Begini Pola Makan Sehat untuk Anak Penderita Anoreksia Nervosa

Menerapkan pola makan sehat bisa mengembalikan berat badan penderita anoreksia nervosa kembali normal
Anoreksia pada anak dapat diatasi dengan pola makan sehat

Menyembuhkan anoreksia nervosa pada anak memang butuh proses yang tidak sebentar. Namun, dengan bantuan terapi, obat-obatan, dan pola makan sehat, anak bisa kembali memiliki tubuh yang sehat.

Anoreksia nervosa bisa terjadi pada siapa saja, namun biasanya dialami oleh remaja yang baru memasuki masa pubertas. Anoreksia adalah kelainan pola makan yang ditandai dengan penurunan berat badan atau berat badan yang jauh di bawah normal bagi anak yang tengah dalam masa pertumbuhan. 

Selain itu, penderita anoreksia nervosa juga memiliki bentuk tubuh yang tidak normal (terlalu kurus). Pasalnya, mereka biasanya sangat membatasi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. 

Apa dampak anoreksia nervosa bagi tubuh penderitanya?

Pada penderita anoreksia nervosa, kebiasaan melaparkan diri secara sengaja membuat tubuh mereka lama-kelamaan menolak nutrisi penting yang sangat dibutuhkan. Akibatnya, tubuh terpaksa memperlambat metabolisme yang berujung pada munculnya masalah kesehatan yang serius.

Jika penderita anoreksia langsung dipaksa untuk makan dengan jumlah banyak, maka tubuhnya akan mengalami syok atau yang dinamakan dengan refeeding syndrome. Sindrom ini bisa berakibat fatal, yakni mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan elektrolit di dalam tubuh.

Sama seperti serangan jantung, ketidakseimbangan elektrolit yang ekstrem bisa jadi pembunuh manusia yang datang tiba-tiba. Efek negatif lain dari refeeding syndrome adalah irama jantung yang tidak beraturan, gagal jantung kongestif, gagal napas, koma, kejang, lemah otot, kehilangan kontrol atas saraf motorik, serta kerusakan otak.

Karena adanya risiko refeeding syndrome ini, orangtua biasanya memulai program rehabilitasi bagi anaknya yang menderita anoreksia di rumah sakit. Namun, orangtua bisa melanjutkan program tersebut di rumah dengan menjalankan pola makan sehat hingga si buah hati pulih sepenuhnya.

Bagaimana orangtua bisa mengatur pola makan sehat bagi anak anoreksia?

Penderita anoreksia nervosa pada dasarnya memang disarankan untuk makan makanan yang mengandung banyak kalori untuk mengejar ketertinggalan berat badannya. Hanya saja, prosesnya dilakukan bertahap dengan target kenaikan 0,5 hingga 1 kg per pekan.

Di hari-hari pertama, orangtua diminta menyusun menu pola makan sehat yang mengandung 2.000 hingga 2.500 kalori per hari. Namun, jika orangtua juga didampingi oleh ahli gizi atau tenaga medis lainnya, jumlah kalori per hari yang bisa diberikan kepada penderita anoreksia bisa mencapai 3.000 hingga 5.000 kalori.

Banyaknya jumlah kalori ini akan sangat ditentukan juga oleh kebiasaan anak ketika mengidap anoreksia, misalnya suka melakukan olahraga yang berlebihan. Olahraga bagi penderita anoreksia sebetulnya sah-sah saja, tapi ia sebaiknya menghindari kegiatan yang menguras kalori berlebih di awal masa rehabilitasi agar kalori yang disimpan dalam tubuhnya tidak banyak terbakar kembali.

Orangtua perlu mencatat bahwa banyaknya jumlah kalori yang harus dikonsumsi oleh penderita anoreksia mungkin akan membuatnya cemas, terlebih di awal masa rehabilitasi. Namun, jumlah kalori yang telah ditetapkan oleh tenaga medis ini tidak bisa ditawar demi mengembalikan kondisi tubuh penderita anoreksia.

Pola makan sehat yang disarankan

Pada dasarnya, pola makan sehat bagi penderita anoreksia akan berbeda pada masing-masing individu. Namun, Anda bisa menjadikan panduan berikut hanya sebagai referensi untuk mendiskusikannya dengan dokter yang menangani anak Anda.

  • Hari ke 1-4: 200-1.600 kalori per hari.
  • Hari ke 5-7: jika tidak ada penambahan berat badan, tambahkan 400 kalori per hari (jika ada penambahan berat badan, tambahkan sedikit dari kalori awal).
  • Hari ke 10-14: jika berat badan tidak mencapai 0,5-1 kg per pekan, naikkan jumlah kalori yang harus ia konsumsi menjadi 2.000-2.500 kalori.
  • Hari ke 15-21: 500-3.000 kalori.
  • Hari ke 20-28: 3000-3.500 kalori.

Jumlah kalori yang harus dikonsumsi oleh penderita anoreksia harus meningkat seiring dengan bertambahnya berat badan pasien. Untuk mempertahankan kenaikan berat badan yang konsisten, orangtua bisa menerapkan taktik sederhana, yaitu:

  • Tingkatkan frekuensi makan dari 3 kali menjadi 6 kali per hari
  • Tambahkan porsi
  • Tambahkan kepadatan kalori (misalnya dengan menggunakan minyak goreng, mentega, krim, atau keju dalam pola makan sehat anak)
  • Hindari memberi buah dan sayur terlalu banyak karena akan membuat anak kenyang sebelum ‘makan besar’
  • Lengkapi kebutuhan kalori dengan nutrisi cair, misalnya dari susu

Meski orangtua membuat perencanaan terhadap pola makan sehat bagi anak yang anoreksia, berat badan sebaiknya ditimbang oleh tim medis. Salah satu tanda keberhasilan peningkatan berat badan yang sehat bagi anak penderita anoreksia adalah kembalinya siklus menstruasi, jika jenis kelamin anak adalah perempuan.

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/restoring-nutritional-health-in-anoreksia-nervosa-recovery-4115081
Diakses pada 4 Agustus 2019

National Eating Disorders Association. https://www.nationaleatingdisorders.org/learn/by-eating-disorder/anoreksia
Diakses pada 4 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed