PKPR adalah Program Pemerintah yang Penting untuk Remaja, Apa Saja Manfaatnya?

(0)
09 Apr 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
PKPR adalah Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja yang dapat diikuti oleh anak-anak remaja.PKPR adalah proram pemerintahan yang ditujukan untuk meningkatkan kepedulian remaja akan kesehatannya.
Penting bagi anak remaja untuk memahami kesehatan dirinya. Salah satu cara yang orangtua bisa lakukan untuk meningkatkan kepedulian anak remaja terhadap kesehatannya adalah mengajak mereka untuk mengikuti program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja atau PKPR.PKPR adalah program pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) di tingkat Kabupaten/Kota bersama dengan Dinkes tingkat provinsi untuk melayani kesehatan remaja. Apa saja manfaat PKPR untuk kesehatan remaja?

Manfaat dan jenis kegiatan PKPR untuk remaja

Program PKPR diresmikan oleh pemerintah secara rutin sejak tahun 2003. Di tingkat lapangan, program PKPR juga dilaksanakan oleh puskesmas.Untuk mengetahui manfaat dan jenis kegiatan yang ada di dalam program PKPR, mari kita simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Memberikan edukasi serta informasi kepada remaja tentang kesehatan

Program PKPR yang pertama adalah memberikan edukasi dan informasi mengenai kesehatan kepada remaja.Di dalam program PKPR ini, anak-anak remaja akan dikumpulkan secara perorangan atau berkelompok. Nantinya, akan ada guru, pendidik sebaya yang terlatih di sekolah, atau dari lintas sektor yang menjadi pemandu bagi peserta PKPR.Di dalam proses memberikan edukasi dan informasi ini, ada banyak metode yang akan diberikan, seperti dengan focus group discussion (FGD) hingga diskusi menggunakan alat bantu media cetak atau elektronik (telepon, alamat surel (e-mail), radio, hingga pesan singkat).Para pemandu peserta PKPR umumnya akan menggunakan bahasa yang dapat diterima oleh anak-anak remaja dalam menyampaikan edukasi dan informasi tersebut.

2. Pelayanan klinis medis

Program PKPR selanjutnya yang tidak kalah penting adalah pelayanan klinis medis, seperti pemeriksaan penunjang dan rujukannya. Bagi remaja yang mengalami kondisi medis tertentu, nantinya akan dilayani dengan prosedur yang sesuai dengan kondisi medisnya.Selain itu, petugas dari balai pengobatan umum, balai pengobatan gigi, kesehatan ibu dan anak (KIA) turut hadir untuk memandu para peserta PKPR.Berbagai pemandu PKPR ini diharapkan bisa menggali masalah psikososial atau masalah remaja lainnya. Hal ini dilakukan untuk membantu anak-anak remaja dalam menghadapi masalah kesehatannya tersebut.Baik Anda dan anak remaja yang ingin berpartisipasi tidak perlu takut karena segala masalah yang diceritakan kepada pemandu PKPR ini akan dirahasiakan dari umum.Setelah itu, petugas PKPR akan mencatat hasil rujukan dari kasus-kasus yang diadukan oleh remaja.

3. Konseling

Di dalam program konseling, para peserta PKPR akan dibantu untuk mengenali masalah-masalah yang mereka hadapi. Tidak hanya itu, mereka akan didukung untuk mengambil keputusan yang tepat dari masalah-masalahnya.Anak-anak remaja yang ikut serta dalam PKPR juga dapat dibekali cara-cara untuk:
  • Mengatasi kecemasan, depresi, dan gangguan mental lainnya
  • Meningkatkan rasa waspada terhadap masalah yang terjadi pada dirinya
  • Membantu meningkatkan motivasi untuk mencari bantuan jika ia membutuhkannya.

4. Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS)

Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat adalah salah satu program PKPR yang penting bagi remaja. Melalui program ini, anak-anak remaja akan diajari untuk hidup sehat dan menangkal perngaruh buruk yang bisa merugikan kesehatannya.Tidak hanya kesehatan fisik saja yang diajarkan lewat PKHS ini, tapi juga kesehatan mental dan sosial dari anak-anak remaja. Salah satu contohnya adalah keterampilan untuk mengatasi rasa stres dan tekanan dalam hidup.Nantinya, PKHS ini dapat dilakukan di sekolah, sanggar, hingga rumah singgah. Selain itu, PKHS juga menjadi salah satu kegiatan PKPR di puskesmas.

5. Pelatihan pendidik sebaya dan konselor sebaya

Di dalam program PKPR, anak-anak remaja juga akan dilatih untuk menjadi kader kesehatan remaja atau konselor sebaya. Para peserta PKPR akan berperan untuk mengajak teman-teman sebayanya untuk mau berperilaku sehat.Nantinya, para peserta PKPR yang sudah 'lulus' juga akan diminta untuk membantu dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program PKPR.

Layanan kesehatan yang tersedia dalam program PKPR

Ada banyak layanan kesehatan yang ditawarkan oleh puskesmas PKPR, termasuk Layanan Kesehatan Reproduksi dan Seksual. Berikut ini adalah beberapa layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta PKPR:

Cara menjadi peserta PKPR

Jika Anda atau anak tertarik untuk mengikuti berbagai program PKPR, datanglah ke puskesmas terdekat.Nantinya, anak akan diminta untuk melakukan pendaftaran, mengantre, hingga akhirnya mendapatkan pelayanan dari PKPR.Sayangnya, belum semua puskesmas menyediakan layanan PKPR kepada remaja secara terpisah. Sebagian besar layanan PKPR di puskesmas masih digabungkan dengan pelayanan umum.

Catatan dari SehatQ

PKPR adalah program pemerintah yang dapat membantu remaja untuk mau peduli dengan kesehatan diri dan teman-teman sebayanya. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mengajak anak Anda mengikuti program PKPR di puskesmas terdekat.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan remaja, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips parentinganak praremajagaya parenting
Dinas Kesehatan Tanjung Balai Kota. https://dinkes.tanjungbalaikota.go.id/penyuluhan-pelayanan-kesehatan-peduli-remaja-pkpr-bagi-anak-sekolah-smp-dan-sma-sederajat-dinas-kesehatan-kota-tanjungbalai/#:~:text=PKPR%20singkatan%20dari%20Pelayananan%20Kesehatan,Provinsi%2C%20untuk%20melayani%20kesehatan%20remaja.
Diakses pada 26 Maret 2021
Dinas Kesehatan Kota Kupang. https://www.pusksmn.dinkes-kotakupang.web.id/artikel/info-kesehatan/item/91-belajar-program-kesehatan-remaja-di-puskesmas.html
Diakses pada 26 Maret 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait