunaan MSG dalam jumlah besar atau di atas porsi wajar berpotensi menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan. Berikut adalah beberapa klaim mengenai kemungkinan bahaya micin bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

1. Gejala kompleks MSG

BPOM-nya Amerika Serikat, FDA, mendapatkan banyak laporan tidak resmi terkait kemunculan gejala-gejala tertentu setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG.Berbagai gejala ini dikenal dengan istilah gejala kompleks MSG, dan meliputi kondisi-kondisi berikut.
  • Sakit kepala
  • Kulit mudah merah (flushing)
  • Berkeringat
  • Wajah terasa tertekan atau ketat
  • Mati rasa, kesemutan, atau rasa terbakar di wajah, leher, dan area lainnya
  • Jantung berdebar
  • Nyeri dada
  • Mual
  • Rasa lemah.
Walaupun begitu, para peneliti belum menemukan hasil penelitian yang meyakinkan mengenai kaitan gejala-gejala di atas dengan asupan MSG dalam jumlah normal. Sehingga, bahaya MSG ini belum jelas kebenarannya.

2. Dianggap menyebabkan gangguan fungsi otak

Sebuah penelitian di tahun 1969 mengungkapkan bahwa menyuntikkan MSG dalam dosis besar pada anak tikus yang baru lahir terbukti menyebabkan efek neurologis berbahaya.Terkait hal ini, MSG lantas diberi label sebagai eksitotoksin atau racun yang dapat merusak sel saraf. Bahaya MSG dianggap dapat menyebabkan kadar glutamat berlebihan pada otak sehingga stimulasi sel saraf menjadi berlebihan dan memicu terjadinya kerusakan.Akan tetapi, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahaya micin bagi kesehatan jika dikonsumsi secara wajar dalam batas normal.

3. Peningkatan tekanan darah

Sebuah penelitian menunjukkan kemungkinan bahaya MSG yang dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, konsumsi MSG dalam jumlah yang tinggi juga dapat meningkatkan frekuensi terjadinya sakit kepala dan mual.Namun, jumlah MSG yang digunakan dalam penelitian tersebut dinilai terlalu tinggi untuk dikonsumsi sehingga tidak relevan jika kita membandingkannya dengan penggunaan MSG sehari-hari.

4. Berpotensi menyebabkan serangan asma

Penelitian lain mengungkapkan bahaya micin lainnya jika dikonsumsi secara berlebihan, yaitu memicu serangan asma pada orang-orang yang rentan.Akan tetapi, hasil penelitian tersebut tidak selaras dengan penelitian serupa lainnya yang tidak menemukan hubungan meyakinkan antara asupan MSG dan asma.

Konsumsi MSG yang aman

Beberapa hasil penelitian di atas memang menunjukkan bahaya MSG yang mungkin mengkhawatirkan. Namun, kebanyakan penelitian tersebut masih dilakukan pada hewan uji dan bukan pada manusia.Selain itu, jumlah MSG yang digunakan dalam penelitian di atas rata-rata jauh lebih tinggi dari batas penggunaan wajar pada umumnya. Oleh karena itu, hingga saat ini MSG masih termasuk bumbu tambahan makanan yang tergolong aman untuk dikonsumsi.Untuk menghindari bahaya kebanyakan makan micin, sebaiknya batasi asupan MSG seminimal mungkin. Batas aman konsumsi MSG yang telah ditetapkan adalah 30 mg/kg berat badan per hari.Bagi Anda yang memiliki sensitivitas atau alergi terhadap micin, lebih baik Anda menghindarinya atau konsumsi sedikit saja untuk mencegah berbagai bahaya MSG.Selain itu, Anda juga bisa menambahkan berbagai sumber vitamin A, C, D, dan E dari makanan yang dapat melindungi saraf dan otak untuk menghindari Anda dari bahaya micin.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
makanan tidak sehatbahaya msg
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/msg-good-or-bad
Diakses 12 April 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/worst-foods-for-your-brain
Diakses 12 April 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/monosodium-glutamate/faq-20058196
Diakses 12 April 2021
Food Navigator. https://www.foodnavigator.com/Article/2017/07/12/EFSA-sets-safe-intake-level-for-MSG-and-glutamate-additives-urging-new-maximum-levels
Diakses 12 April 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5938543/
Diakses 12 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait