Positive Self Talk Dapat Menjaga Kesehatan Mental, Bagaimana Mengasahnya?

(0)
02 Aug 2020|Azelia Trifiana
Positive self-talk dapat membantu Anda menjaga kesehatan mentalPositive self-talk membantu menjaga kesehatan mental Anda
Setiap saat, selalu ada kata-kata yang datang dari dalam diri seseorang. Entah itu ide, pikiran, keyakinan, pertanyaan, dan banyak lagi. Self talk adalah sebutan untuk hal ini, bisa berupa hal positif maupun negatif bergantung pada kepribadian seseorang. Positive self talk biasanya dirasakan orang yang optimis.Sebaliknya, negative self talk biasanya muncul dari seorang pesimis. Bukannya berisi self talk yang penuh harapan dan positif, negative self talk memprioritaskan pemikiran yang negatif. Semua dialog dalam diri atau self talk ini bisa berpengaruh terhadap cara seseorang menagatasi stres.

Manfaat positive self talk

Meski hanya ada dalam diri seseorang tanpa diungkapkan, self talk punya peran yang cukup signfikan. Bahkan, dialog dalam benak seseorang ini berpengaruh terhadap performa dan keseharian. Contohnya, atlet yang terbiasa mendengarkan positive self talk cenderung bisa bertahan lebih lama mengangkat beban.Selain itu, manfaat positive self talk adalah:
  • Tidak didominasi rasa stres
  • Kondisi fisik lebih baik
  • Fungsi imun semakin baik
  • Merasa lebih puas dengan hidup
  • Tubuh bugar
  • Kesehatan jantung terjaga
  • Risiko kematian menurun
Sebenarnya, tidak jelas mengapa seorang optimis dengan positive self talk bisa mendapatkan beragam manfaat di atas. Namun, ada beberapa penelitian yang menyebut bahwa orang dengan positive self talk piawai mengendalikan pemikiran atau mentalnya dalam menyelesaikan masalah.Tak hanya itu, orang dengan positive self talk juga punya pola pikir berbeda. Mereka bisa berpikir lebih efisien saat menghadapi kesulitan atau tantangan. Itulah sebabnya mereka bisa terhindar dari stres dan cemas berlebih.

Bagaimana menggali positive self talk?

Untuk bisa terlatih mendengarkan positive self talk, seseorang harus mengidentifikasi terlebih dahulu negative thinking dalam dirinya. Ingat, negative thinking tak selalu buruk bahkan bisa membuat seseorang lebih waspada dan berhati-hati.Dalam mengidentifikasi negative thinking, kenali dulu 4 kategorinya:
  • Personalizing yaitu kecenderungan menyalahkan diri sendiri
  • Magnifying yaitu fokus pada aspek negatif setiap situasi dan mengabaikan yang positif
  • Catastrophizing yaitu mengharapkan hal terburuk terjadi tanpa mau ada kompromi secara logika
  • Polarizing yaitu melihat dunia pada dua sisi yaitu baik dan buruk, tanpa memberi celah bagi aspek di antara keduanya
Setelah mengidentifikasi negative thinking, langkah berikutnya adalah mengubahnya menjadi positive thinking. Perlu waktu dan konsistensi untuk bisa mengubah hal ini, tak akan terwujud hanya dalam semalam. Namun, tidak mustahil terjadi. Bahkan, anak kecil pun bisa mengubah negative self talk menjadi yang positif.Dalam mengubah pemikiran negatif menjadi positif, akan selalu ada skenario dalam diri seseorang. Ibaratnya ada dua kutub yang berdialog dengan argumen masing-masing. Seiring dengan kebiasaan memprioritaskan positive self talk, maka pemikiran positif yang akan menang. Ini akan berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang.

Menerapkan positive self talk sehari-hari

Dialog dalam diri yang berupa positive self talk harus diberi porsi lebih besar agar bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mewujudkannya, beberapa caranya bisa dengan:
  • Hindari jebakan negative self talk

Terkadang, seseorang berada dalam situasi merasa ragu akan kemampuan diri sendiri dan tanpa disadari memberi porsi lebih dominan untuk negative self talk. Utamanya, hal ini terjadi ketika sedang berada dalam situasi sulit atau menantang. Hindari terjebak dalam negative self talk untuk memberi ruang lebih banyak bagi pemikiran positif.
  • Dengarkan perasaan

Ketika merasa negative self talk mendominasi, coba ambil jeda sejenak untuk evaluasi diri. Mengapa situasi menjadi serba negatif? Apa yang bisa dilakukan untuk mengubah kondisi ini menjadi lebih baik? Jeda ini bisa membantu memetakan masalah dan berpikir lebih jernih.
  • Temukan aspek humor

Tidak semua orang bisa menemukan aspek humor dari segala sesuatu, terutama ketika mengelola ekspektasi terasa sulit. Namun ketika bisa melihat sesuatu yang sulit dengan selipan humor, di situlah keberhasilan mendengarkan positive self talk. Alternatifnya, alihkan pikiran negatif dengan melihat sesuatu yang lucu dan menyenangkan.
  • Berkumpul dengan orang positif

Benar bahwa ketika berkumpul dengan penjual parfum, kita akan ikut wangi. Begitu pula ketika terbiasa berkumpul dengan orang-orang positif yang terbiasa berpikir optimis, maka positive self talk bisa mendapatkan validasi semakin besar.
  • Berikan afirmasi positif

Cara untuk menguatkan positive self talk dalam pikiran adalah dengan memberikan afirmasi positif. Terkadang, hal ini bisa dipicu dengan melihat kata-kata atau gambar yang menginspirasi sehingga pikiran bisa tervalidasi. Letakkan saja sumber afirmasi positif ini di tempat yang sering dikunjungi seperti kamar, meja kerja, atau notes di ponsel.

Catatan dari SehatQ

Positive self talk bisa menjadi pahlawan kesehatan mental seseorang. Terlebih, tidak ada yang bisa mencegah munculnya pemicu stres dari segala hal di sekitar. Keluarga, pekerjaan, finansial, percintaan, semuanya bisa menjadi pemicu stres.Jadi, kendali ada di tangan anda. Optimalkan fokus anda untuk positive self talk dibandingkan menutup diri dan tenggelam dalam pemikiran negatif. Sudah coba?
kesehatan mentalstrespola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/positive-self-talk
Diakses pada 19 Juli 2020
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/hope-relationships/201605/the-power-positive-self-talk
Diakses pada 19 Juli 2020
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/how-to-use-positive-self-talk-for-stress-relief-3144816
Diakses pada 19 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait