Posisi Jantung dan Nyeri yang Bisa Terjadi, Menandakan Apa?


Posisi jantung dan nyeri yang dialaminya, bisa memberikan petunjuk mengenai penyakit tertentu yang sedang Anda rasakan. Sebenarnya, seperti apa posisi jantung manusia dalam tubuh?

(0)
29 Oct 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Posisi jantung berada di belakang tulang rusuk sebelah kiriPosisi jantung manusia bisa ditemukan di belakang rusuk sebelah kiri
Posisi jantung manusia berada di belakang tulang rusuk sisi agak sebelah kiri. Kendati demikian, adanya masalah pada organ pemompa darah di dalam tubuh Anda ini bisa memunculkan rasa nyeri bukan hanya di posisi itu, melainkan juga di bagian tubuh lain.

Posisi jantung dan anatominya

Secara anatomis, jantung merupakan organ seukuran kepalan tangan yang terdiri atas 4 ruangan, yakni atrium (jantung atas) kanan dan kiri, serta ventrikel (jantung bawah) kanan dan kiri dengan masing-masing peran sebagai berikut ini.
  • Atrium kanan: menerima darah dari seluruh tubuh dengan kondisi belum teroksigenasi, kemudian memompanya ke ventrikel kanan
  • Ventrikel kanan: memompa darah ke paru-paru agar darah menjadi kaya akan oksigen
  • Atrium kiri: menerima darah dari paru-paru dalam kondisi sudah mengandung oksigen, kemudian mengalirkannya ke ventrikel kiri
  • Ventrikel kiri: merupakan ruangan jantung yang paling kuat dan bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Kontraksi ventrikel kiri inilah yang dibaca oleh tensimeter sebagai tekanan darah
Keempat ruangan ini memiliki sekat masing-masing, tapi semuanya bekerja dalam harmoni sebagai kesatuan. Ketika ada salah satu ruangan yang mengalami masalah, maka kinerja jantung secara keseluruhan akan terganggu dan memunculkan gejala-gejala yang wajib Anda waspadai.Jantung terletak di dada sebelah kiri. Namun ada kondisi genetik bernama dextrocardia yang membuat posisi jantung berada di sebelah kanan. Biasanya orang memiliki kondisi ini tidak menyadarinya sebelum menjalani rontgen.

Apakah nyeri dada di posisi jantung tertentu menandakan penyakit jantung?

Anda mungkin merasa takut ketika merasakan sakit pada dada sebelah kiri yang merupakan posisi jantung di dalam tubuh. Nyeri dada, baik berupa sensasi tertindih, tertusuk, atau sesak napas memang merupakan salah satu tanda utama penyakit jantung.Kendati demikian, tidak semua sakit dada dikategorikan sebagai gejala penyakit jantung. Nyeri yang merupakan pertanda sakit jantung biasanya berlangsung dalam beberapa menit dan dapat terjadi saat Anda tengah beraktivitas maupun sedang beristirahat.
Sakit dada bisa tandakan penyakit jantung
Beberapa orang menggambarkan nyeri ini seperti “diduduki gajah”. Beberapa lainnya menyatakan nyeri saat sakit jantung mirip seperti “terbakar hidup-hidup”.Sementara itu, jika nyeri tersebut hanya berlangsung singkat dan memburuk ketika Anda menekan titik yang terasa sakit, kemungkinan gejala tersebut bukan menandakan masalah pada jantung.

Tanda-tanda penyakit jantung yang harus Anda waspadai

Selain nyeri dada tersebut, terdapat beberapa gejala penyakit jantung yang sebaiknya Anda kenali. Gejala ini bukan didasarkan atas posisi jantung, melainkan jenis kelainan jantung yang Anda alami, seperti berikut ini.

1. Aritmia

Aritmia adalah kondisi detak jantung yang tidak normal, baik itu terlalu cepat, kelewat lambat, atau berdetak tidak beraturan. Gejala masalah jantung ini antara lain:
  • Dada seperti tertindih, terasa nyeri, atau tidak nyaman
  • Detak jantung terasa sangat cepat atau bahkan sangat lambat
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Pingsan atau hampir pingsan

2. Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah pelemahan otot-otot jantung akibat pembuluh darah membesar. Kondisi ini tidak bergejala pada tahap awal, tapi bisa kian parah dan memunculkan kondisi berikut ini.
  • Sesak napas saat beraktivitas atau istirahat
  • Bengkak pada kaki
  • Sering merasa lelah
  • Detak jantung yang tidak beraturan
  • Pusing hingga pingsan

3. Penyakit katup jantung

Sesak napas adalah salah satu gejala jantung bocor
Jantung memiliki 4 katup yang akan menutup atau membuka untuk mengatur aliran darah dari dan menuju jantung. Katup-katup ini bisa rusak, misalnya mengalami penyempitan (stenosis), bocor, maupun buka-tutup secara tidak normal (prolaps) yang biasanya disertai dengan gejala seperti:
  • Rasa lelah berlebihan
  • Sesak napas
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Pembengkakan telapak kaki atau tumit
  • Nyeri dada, termasuk pada posisi jantung
  • Pingsan
Dari banyaknya gejala penyakit jantung yang disebutkan di atas, Anda paling harus mewaspadai 3 ciri utama penyakit jantung, yakni nyeri dada (terutama di posisi jantung), sesak napas, dan pingsan.Sebaiknya jalani check-up bila memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit jantung, sekalipun gejala penyakit jantung belum Anda alami.Tidak jarang, penyakit jantung tidak menimbulkan gejala dan baru terdeteksi setelah Anda divonis mengidap angina, stroke, hingga terkena serangan jantung. Padahal semakin cepat terdeteksi, penyakit jantung relatif lebih mudah ditangani lewat perubahan pola hidup, pengobatan, maupun tindakan medis lainnya.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang penyebab nyeri pada posisi jantung tertentu, menanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
penyakit jantungsakit jantungserangan jantunggagal jantung
WebMD. https://www.webmd.com/heart/picture-of-the-heart
Diakses pada 17 Oktober 2020
WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/features/never-ignore-symptoms
Diakses pada 17 Oktober 2020
BHF. https://www.bhf.org.uk/informationsupport/how-a-healthy-heart-works
Diakses pada 17 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118
Diakses pada 17 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait