logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

6 Posisi Menyusui yang Benar dan Nyaman untuk Ibu dan Buah Hati

open-summary

Posisi menyusui kerap dianggap susah bagi ibu baru. Ada beberapa posisi menyusui bayi yang benar untuk mempermudah proses menyusui, seperti posisi cradle, duduk, hingga telentang.


close-summary

4

(2)

19 Apr 2022

| Giovanni Jessica

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Posisi menyusui bayi yang benar mampu mencegah bayi kekurangan ASI

Posisi menyusui bayi penting demi keberhasilan proses menyusui

Table of Content

  • Pelekatan dalam menyusui
  • Pilihan posisi menyusui bayi yang benar
  • Posisi menyusui bayi yang tidak boleh dilakukan
  • Catatan dari SehatQ

Posisi menyusui bayi saat memberikan ASI adalah suatu proses alami. Sebab, posisi yang tepat memengaruhi kecukupan ASI eksklusif pada bayi. 

Advertisement

Selain itu, menyusui juga merupakan proses bonding antara ibu dan buah hatinya.

Walaupun terdengar mudah, ada banyak ibu mengalami kesulitan dalam menyusui. Salah satu masalah familier dalam menyusui adalah menentukan posisi menyusui yang benar.

Bagaimana posisi menyusui yang baik dan benar agar bayi tidak mudah gumoh atau tersedak? Apakah ada posisi yang sebaiknya Anda hindari? Simak penjelasannya di sini.

Pelekatan dalam menyusui

Perlekatan adalah cara bayi menempel pada payudara Anda untuk menyusu.

Sebagian besar orang berasumsi bahwa pelekatan akan terjadi secara alami. Padahal, perlu kerjasama antara ibu dan bayi baru lahir. Ini penting dilakukan untuk mencegah puting terasa sakit atau bahkan lecet.

Mengutip Ikatan Dokter Anak Indonesia, seringkali penyebab kegagalan menyusui adalah karena salah posisi dan juga melekatkan bayi.

Hal ini bisa membuat ibu trauma, takut, serta bayi pun malas menyusu.

Untuk memudahkan perlekatan agar terjadi cara menyusui yang benar, ingat satu kata ini: CALM.

  • C-Chin (dagu) - dagu bayi menyentuh payudara.
  • A-Areola - areola (bagian puting yang berwarna lebih gelap) bagian bawah lebih banyak yang masuk ke dalam mulut bayi daripada bagian atas.
  • L-Lips (bibir) - bibir atas dan bawah terlipat keluar (bayangkan mulut ikan).
  • M-Mouth (mulut) - mulut terbuka lebar sampai sudut mulut tidak terlihat lagi.

Baca Juga

  • Cara Mengatasi Payudara Bengkak ketika Menyapih, Ini Langkahnya
  • Cara Perawatan Payudara Bagi Ibu Menyusui, Ini Langkahnya
  • 12 Penyebab ASI Sedikit yang Penting untuk Diketahui Busui

Pilihan posisi menyusui bayi yang benar

Ada beberapa pilihan posisi yang baik saat menyusui bayi, agar ia tidak kembung, gumoh, hingga tersedak.

1. Posisi cradle

no caption
Posisi menyusui cradle dengan mendekap di atas pangkuan
  • Dekap bayi di atas pangkuan dengan seluruh badannya menghadap dan menempel badan ibu.
  • Posisi kepala bayi bersandar pada lengan ibu, sedangkan punggungnya didekap oleh lengan yang lain.
  • Jika bayi akan menyusu pada payudara kanan, maka kepala bayi bersandar pada lengan kanan.
  • Wajah bayi menghadap payudara dan hidung berhadapan dengan puting.
  • Pastikan telinga, bahu, dan pinggul bayi berada dalam satu garis lurus.

2. Posisi cross-cradle

Posisi menyusui bayi jenis cross-cradle hampir sama dengan posisi cradle. Perbedaannya adalah posisi lengan ibu yang menyangga kepala bayi.

  • Jika bayi akan menyusu pada payudara kiri, lengan kiri ibu akan menyangga payudara. Sedangkan lengan kanan menyangga kepala bayi.
  • Sokong kepala bayi dengan meletakkan ibu jari dan telunjuk di belakang telinga kiri dan kanan bayi.
  • Leher dan pundak bayi bersandar pada telapak tangan ibu.

3. Posisi football

Cara menyusui bayi dengan melakukan posisi football dapat menjadi alternatif bagi ibu-ibu yang melahirkan melalui operasi Caesar.

  • Sesuai namanya, bayi digendong seperti atlet memegang bola American football, yaitu menggendongnya pada sisi samping badan ibu.
  • Jika bayi akan menyusu pada payudara kanan, baringkan bayi telentang di sisi kanan ibu.
  • Sokong kepala bayi menggunakan tangan kanan, punggung bayi disangga oleh bagian dalam lengan kanan.
  • Pastikan posisi badan bayi cukup tinggi sampai mulutnya berada di depan puting.

4. Posisi berbaring miring

Anda juga bisa mencoba posisi menyusui bayi yang baik lainnya, dengan berbaring miring. Umumnya, posisi ini nyaman bagi ibu dan bayi, terutama di malam hari.

  • Ibu dan bayi berbaring miring, berhadapan satu sama lain.
  • Badan ibu dapat ditahan oleh bantal di bagian punggung dan lutut.
  • Lingkarkan lengan ibu melewati atas kepala bayi dan sangga punggungnya.
  • Pastikan kepala bayi tidak tertekuk dan posisi badannya tetap lurus.
  • Posisikan sampai mulut bayi setinggi puting ibu.

5. Posisi berbaring telentang

Tak hanya berbaring miring, Anda juga bisa mencoba posisi menyusui bayi sambil berbaring telentang.  

  • Ibu berada di posisi menyusui sambil tidur dengan berbaring telentang senyaman mungkin.
  • Gunakan bantal yang cukup, sehingga posisi kepala dan punggung cukup tinggi.
  • Baringkan bayi dalam posisi telungkup di atas badan ibu.
  • Letakkan pipi bayi di sekitar payudara ibu agar mulut bayi dapat mencapai puting.
  • Lengan ibu yang satu menyangga kepala dan sisi tubuh bayi, sedangkan lengan yang satu lagi untuk menyangga payudara seperlunya.
  • Posisi ini juga dapat digunakan untuk kontak skin-to-skin orangtua dengan bayi.

6. Posisi duduk

no caption
Posisi menyusui duduk dilakukan dengan cara duduk tegap

Ya, tentu, posisi menyusui bayi ini dilakukan dengan cara duduk. Hal yang perlu diperhatikan adalah bayi juga harus mampu menopang tubuhnya saat duduk sendiri.

  • Duduk tegap, letakkan bayi berhadapan dengan Anda.
  • Lingkarkan satu tangan Anda ke punggung bayi, sehingga bisa bersandar saat bayi duduk.
  • Sejajarkan leher dan punggung bayi agar lurus.
  • Jangan posisikan tubuh bayi terlalu berhimpitan dengan Anda, agar hidungnya tidak tertekan dan menjadi sulit bernapas.

Posisi menyusui bayi yang tidak boleh dilakukan

no caption
Posisi menyusui yang tidak tepat sebabkan bayi tidak cukup ASI

Perlu diketahui, pelekatan menyusui yang tidak tepat membuat ASI menjadi tidak lancar. Bahkan, hal ini membuat bayi tidak cukup ASI. Begitu juga ketika Anda tidak sengaja melakukan posisi menyusui yang tidak direkomendasikan.

Dalam hal ini, posisi menyusui bayi baru lahir yang perlu dihindari adalah tubuh membungkuk. Jangan lupa untuk menjaga jarak tubuh Anda dan Si Kecil agar tidak terlalu jauh dari puting.

Selain itu, posisi menyusui yang salah juga memberikan dampak buruk untuk ibu.

Riset yang terbit pada Journal of Family & Community Medicine menemukan, pelekatan menyusui yang tidak tepat menyebabkan puting menjadi retak. Selain itu, ibu menyusui pun berisiko mengalami radang kelenjar susu (mastitis).

Catatan dari SehatQ

Posisi menyusui bayi yang baik yang benar akan bermanfaat bagi si kecil dan ibu.

Dalam hal ini, ada 6 cara menyusui yang benar. Posisinya bisa Anda pilih sesuai dengan kenyemanan berdua.

Selain itu, posisi mulut bayi saat menyusui atau perlekatan yang tidak tepat juga bisa menyebabkan puting lecet, radang kelenjar susu, hingga buah hati tidak mendapatkan cukup ASI.

Untuk itu, jika Anda melihat tanda-tanda bayi tidak cukup ASI, mastitis, dan puting retak, konsultasikan melalui chat dokter anak di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Jika Anda ingin melengkapi keperluan untuk ibu menyusui, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik. Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

bayi & menyusuimenyusuiasi eksklusifibu menyusui

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved