6 Posisi Menyusui yang Benar dan Nyaman untuk Ibu dan Buah Hati


Posisi menyusui kerap dianggap susah bagi ibu. Ada beberapa posisi yang benar untuk mempermudah proses menyusui, seperti posisi cradle, duduk, hingga terlentang.

(0)
17 May 2019|Giovanni Jessica
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Posisi menyusui yang benar mampu mencegah bayi kekurangan ASIPosisi menyusui penting demi keberhasilan proses menyusui
Posisi menyusui saat memberikan ASI adalah suatu proses yang alami bagi ibu dan bayi. Sebab, posisi yang tepat memengaruhi kecukupan ASI eksklusif bayi. Menyusui juga merupakan proses bonding antara ibu dan buah hatinya.Walaupun terdengar mudah, ada banyak ibu mengalami kesulitan dalam menyusui. Salah satu masalah familier dalam menyusui adalah menentukan posisi menyusui yang benar. Posisi seperti apakah yang benar? Lalu, posisi apa yang harus dihindari?Untuk menjawab pertanyaan di atas, ada satu hal yang perlu dipahami oleh para ibu, yaitu pelekatan. Posisi dan pelekatan menyusui sangat penting demi keberhasilan proses menyusui.

Pelekatan Menyusui

Untuk memudahkan mencari cara menyusui yang benar, ingat satu kata ini: CALM.
  • C-Chin (dagu) - dagu bayi menyentuh payudara.
  • A-Areola - areola (bagian puting yang berwarna lebih gelap) bagian bawah lebih banyak yang masuk ke dalam mulut bayi daripada bagian atas.
  • L-Lips (bibir) - bibir atas dan bawah terlipat keluar (bayangkan mulut ikan).
  • M-Mouth (mulut) - mulut terbuka lebar sampai sudut mulut tidak terlihat lagi.

5 Pilihan posisi menyusui yang benar

Ada beberapa pilihan posisi menyusui yang benar untuk mempermudah proses menyusui si buah hati. Posisi-posisi tersebut, di antaranya:

1. Posisi cradle

Posisi menyusui cradle dengan mendekap di atas pangkuan
  • Dekap bayi di atas pangkuan dengan seluruh badannya menghadap dan menempel badan ibu.
  • Posisi kepala bayi bersandar pada lengan ibu, sedangkan punggungnya didekap oleh lengan yang lain. Jika bayi akan menyusu pada payudara kanan, maka kepala bayi bersandar pada lengan kanan.
  • Muka bayi menghadap payudara dan hidung berhadapan dengan puting
  • Pastikan telinga, bahu, dan pinggul bayi berada dalam satu garis lurus

2. Posisi cross-cradle

  • Posisi cross-cradle hampir sama dengan posisi cradle. Perbedaannya adalah posisi lengan ibu yang menyangga kepala bayi.
  • Jika bayi akan menyusu pada payudara kiri, maka lengan kiri ibu akan menyangga payudara, sedangkan lengan kanan menyangga kepala bayi.
  • Sokong kepala bayi dengan meletakkan ibu jari dan telunjuk masing-masing di belakang telinga kiri dan kanan bayi. Leher dan pundak bayi bersandar pada telapak tangan ibu.

3. Posisi football

  • Posisi football dapat menjadi alternatif bagi ibu-ibu yang melahirkan melalui operasi Caesar.
  • Sesuai namanya, bayi digendong seperti atlet memegang bola American football, yaitu bayi digendong di sisi samping badan ibu.
  • Jika bayi akan menyusu pada payudara kanan, baringkan bayi terlentang di sisi kanan ibu. Sokong kepala bayi menggunakan tangan kanan, punggung bayi disangga oleh bagian dalam lengan kanan.
  • Pastikan posisi badan bayi cukup tinggi sampai mulutnya berada di depan puting.

4. Posisi berbaring miring

  • Umumnya, posisi ini nyaman bagi ibu dan bayi, terutama di malam hari.
  • Ibu dan bayi berbaring miring, berhadapan satu sama lain.
  • Badan ibu dapat ditahan oleh bantal di bagian punggung dan lutut. Lingkarkan lengan ibu melewati atas kepala bayi dan sangga punggungnya. Pastikan kepala bayi tidak tertekuk dan posisi badannya tetap lurus.
  • Posisikan sampai mulut bayi setinggi puting ibu

5. Posisi berbaring terlentang

  • Ibu berada di posisi menyusui sambil tidur dengan berbaring terlentang senyaman mungkin. Gunakan bantal yang cukup sehingga posisi kepala cukup tinggi. Pastikan sokongan untuk punggung ibu juga cukup.
  • Baringkan bayi dalam posisi telungkup di atas badan ibu. Letakkan pipi bayi di sekitar payudara ibu agar mulut bayi dapat mencapai puting.
  • Lengan ibu yang satu menyangga kepala dan sisi tubuh bayi, sedangkan lengan yang satu lagi dapat digunakan untuk menyangga payudara seperlunya.
  • Posisi ini juga dapat digunakan untuk kontak skin-to-skin.

6. Posisi duduk

Posisi menyusui duduk dilakukan dengan cara duduk tegap
Ya, tentu, posisi menyusui ini dilakukan dengan cara duduk. Hal yang perlu diperhatikan adalah bayi juga harus mampu menopang tubuhnya saat duduk sendiri. Untuk itu, inilah pelekatan menyusui yang benar sambil duduk:
  • Duduk tegap, letakkan bayi berhadapan dengan Anda.
  • Lingkarkan satu tangan Anda ke punggung bayi sehingga bisa bersandar saat bayi duduk.
  • Sejajarkan leher dan punggung bayi agar lurus.
  • Jangan posisikan tubuh bayi terlalu berhimpitan dengan Anda agar hidungnya tidak tertekan hingga sulit bernapas.

Posisi menyusui yang tidak boleh dilakukan

Posisi menyusui yang tidak tepat sebabkan bayi tidak cukup ASI
Perlu diketahui, pelekatan menyusui yang tidak tepat membuat ASI menjadi tidak lancar. Bahkan, hal ini membuat bayi tidak cukup ASI.Dalam hal ini, posisi pelekatan menyusui yang perlu dihindari adalah tubuh membungkuk. Jangan lupa untuk menjaga jarak tubuh Anda dan Si Kecil agar tidak terlalu jauh dari puting Anda.Selain itu, posisi menyusui yang salah juga memberikan dampak buruk untuk ibu. Riset yang terbit pada Journal of Family & Community Medicine menemukan, pelekatan menyusui yang tidak tepat menyebabkan puting menjadi retak. Selain itu, ibu menyusui pun berisiko mengalami radang kelenjar susu (mastitis).

Catatan dari SehatQ

Posisi menyusui yang benar akan bermanfaat bagi Buah Hati dan ibu. Dalam hal ini, ada 6 cara menyusui yang benar. Posisinya bisa dipilih dengan cara duduk hingga posisi menyusui sambil tidur.Pelekatan yang tidak tepat menyebabkan puting retak, radang kelenjar susu, hingga Si Kecil tidak mendapatkan cukup ASI.Untuk itu, jika Anda melihat tanda-tanda bayi tidak cukup ASI maupun mastitis dan puting retak, konsultasikan melalui chat dokter anak di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
bayi & menyusuimenyusuiasi eksklusifibu menyusui
La Leche League International. https://www.llli.org/breastfeeding-info/positioning/
Diakses pada Mei 2019
Australian Breastfeeding Association. https://www.breastfeeding.asn.au/bfinfo/attachment-breast
Diakses pada Mei 2019
Public Health England. https://www.nhs.uk/start4life/baby/breastfeeding/how-to-breastfeed/breastfeeding-positions/
Diakses pada Mei 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/nursing-positions.html
Diakses pada Mei 2019
The Journal of Perinatal Education. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4720864/
Diakses pada 28 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait