4 Posisi Tidur untuk Istirahat yang Nyenyak


Posisi tidur sangat berpengaruh pada kualitas tidur. Coba beberapa posisi tidur seperti posisi janin, berbaring miring, tengkurap, hingga tidur telentang untuk tidur nyenyak.

0,0
20 Aug 2021|Azelia Trifiana
Posisi tidur miring bisa membuat tidur Anda lebih  nyenyakPosisi tidur miring bisa membuat tidur Anda lebih nyenyak
Tahukah Anda jika posisi tidur berpengaruh pada seberapa nyenyak istirahat?Tidak salah jika Anda mencari tahu apakah ada posisi tidur nyenyak yang bisa membuat kualitas tidur optimal. Sebab, posisi istirahat yang berbeda akan memiliki pengaruh yang berbeda juga.Terlebih bagi orang dengan kondisi medis tertentu. Bisa jadi, posisi tidur tertentu justru menimbulkan rasa tidak nyaman. Alhasil, bukan tidak mungkin kerap merasa gelisah saat tidur hingga menemukan posisi yang tepat.

Strategi menemukan posisi tidur nyenyak

Tidak semua orang bisa tidur lelap sepanjang malam. Jika Anda merasa sudah mencoba segala cara demi tidur nyenyak namun gagal, jangan-jangan strategi mengubah posisi tidur justru ampuh.Mengingat setiap individu berbeda, maka ini tidak bisa disamaratakan antara satu dan lainnya. Perlu ada trial and error hingga menemukan posisi paling pas. Jadi, apa saja pilihannya?

1. Posisi janin

posisi fetal
Fetal position
Bukan hanya bayi dalam kandungan, orang dewasa hingga lansia pun cukup populer memilih posisi tidur meringkuk seperti janin. Fetal position ini juga layak dicoba bagi yang memiliki keluhan sakit punggung, sedang hamil, dan juga bagi mereka yang kerap mendengkur atau ngorok saat tidur.Sayangnya, ada kekurangan pula dari tidur dalam posisi ini. Salah satunya adalah menghambat ketika sedang menarik napas panjang. Lebih jauh lagi, orang dengan masalah sendi seperti nyeri atau tegang bisa merasakan keluhan berlipat ganda saat terbangun di pagi hari.

2. Berbaring miring

Berlawanan dengan posisi terbaik untuk ibu hamil saat tidur yaitu miring ke kanan, berbaring miring ke kiri bisa jadi pilihan posisi tidur nyenyak. Selain mengurangi risiko mendengkur dan heartburn, posisi ini juga baik untuk sistem pencernaan.Jadi, bagi yang memiliki masalah GERD dan kerap terbangun di malam hari karena heartburn, ada baiknya mencoba posisi tidur berbaring miring ke kiri.Di sisi lain, tentu saja ada kekurangan dari posisi yang satu ini. Sebab, pundak bisa terasa kaku karena menjadi tumpuan sepanjang malam. Belum lagi risiko rahang terasa kaku. Seakan belum cukup, ada pula risiko bahwa tidur berbaring akan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan berupa keriput.Satu saran yang bisa dicoba, tempatkan sebuah bantal di antara betis untuk mengoptimalkan posisi pinggang. Cara ini dapat menjaga Anda dari kemungkinan mengalami nyeri punggung.Bukan berarti pula bahwa sepanjang malam Anda harus berbaring ke kiri dan dilarang menghadap ke arah sebaliknya. Tetap cari mana posisi yang paling aman untuk bisa tidur nyenyak.

3. Tidur tengkurap

tengkurap
Tidur tengkurap baik bagi yang suka mendengkur
Posisi tidur yang satu ini kurang populer karena dapat menyebabkan leher dan punggung terasa sakit. Belum lagi beban yang tak perlu justru bertambah pada otot dan persendian. Tak heran jika ada orang-orang yang terbangun dengan badan terasa pegal setelah berbaring telentang semalaman.Meski demikian, posisi tidur ini baik bagi yang kerap mendengkur atau menderita sleep apnea. Untuk mengurangi tekanan pada punggung, sebaiknya letakkan bantal tipis di area perut bawah.

4. Tidur telentang

Posisi tidur nyenyak yang satu ini sangat direkomendasikan karena dapat melindungi tulang belakang dari beban atau tumpuan yang tak perlu. Selain itu, posisi telentang juga dapat meredakan rasa nyeri di pinggang dan lutut.Sebab, tidur telentang berarti memanfaatkan gaya gravitasi sehingga tubuh dan tulang belakang berada di satu garis lurus. Dengan demikian, tidak akan ada beban berlebih pada punggung dan persendian. Tambahkan sebuah bantal di belakang lutut untuk membantu menopang tulang punggung.Bonusnya lagi, posisi tidur telentang tidak akan memberikan tekanan atau gesekan pada kulit. Jadi, tak perlu lagi khawatir akan kemungkinan munculnya keriput sebelum waktunya.Namun perlu diingat bahwa posisi telentang ini mungkin terasa menantang bagi orang dengan keluhan sakit punggung atau selalu mendengkur. Jadi, pastikan tubuh memiliki sokongan yang tepat.

Catatan dari SehatQ

Yang manapun posisi tidur nyenyak paling cocok untuk Anda, biasanya ini tidak ditemukan secara instan. Perlu ada percobaan dari posisi miring, telentang, dan seterusnya hingga menemukan posisi tidur paling tepat.Tentu bukan hanya posisi tidur yang paling penting. Hal yang tak kalah krusial adalah memastikan sleep hygiene terpenuhi dengan baik. Bukan hanya perkara bersih-bersih, namun juga menyusun rutinitas sehingga siklus tidur terjaga.Ketika tidur nyenyak semakin langka terjadi, coba catat dalam jurnal selama beberapa minggu. Dengan demikian, bisa dilihat apa saja faktor yang berpengaruh terhadap tidur tidak nyenyak sepanjang malam. Begitu pula sebaliknya.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar pengaruh posisi terhadap kualitas tidur, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
waktu tidurmasalah tidurmanfaat tidur
Healthline. https://www.healthline.com/health/best-sleeping-position
Diakses pada 6 Agustus 2021
Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/sleeping-positions
Diakses pada 6 Agustus 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320870
Diakses pada 6 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait