Polenta Adalah Olahan Jagung yang Bernutrisi, Sudah Pernah Coba?

(0)
22 Aug 2020|Azelia Trifiana
Polenta mengandung karbohidrat kompleks yang baik untuk tubuhPolenta terbuat dari jagung
Pernah mencoba polenta? Polenta adalah sajian tepung jagung rebus yang populer di Italia. Teksturnya lembut seperti bubur dengan rasa creamy gurih dan lezat. Tak hanya itu, polenta juga bisa dikonsumsi dengan tambahan berbagai topping mulai dari keju, rempah, atau sayuran.Dibandingkan dengan olahan whole grain lain, memang polenta tidak sepopuler itu. Orang lebih familiar mengonsumsi beras, quinoa, atau oatmeal sebagai menu sarapan sehat. Padahal, polenta juga menawarkan nutrisi yang tak kalah melimpah.

Kandungan nutrisi polenta

Dalam 125 gram polenta yang telah dimasak, kandungan nutrisinya adalah:
  • Kalori: 80
  • Karbohidrat: 17 gram
  • Protein: 2 gram
  • Lemak: <1 gram
  • Serat: 1 gram
Biasanya, polenta dijual dalam kemasan precooked. Selama kandungannya hanya air, jagung, dan tambahan garam maka kandungan nutrisinya masih serupa dengan daftar di atas. Sebagian besar polenta kemasan dibuat dari jagung yang bagian dalamnya sudah dihilangkan. Tujuannya agar lebih tahan lama.Namun, ada juga polenta yang terbuat dari whole corn. Artinya, kandungan vitamin B, vitamin E, dan juga lemak di dalamnya masih utuh. Namun biasanya polenta kemasan jenis ini lebih tidak tahan lama.Polenta banyak dipilih sebagai menu utama makanan yang mudah dikonsumsi dengan hanya menambahkan susu atau air. Kandungan protein dan lemaknya rendah sehingga bisa dikonsumsi dengan daging, makanan laut, atau keju.

Manfaat mengonsumsi polenta untuk kesehatan

Jagung merupakan salah satu bahan baku makanan yang bisa jadi pilihan pengganti karbohidrat seperti beras. Beberapa manfaat mengonsumsi polenta adalah:

1. Tinggi karbohidrat kompleks

Kandungan jagung dalam polenta berbeda dengan jagung manis yang biasa dijual bebas. Justru, jagung dalam polenta mengandung karbohidrat kompleks lebih tinggi. Proses cerna karbohidrat kompleks lebih pelan sehingga membuat seseorang merasa kenyang lebih lama sekaligus memberi energi.Salah satu kandungan karbohidrat dalam jagung adalah amylose yang merupakan resistant starch. Mengonsumsi makanan tinggi amlylose bermanfaat mengendalikan kadar gula darah dan insulin.

2. Baik untuk kadar gula darah

Kandungan indeks glikemik dari polenta adalah 68 dari skala 1-100. Artinya, polenta tidak berpotensi membuat gula darah melonjak drastis. Kandungan glycemic load di dalamnya juga tidak terlalu tinggi sehingga kadar gula darah bisa tetap stabil.Namun bagi penderita diabetes, tetap batasi konsumsi polenta setidaknya hanya ¾ porsi saja atau sekitar 125 gram. Akan lebih baik lagi jika menambahkan sayuran atau daging untuk menyeimbangkan kadar gulanya.

3. Kaya antioksidan

Polenta adalah makanan kaya antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif. Salah satu kandungan antioksidan yang menonjol dari polenta adalah carotenoids dan phenolic. Kandungan karoten inilah yang memberi warna kuning alami pada jagung dan dapat menurunkan risiko penyakit mata akibat penuaan, jantung, diabetes, kanker, dan juga demensia.

4. Gluten-free

Jika memilih menu gluten-free dan bernutrisi, polenta bisa jadi pilihan. Namun, sesuaikan juga dengan label nutrisi dalam kemasannya. Beberapa produk polenta diolah bersamaan dengan makanan yang mengandung gluten sehingga ada risiko kontaminasi. Jadi, pilih polenta dengan label gluten-free dalam kemasannya sebelum membeli.

Catatan dari SehatQ

Banyak dijual dalam bentuk kemasan, polenta mudah diolah menjadi menu yang bernutrisi. Cara mengolahnya bisa dengan merebusnya dalam 950 ml air yang telah diberi garam atau kaldu. Aduk rata hingga polenta mengental.Proses memasak sendiri polenta biasanya memerlukan waktu 30-40 menit. Namun untuk polenta kemasan instan, hanya perlu waktu 3-5 menit untuk mengolahnya. Kemudian, bisa ditambahkan minyak zaitun, keju, atau lauk pendamping lainnya.Mengonsumsi polenta dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama sehingga tidak rentan makan terlalu banyak kalori. Bahkan, kandungan kalori dalam polenta pun tidak terlalu tinggi. Cocok menjadi pilihan orang yang sedang menjalani diet sehat atau menjaga berat badan.
makanan sehathidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/polenta-nutrition#1
Diakses pada 10 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319798
Diakses pada 10 Agustus 2020
Healthy Food Guide. https://www.healthyfood.com/healthy-shopping/smart-staple-polenta/
Diakses pada 10 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait