Ikuti Pola Makan Sehat Ini untuk Hindari Kelainan Detak Jantung

Mengonsumsi ikan dapat mengurangi risiko aritmia
Tidak hanya olahraga, pola makan sehat juga penting dijalani secara teratur agar terhindar dari penyakit jantung

Selain berolahraga, menjalani pola makan sehat juga merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung. Memilah bahan makanan yang akan dimasukan ke dalam menu harian, bisa menurunkan risiko Anda terkena kelainan detak jantung, atau yang dapat disebut dengan aritmia.

Para penderita aritmia merupakan orang yang detak jantungnya terlalu lambat, terlalu cepat, atau tidak teratur. Kondisi ini bisa dipicu oleh pola makan yang kurang sehat, seperti kebiasaan mengonsumsi kopi atau alkohol secara berlebihan.

Tidak hanya dalam hal mencegah, menjalani pola makan sehat juga dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi aritmia bagi para penderitanya. Komplikasi aritmia yang dapat terjadi antara lain adalah stroke dan gagal jantung.

[[artikel-terkait]]

Jalani pola makan sehat dengan konsumsi makanan ini

sushi

Selain menghindari berbagai makanan yang bisa menyebabkan aritmia, menjalani pola makan yang sehat juga penting untuk menjaga agar jantung bisa berdetak dengan normal. Ikuti pola makan di bawah ini agar terhindari dari berbagai gangguan jantung.

1. Konsumsi ikan

Asam lemak omega 3 merupakan komponen yang penting untuk kesehatan jantung. Makanan yang mengandung omega 3, dipercaya dapat:

  • Menurunkan kadar trigliserid
  • Meningkatkan kolesterol baik (HDL)
  • Mengurangi risiko kematian
  • Mengurangi risiko aritmia

Asam lemak omega 3 dapat Anda temui pada ikan yang mengandung banyak lemak, seperti makarel, salmon, dan tuna.

2. Kurangi makan protein berlemak

Pola makan sehat lain yang perlu dijalani yaitu membatasi asupan lemak, untuk mengurangi risiko penyakit jantung, seperti aritmia. Kandungan lemak banyak terdapat pada makanan berprotein, seperti daging, kulit ayam, dan jeroan.

Selain itu, produk susu seperti keju, es krim, dan krim masak, juga mengandung banyak lemak yang perlu dibatasi konsumsinya. Sebagai pengganti protein yang lebih sehat, Anda bisa mengonsumsi kacang-kacangan, ikan, dan susu rendah lemak.

salad buah

3. Buat sajian di piring Anda berwarna dengan buah dan sayur

Menambahkan berbagai sayur dan buah dalam piring sajian Anda, baik untuk kesehatan jantung. Sayur dan buah mengandung beta karoten, vitamin C, dan komponen lain yang baik untuk tubuh.

Berat badan Anda pun bisa terjaga, dengan mengonsumsi buah dan sayuran. Berat badan yang ideal, bisa menurunkan risiko Anda terkena berbagai penyakit jantung, termasuk aritmia.

Anda juga disarankan untuk mengonsumsi banyak sayuran hijau. Sebab, sayuran hijau mengandung berbagai komponen yang baik untuk kesehatan jantung. Makanan yang satu ini juga kaya akan serat, sehingga bisa membantu menurunkan kolesterol jahat dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Namun, jika mengonsumsi obat pengencer darah atau warfarin, Anda perlu berhati-hati saat makan sayuran hijau. Sebab, vitamin K yang terkandung di dalam sayuran hijau, bisa mengganggu cara kerja obat ini.

4. Makan cokelat

Mengonsumsi cokelat, terutama dark chocolate, baik untuk kesehatan jantung karena mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Meski begitu, Anda tetap perlu membatasi jumlah konsumsinya terutama jika cokelat yang Anda konsumsi mengandung banyak gula.

Perhatikan cara mengolah hidangan sebagai bagian dari pola makan sehat

kurangi garam

Memasak makanan sendiri, sebagai bagian dari pola makan sehat, tidak sesulit yang Anda bayangkan. Berikut ini tips yang bisa Anda ikuti, untuk memasak makanan yang sehat dan lezat.

  • Pilih bahan makanan berprotein yang tidak mengandung terlalu banyak lemak, lalu masak dengan cara memanggang atau menumisnya. Kedua cara masak tersebut akan membuat rasa makanan bisa keluar sempurna, dengan lemak minimal.

  • Untuk memasak sayuran, gunakan metode poaching. Poaching adalah merebus sayur di dalam air mendidih, dalam waktu singkat.

  • Batasi penggunaan garam saat memasak. Bumbui makanan dengan rempah-rempah, lada, bawang putih, atau bumbu penyedap lainnya, yang tidak mengandung garam.

  • Jika menggunakan daging atau sayuran kaleng, saring terlebih dahulu sebelum memasaknya, untuk menghilangkan minyak atau garam berlebih.

  • Buang lemak yang terlihat pada daging, sebelum memasaknya.

  • Sebelum memasak ayam, hilangkan kulitnya.

  • Jangan terlalu lama saat memasak sayuran, agar nutrisi di dalamnya tetap terjaga.

Jika pola ini terlalu berbeda dari kebiasaan sehari-hari, maka Anda bisa memulai dengan adaptasi secara perlahan. Jika memiliki riwayat aritmia, maka Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter, mengenai menu makanan yang sebaiknya dikonsumsi.

American Heart Association. https://www.heart.org/idc/groups/heart-public/@wcm/@fc/documents/downloadable/ucm_465750.pdf
Diakses pada 24 Juni 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/hs/atrial-fibrillation-management/diet-dos-and-donts/
Diakses pada 24 Juni 2019

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/17081-heart-healthy-foods
Diakses pada 24 Juni 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317583.php
Diakses pada 24 Juni 2019

Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/foods-that-are-good-for-your-heart-2507169
Diakses pada 24 Juni 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed