logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Sama-Sama Menjalin Cinta dengan Lebih dari Satu Orang, Apa Bedanya Poliamori dan Selingkuh?

open-summary

Anak aktor kenamaan Will Smith, Willow Smith, mengakui dirinya menganut hubungan poliamori. Hubungan poliamori sendiri adalah hubungan romantis yang melibatkan lebih dari dua orang dan didasari dengan cinta. Meski ada orang ketiga dan keempat, hubungan ini tidak sama dengan selingkuh.


close-summary

5 Feb 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Poliamori adalah hubungan terbuka dengan lebih dari satu pasangan

Polyamori merupakan hubungan romantis yang dijalani dengan lebih dari satu pasangan

Table of Content

  • Apa itu hubungan poliamori (polyamory)?
  • Istilah dalam hubungan poliamori
  • Perbedaan poliamori dengan bentuk hubungan lain
  • Prinsip hubungan poliamori

Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan pengakuan Willow Smith yang menganut poliamori. Anak aktor kenamaan Will Smith tersebut mengakuinya kepada ibu dan neneknya.

Advertisement

Hubungan poliamori (poliamory) sendiri diartikan sebagai hubungan romantis yang memungkinkan setiap pelakunya memiliki hubungan dengan orang lain. Poliamori berlawanan dengan konsep hubungan monogami. Lantas, apa bedanya dengan selingkuh? Apakah pelaku hubungan poliamori tidak setia? 

Apa itu hubungan poliamori (polyamory)?

Poliamori adalah bentuk hubungan romantis, emosional, atau bahkan seksual dengan lebih dari satu orang pada waktu yang bersamaan. 

Sepintas, Anda mungkin menangkap kemiripan antara konsep hubungan ini dengan perselingkuhan. Akan tetapi, poliamori berbeda dengan selingkuh.

Dalam hubungan poliamori, masing-masing pasangan mengetahui dan menyetujui bahwa pasangannya berpacaran atau menjalin hubungan spesial dengan orang lain. Persetujuan pasangan menjadi kata kunci yang membedakan hubungan ini dengan selingkuh.

Poliamory adalah hubungan banyak pasangan
Poliamori bisa diterapkan oleh pasangan lintasi orientasi seksual

Hubungan poliamori tidak terbatas pada jenis kelamin, artinya tidak memandang orientasi seksual mana pun. Pasangan heteroseksual mungkin saja menjalin hubungan dengan pasangan sesama jenis dalam hubungan ini.

Hubungan poliamori bisa saja memiliki hierarki. Artinya, dalam hubungan tersebut ada pasangan utama atau pihak yang lebih diprioritaskan dibandingkan pasangan lainnya. Namun, tak menutup pula kemungkinan pasangan dalam hubungan tersebut memiliki derajat yang sama.

Istilah dalam hubungan poliamori

Apabila hubungan poliamori terdengar baru bagi Anda, hubungan ini pun memiliki beberapa istilah khas tertentu, seperti:

  • Primary, merujuk pada pasangan utama dalam hubungan poliamori yang memiliki hierarki.
  • Secondary, merujuk pada pasangan kedua yang berada pada prioritas kedua.
  • Triad atau throuple, yakni hubungan poliamori yang dijalankan oleh tiga orang, dapat berupa satu orang mencintai dua orang sekaligus, atau tiga orang yang saling mencintai satu sama lain. Hubungan ini tergambarkan dalam sebuah film berjudul Vicky Christina Barcelona yang diperankan Scarlett Johansson.
  • Quad, yakni hubungan poliamori yang melibatkan empat orang sekaligus.
  • Full quad, yaitu hubungan poliamori empat orang di mana setiap pihak saling mencintai bahkan berhubungan seks satu sama lain;
  • Compersion adalah perasaan senang yang muncul ketika pasangan berkencan dengan orang lai.
  • Metamour, yaitu pacar dari pasangan Anda. Hanya saja, Anda tidak memiliki ketertarikan terhadap metamour tersebut.
Polyamory
Triad merupakan hubungan poliamori yang dijalani oleh tiga orang

Perbedaan poliamori dengan bentuk hubungan lain

Anda mungkin bertanya-tanya, “Apakah polyamory sama dengan poligami? Atau samakah dengan open relationship?” Jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah tidak, dan berikut ini pembahasannya.

1. Perbedaan polyamory dengan poligami

Hubungan non-monogami yang paling sering dicampuradukkan adalah mungkin poliamori dan poligami. Walau terlihat mirip, poliamori bukanlah poligami.

Poligami merupakan ikatan pernikahan antara satu orang dengan beberapa pasangan sekaligus. Sementara itu, poliamori bisa dijalani oleh orang yang sudah menikah, dengan pasangan sekunder yang tidak menikah.

Kuncinya, poliamori tidak harus berada dalam ikatan pernikahan. Selain itu, poligami umumnya dilakukan karena alasan agama. Hal ini tidak berlaku pada hubungan poliamori.

2. Perbedaan polyamory dengan open relationship

Open relationship merupakan bentuk hubungan non-monogami di mana pasangan Anda boleh berhubungan seks dengan orang lain. Hubungan seks tersebut sering kali tidak melibatkan perasaan. Anda boleh bercinta, tapi tak boleh jatuh cinta.

Open relationship memperbolehkan Anda berhubungan seks dengan orang lain. Sementara, poliamori memperbolehkan Anda jatuh cinta dengan orang lain.

Open relationship tidak boleh melibatkan perasaan, sementara poliamori sebaliknya.

Di sinilah perbedaannya. Inti dari poliamori adalah Anda boleh memiliki hubungan dengan lebih dari satu orang, walau hubungan tersebut juga bisa bersifat seksual.

Meski demikian, penting untuk diingat bahwa beberapa pasangan poliamori juga ada yang menjalani open relationship.

Baca Juga

  • 15 Cara Menciptakan Keluarga Harmonis dengan Tepat
  • Memahami Arti Bucin Alias Budak Cinta dari Sudut Pandang Sains
  • Mengenal Jenis-Jenis Cinta dan Cara Membaginya dengan Orang Terkasih

Prinsip hubungan poliamori

hubungan poliamori dilandasi persetujuan
Komunikasi dan persetujuan merupakan kunci hubungan poliamori

Hubungan poliamori memang terdengar unik dan sangat baru bagi beberapa orang. Willow Smith mengaku memilih jalan ini karena merasa lebih bebas untuk menciptakan gaya hubungan yang cocok baginya atau tidak.

Terdapat beberapa prinsip yang harus dijaga oleh para pelaku hubungan poliamori, agar tidak ada pihak yang tersakiti, seperti:

  • Kepercayaan satu sama lain
  • Komunikasi
  • Persetujuan, karena poliamori harus bersifat konsensual
  • Saling menghormati

Selain itu, ada beberapa aturan yang perlu Anda dan pasangan pahami sebelum menjalani hubungan poliamori, meliputi:

  • Frekuensi pasangan untuk menemui pasangannya yang lain.
  • Topik yang diangkat oleh pasangan. Apakah Anda mengizinkan jika ia membicarakan pacarnya yang lain? Atau Anda tidak ingin mendengarnya?
  • Penyingkapan status hubungan poliamori Anda terhadap orang lain, seperti orangtua, mertua, dan teman-teman dekat Anda.
  • Boleh tidaknya pasangan memberikan bentuk kasih sayang (seperti ciuman) saat Anda ada di dekatnya
  • Hubungan seks yang harus aman

Poliamori sejatinya tidak cocok untuk dijalani semua pasangan. Anda harus senantiasa jujur dan terbuka agar tidak ada hati yang tersakiti, apa pun bentuk hubungannya.

 

Advertisement

pernikahanpercintaanmenjalin hubungan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved