logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Populernya Penggunaan Daun Sirih untuk Keputihan, Namun Benarkah Steril?

open-summary

Daun sirih untuk keputihan telah digunakan sejak lama, baik dengan cara meminum air rebusannya maupun membasuh organ intim dengan air rendaman sirih. Namun, penggunaan berlebihan justru dapat mengganggu pH alami organ kewanitaan.


close-summary

3.36

(45)

5 Feb 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Banyak orang menggunakan daun sirih untuk keputihan karena dianggap mampu mengusir bakteri dan jamur

Daun sirih dapat mengusir bakteri dan jamur serta mengandung antioksidan

Table of Content

  • Daun sirih untuk keputihan
  • Perhatikan sebelum menggunakan daun sirih

Mengalami keputihan bagi perempuan bisa jadi hal yang mengganggu jika terjadi berlebihan. Selain sabun pembersih kewanitaan, daun sirih untuk keputihan juga kerap digunakan sebagai alternatif untuk mengatasinya. Meski demikian, belum tentu cara ini aman dilakukan.

Advertisement

Keputihan adalah cairan keluar dari vagina dan merupakan hal yang normal. Keputihan menjadi tidak normal apabila berbau menyengat atau warnanya tidak biasa seperti hijau, kuning, atau kecokelatan.

Baca Juga

  • Mengenal Labia Mayora, Bibir Pelindung Area Kewanitaan
  • 10 Obat Kuat Herbal Agar Lebih Tahan Lama di Ranjang
  • 4 Penyebab Vaginosis Bakteri (Bacterial Vaginosis), dan Cara Mencegahnya

Daun sirih untuk keputihan

Sejak dulu, daun sirih dianggap ampuh menjadi tanaman obat. Kandungan daun sirih dianggap ampuh karena mampu mengusir bakteri dan jamur. Tak hanya itu, daun sirih juga mengandung antioksidan dan mencegah terjadinya inflamasi.

Ada beberapa cara menggunakan daun sirih untuk keputihan, seperti:

  • Minum langsung

Cara menggunakan daun sirih untuk keputihan yang paling umum adalah dengan meminumnya langsung. Caranya cukup dengan merebus 3 lembar daun sirih dengan 2 gelas air.

Kemudian, rebus dengan api kecil hingga airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air rebusan daun sirih ini bisa diminum langsung. Memang rasanya sedikit pahit, sehingga orang biasanya menambahkan madu atau lemon agar rasanya lebih segar.

  • Dibasuh

Selain dengan diminum langsung, daun sirih untuk keputihan juga bisa diaplikasikan dengan membasuhnya langsung ke vulva. Caranya adalah air rendaman daun sirih digunakan untuk membasuh dari arah depan ke belakang (anus).

Perhatikan sebelum menggunakan daun sirih

Banyak orang menggunakan daun sirih untuk keputihan
Penggunaan daun sirih secara berlebihan bisa mengubah pH alami organ reproduksi perempuan

Meskipun daun sirih untuk keputihan telah lama dipercaya sebagai solusi yang ampuh, namun sebaiknya tidak sembarangan melakukannya. Penggunaan daun sirih secara berlebihan bisa mengubah pH alami organ reproduksi perempuan.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi dari penggunaan daun sirih untuk keputihan adalah:

  • Kadar pH alami vagina terganggu
  • Bakteri baik terganggu
  • Belum tentu higienis
  • Reaksi alergi ketika terkena rebusan air daun sirih
  • Gatal dan ruam pada vagina atau vulva

Akibatnya, vagina bisa menjadi kering atau bahkan menyebabkan jamur dan bakteri berkembang biak terlalu banyak. Bukannya menyelesaikan masalah keputihan, yang terjadi justru bertambahnya masalah baru pada organ intim perempuan.

Alternatif lain seperti sabun pembersih kewanitaan atau tisu basah juga sebaiknya dihindari karena tidak diketahui apa saja substansi kimia yang ada dalam produk-produk tersebut. Apalagi, produk itu mengalami kontak langsung dengan organ intim.

Sebaiknya sebelum menggunakan daun sirih untuk keputihan, coba dulu cara alami seperti menjaga kebersihan celana dalam, memastikan asupan nutrisi terjaga, atau memastikan celana dalam selalu kering.

Apabila seseorang mengalami keputihan yang tidak normal, sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk mengetahui apa penyebabnya.

Jika tidak ada masalah seputar keputihan, maka membersihkan vulva cukup dengan membilas dengan air bersih tanpa tambahan sabun tertentu. Air mengandung pH yang paling seimbang bagi kondisi vulva.

Namun perhatikan air yang digunakan. Apabila tidak bersih, sebaiknya hindari menggunakan air tersebut. Contohnya seperti air yang ada di toilet umum dan bukan dari sumber air mengalir.

Terakhir, tidak pakai celana dalam saat tidur juga bisa menjadi cara menjaga kebersihan organ reproduksi. Justru hal ini memberikan waktu bagi area kewanitaan untuk bernapas dan jauh dari kondisi lembap.

Advertisement

kesehatan organ intimkeputihanorgan intim wanita

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved