Pistanthrophobia: Ketakutan Disakiti oleh Pasangan

(0)
12 Aug 2020|Azelia Trifiana
Seseorang yang mengalami pistanthrophobia sulit percaya dengan orang lainSeseorang dengan Pistanthrophobia takut terlibat dalam hubungan dekat dengan orang lain
Banyak orang mengalami trust issue atau tidak mudah percaya pada orang lain ketika harus berurusan dengan mereka. Memang wajar apabila seseorang tak bisa langsung percaya dengan orang asing, namun ada kalanya ini bisa menjadi ekstrem, disebut juga pistanthrophobia. Khususnya, bila berkaitan dengan hubungan asmara.Pistanthrophobia termasuk jenis phobia spesifik. Orang yang mengalaminya akan merasa takut percaya pada orang lain saat akan memulai hubungan asmara. Konsekuensinya, seseorang bisa kerap merasa kecewa atau mengalami hubungan yang menyakitkan.

Gejala mengalami pistanthrophobia

Sama seperti phobia lain, orang yang mengalami pistanthrophobia juga akan menunjukkan beberapa gejala tertentu. Beberapa gejalanya seperti:
  • Panik dan takut berlebihan
  • Keinginan untuk menghindari orang atau situasi tertentu
  • Napas tersengal-sengal
  • Detak jantung cepat
  • Tangan bergetar
  • Menghindari interaksi terlalu dalam dengan orang yang berpotensi disukai
  • Menutup diri dari interaksi sosial
  • Tidak mau mulai mengenal orang baru yang berpotensi jadi pasangan
  • Cemas ketika berbicara tentang topik asmara

Penyebab pistanthrophobia

Pistanthrophobia dipicu seseorang atau kejadian tertentu. Contohnya, orang yang pernah mengalami masa lalu buruk pada hubungan asmara sebelumnya. Entah itu dikhianati, ditolak, atau dilukai. Ketika rasa sakit hati ini begitu dominan, bisa saja menyebabkan seseorang merasa trauma dan mengalami pistanthrophobia.Orang dengan pistanthrophobia seakan hidup dengan teror yang datang terus menerus. Akibatnya, mereka akan menghindari jenis hubungan dekat dengan siapapun, terutama yang berkaitan dengan asmara.Tak hanya karena trauma hubungan masa lalu, pistanthrophobia juga bisa muncul ketika seseorang tidak memiliki cukup kepercayaan diri. Ini bisa terjadi karena pengalaman buruk seperti pengkhianatan, namun tak selalu dari pasangan.

Cara mendiagnosis pistanthrophobia

Untuk bisa mendiagnosis pistanthrophobia, harus dilakukan oleh pakar kesehatan mental profesional. Dokter atau terapis akan menanyakan beberapa hal terkait dengan gejala yang dialami, termasuk seberapa parah dan berapa lama merasakannya.Pertanyaan seputar latar belakang keluarga, adakah masalah mental lainnya, dan juga trauma masa lalu juga akan menjadi pertimbangan. Tidak bisa disepelekan, pistanthrophobia harus mendapatkan penanganan dari ahli ketika sudah mengganggu kehidupan pribadi dan aspek-aspek lainnya.Seseorang akan didiagnosis mengalami phobia tertentu apabila sudah berlangsung selama lebih dari 6 bulan secara signifikan.

Cara mengatasi pistanthrophobia

Untuk mengatasinya, beberapa hal yang bisa dilakukan seperti terapi perilaku kognitif, terapi psikodinamis, hingga exposure and response prevention. Cara kerjanya sama seperti phobia lain yaitu perlahan membuat pasien terpapar dengan apa yang ditakutkannya sehingga toleransi akan mulai terbangun.Terapis yang menangani orang dengan pistanthrophobia akan melakukannya secara bertahap. Contohnya dengan menanyakan apa visualisasi klien tentang hubungan asmara. Kemudian, akan digali pengalaman yang pernah dialami selama ini terkait dengan hubungan asmara pula.Dengan melakukan ini, terapis bisa membantu kliennya membangun pertahanan diri atau cara menenangkan diri ketika rasa cemas atau ketakutan muncul. Selain itu, penanganan lewat pemberian obat juga bisa membantu apabila pistanthrophobia berhubungan dengan masalah mental seperti cemas berlebih dan depresi.

Bisakah pistanthrophobia disembuhkan?

Dengan konsistensi dan komitmen, penanganan terhadap pistanthrophobia bisa membantu penyembuhan. Tak hanya bisa menghilangkan rasa takut percaya kepada orang lain, perlahan orang dengan pistanthrophobia bisa mulai berani terlibat dalam hubungan asmara.Sebenarnya, aspek ini bukan hanya sedangkal membuat seseorang memiliki pasangan saja. Ketika sudah masuk ke ranah pistanthrophobia, artinya tak hanya kesehatan mental saja yang bermasalah. Faktor kesehatan fisik juga bisa menjadi taruhannya.Merasa tidak percaya pada orang lain untuk membangun suatu hubungan sangatlah manusiawi, namun belajar mengelola ekspektasi ketika situasi tak berjalan sesuai rencana juga penting. Tak ada yang tahu bagaimana sebuah hubungan asmara akan berakhir, bukan?
gangguan mentalkesehatan mentalhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/mental-health/pistanthrophobia
Diakses pada 27 Juli 2020
BMC Psychiatry. https://bmcpsychiatry.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12888-016-0863-0
Diakses pada 27 Juli 2020
American Psychiatric Association. https://www.psychiatry.org/psychiatrists/practice/dsm
Diakses pada 27 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait