Pisang Tanduk, Pisang Kaya Manfaat yang Tak Diduga-duga

Ada banyak manfaat pisang tanduk yang tak diduga-duga
Bentuk pisang tanduk yang masih hijau dan belum matang

Pisang tanduk atau pisang byar merupakan jenis pisang yang umumnya digunakan untuk membuat pisang goreng. Pisang ini bukanlah jenis pisang yang dapat dimakan secara langsung karena bentuknya yang cenderung keras. Alih-alih langsung konsumsi, pisang tanduk harus diolah terlebih dahulu dengan direbus ataupun digoreng sebelum dapat dinikmati.

Mengenal pisang tanduk

Pisang tanduk merupakan salah satu jenis pisang berukuran besar. Nama pisang tanduk muncul karena tandan pisang ini dapat tumbuh menyerupai tanduk dengan ukuran jauh lebih besar dan berat ketimbang pisang biasa yang dapat dikonsumsi secara langsung.

Ketika dipanen, pisang tanduk yang memiliki kulit berwarna hijau dan bertekstur keras harus dibiarkan selama 2-3 minggu sebelum dapat diolah dan dikonsumsi. Ketika sudah matang, pisang ini akan memiliki warna kulit berwarna kuning dengan bercak coklat kemerahan di sepanjang permukaannya.

Pisang tanduk yang sudah matang juga memiliki kulit yang mudah dikupas. Meski daging buah pisang tanduk yang sudah matang memiliki cita rasa manis, pisang ini jarang dimakan secara langsung karena tekstur daging buahnya yang keras dan kaku.

Di Indonesia, pisang tanduk umumnya diolah dengan cara digoreng menggunakan tepung. Selain itu, pisang ini juga dapat direbus terlebih dahulu sebelum disajikan.

Manfaat pisang tanduk untuk kesehatan

Meski paling nikmat jika digoreng, ada cara lain yang lebih efektif untuk mendapatkan manfaat pisang tanduk ini, yakni dengan cara direbus.

Dengan direbus, Anda dapat merasakan langsung manfaat pisang tanduk untuk kesehatan tanpa terkontaminasi campuran minyak yang dapat meningkatkan kolesterol dan menyebabkan berbagai penyakit.

Lantas, apa saja manfaat pisang tanduk untuk kesehatan?

1. Menjaga kesehatan jantung

Pisang tanduk, sebagaimana pisang pada umumnya, mengandung komponen penting untuk menjaga kesehatan jantung, seperti kalium, magnesium, serat, folat, dan vitamin C.

2. Melancarkan pencernaan

Pisang tanduk juga mengandung banyak serat sehingga dapat melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, kandungan pektin dalam pisang dapat menjaga kadar gula darah setelah makan dan mengurangi nafsu makan dengan memperlambat pengosongan di lambung.

3. Menurunkan risiko kanker darah

Pisang tanduk mengandung lektin, yaitu sebuah protein dalam pisang yang dapat mencegah sel leukimia tumbuh.

Lektin berperan sebagai antioksidan yang membantu tubuh memerangi radikal bebas penyebab kanker. Berdasarkan penelitian lainnya, konsumsi pisang juga dipercaya dapat mengurangi risiko kanker darah atau leukemia.

4. Membantu menurunkan berat badan

Pisang tanduk, seperti pisang lainnya, dapat digunakan sebagai makanan untuk menurunkan berat badan. Pisang pada umumnya mengandung sedikit kalori, kurang lebih sekitar 100 kalori saja.

Meski demikian, pisang mengandung banyak nutrisi dan membuat Anda cepat kenyang. Bahkan pisang yang belum matang memiliki kandungan pati resisten yang mengurangi nafsu makan dan membuat Anda cepat kenyang.

5. Menurunkan kadar gula darah

Sebuah penelitian yang diterbitkan The American Diabetes Association mengungkapkan bahwa kandungan serat yang tinggi di dalam pisang bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah.

6. Menjaga fungsi ginjal

Kandungan kalium di dalam pisang tanduk bermanfaat untuk menjaga fungsi ginjal dan mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.

7. Meningkatkan suasana hati

Pisang tanduk mengandung tryptophan, yaitu salah satu jenis asam amino yang dapat membantu menjaga suasana hati dan meningkatkan kemampuan mengingat.

8. Meningkatkan kualitas tidur

Selain itu, pisang tanduk juga mengandung vitamin B6 dan magnesium yang berfungsi memberikan efek relaksasi, mengendurkan otot, dan membantu meningkatkan kualitas tidur Anda.

Berbagai manfaat di atas juga bisa ditemui pada jenis-jenis pisang lainnya. Untuk merasakan manfaat di atas, cobalah untuk menyertakan beberapa buah pisang dalam pola makan sehari-hari Anda. 

Healthline
https://www.healthline.com/nutrition/11-proven-benefits-of-bananas
Diakses pada 2 April 2020

Medical News Today
https://www.medicalnewstoday.com/articles/271157
Diakses pada 2 April 2020

Live Science
https://www.livescience.com/45005-banana-nutrition-facts.html
Diakses pada 2 April 2020

Casey OF, Agriculture Science
A survey of cultivated bananas inPerak
http://eprints.utar.edu.my/1675/1/UASJ_2015_Vol_1(1)%2C_4_A_Survey_of_Cultivated_Bananas_in_Perak.pdf
Diakses pada 2 April 2020

Artikel Terkait