Pilihan Terapi Sinusitis yang Bisa Anda Jalani

(0)
28 Jul 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Menghirup uap panas termasuk terapi sinusitis rumahanMenghirup uap dapat membantu meredakan sinusitis
Sinusitis adalah peradangan atau pembengkakan jaringan yang melapisi sinus. Rongga sinus biasanya berisi udara, sementara dindingnya dilapisi lendir yang menjaga jaringan tetap lembap dan sehat.  Saat udara melewati saluran sinus menuju paru-paru, lendir membantu melembapkan dan menyaring udara.Dalam kondisi sehat, sinus seharusnya kosong dan dapat mengeringkan lendir secara teratur tanpa gangguan. Akan tetapi, saat terjadi sumbatan maka sinus akan dipenuhi cairan lendir. Kuman yang terjebak di dalamnya dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi sehingga terjadilah sinusitis.Terapi sinusitis dapat dilakukan berdasarkan jenis dan penyebabnya. Sebelum membahas mengenai pilihan terapinya, ada banyak Anda mengenali jenis-jenis sinusitis terlebih dahulu.

Jenis-jenis sinusitis

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan penyumbatan dan gangguan dalam mengosongkan rongga sinus, yaitu flu, rhinitis alergi, polip hidung, atau deviasi septum (pergeseran dinding pembatas dua lubang hidung).Jenis-jenis sinusitis dapat dibedakan berdasarkan durasi dan frekuensi peradangan yang terjadi, di antaranya:
  • Sinusitis akut: Dimulai dengan gejala mirip pilek biasa, dapat terjadi tiba-tiba dan berlangsung selama 2 hingga 4 minggu.
  • Sinusitis subakut: Sinusitis berlangsung selama 4 hingga 12 minggu.
  • Sinusitis kronis: sinusitis yang bertahan hingga  lebih dari 12 minggu.
  • Sinusitis berulang: sinusitis kerap kambuh hingga beberapa kali dalam setahun.

Terapi sinusitis

Terapi sinusitis tergantung pada jenis dan penyebabnya. Dokter mungkin akan mengombinasikan beberapa metode penanganan untuk sinusitis yang sudah cukup parah. Berikut adalah pilihan terapi sinusitis, yakni pemberian obat dari dokter dan perawatan di rumah.

1. Pemberian obat

Obat dekongestan dapat digunakan untuk terapi sinusitis yang tergolong ringan. Dekongestan tanpa resep tidak boleh digunakan lebih dari tiga hari karena hal tersebut akan menyebabkan penyumbatan hidung semakin parah.Dokter juga mungkin akan meresepkan obat-obatan steroid dan obat antibiotik untuk digunakan selama 10-14 hari. Selain berupa obat oral, dokter dapat memberikan obat yang langsung dimasukkan ke dalam lubang hidung, seperti:
  • Obat semprot atau hirup steroid
  • Obat tetes atau semprot dekongestan.
Apabila sinusitis disebabkan oleh alergi, dokter akan meresepkan antihistamin untuk mengatasi alergi dan menganjurkan untuk menghindari pemicu alergi.  

2. Perawatan rumahan

Selain melalui pemberian obat, ada beberapa tindakan perawatan di rumah yang bisa dijadikan sebagai terapi sinusitis. Terapi ini dapat dilakukan sendiri di rumah tanpa bantuan dokter.
  • Penguapan

Kondisi sinusitis kronis dapat terbantu dengan aliran udara hangat dan lembap. Anda bisa menggunakan vaporizer atau menghirup uap air hangat. Pastikan air yang digunakan tidak terlalu panas untuk mencegah kulit agar tidak melepuh.Berikut ini cara mempersiapkan terapi penguapan:
  1. Isi panci atau mangkuk dengan air hangat yang masih memiliki cukup banyak uap.
  2. Gunakan handuk di bagian bagian belakang kepala untuk mengarahkan uap sehingga uap dapat terkumpul ke arah hidung dan tidak mudah tertiup angin atau menjadi dingin.
  3. Tundukkan kepala ke arah panci, hirup uap supaya bisa memasuki rongga hidung dengan perlahan.
  • Kompres hangat

Meletakkan kompres hangat di sekitar area hidung dan sinus dapat meringankan rasa nyeri akibat sinusitis. Kompres hangat juga dapat membantu memudahkan pengosongan sinus dari lendir.
  • Irigasi hidung

Sama halnya dengan semprotan dekongestan, terapi sinusitis ini bertujuan melembutkan lapisan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan. Caranya adalah:
  1. Buat larutan garam dari campuran air hangat dan steril dengan garam murni (natrium klorida). Anda juga dapat membeli larutan saline yang sudah siap pakai. Pastikan air yang digunakan benar-benar steril.
  2. Masukkan air larutan ke dalam botol peras, tabung suntik, atau neti pot.
  3. Berdirilah dengan kepala di atas wastafel dan miringkan kepala ke salah satu sisi.
  4. Tuangkan larutan garam perlahan ke lubang hidung bagian atas.
  5. Biarkan larutan mengalir ke lubang hidung yang lain dan masuk ke saluran pembuangan. Selama proses pengairan ini, bernapaslah melalui mulut, bukan hidung.
  6. Ulangi pada lubang hidung yang satunya.
  7. Usahakan agar air tidak turun ke belakang tenggorokan. Mungkin diperlukan beberapa percobaan untuk mendapatkan posisi yang benar.
  8. Setelah selesai, tiupkan hidung dengan lembut pada tisu untuk membersihkan lendir.
Selain kedua terapi di atas, ada kalanya pembedahan harus dilakukan jika penyebab sinus tidak bisa diatasi dengan terapi atau pemberian obat-obatan. Pembedahan sebagai upaya mengatasi sinus dilakukan untuk meluruskan septum hidung, menghilangkan penyumbatan, memperluas saluran sinus, atau mengangkat polip.
sinusitissinusitis akutsinusitis kronis
Mysinusitis
https://www.mysinusitis.com/blog/sinuses-what-are-they-and-what-do-they-do/
Diakses 14 Juli 2020
Web MD
https://www.webmd.com/allergies/sinusitis-and-sinus-infection
Diakses 14 Juli 2020
Healthline
https://www.healthline.com/health/sinus-flush#how-to
Diakses 14 Juli 2020
PARI
https://www.pari.com/int/field-of-application/sinusitis/treatment-of-sinusitis/
Diakses 14 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait