Pilihan Teh yang Tidak Mengandung Kafein, Anda Wajib Coba


Teh yang tidak mengandung kafein biasanya terbuat dari bahan-bahan herbal. Bagi Anda yang sedang menghindari kafein, ini bisa menjadi salah satu pilihan. Namun, Anda harus memperhatikan cara pembuatannya juga. Sebab, ini akan memengaruhi kandungan kafein di dalam teh.

0,0
teh yang tidak mengandung kafeinTeh yang tidak mengandung kafein umumnya merupakan teh herbal
Tidak hanya kopi, teh juga termasuk minuman yang mengandung kafein. Beberapa orang mungkin tidak cocok dengan kafein sehingga berusaha menghindarinya. Berikut ini beberapa jenis teh yang tidak mengandung kafein, Anda wajib coba!

Daftar teh tanpa kafein 

Teh yang tidak mengandung kafein dapat menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki intoleransi terhadap kafein. Teh herbal menawarkan solusi minum teh tanpa takut efek negatif dari kafein. Berikut ini beberapa jenis teh herbal yang tidak mengandung kafein. 

1. Teh chamomile 

Teh chamomile merupakan salah satu teh yang tidak mengandung kafein
Teh chamomile merupakan salah satu teh yang tidak mengandung kafein
Teh chamomile berasal dari tanaman dalam keluarga Asteraceae. Chamomile memiliki kandungan fitokimia yang memiliki potensi manfaat bagi kesehatan.Beberapa manfaat teh chamomile, antara lain:
  • Memiliki sifat antioksidan dan antimikroba
  • Melindungi membran mukosa 
  • Memiliki sifat antikanker
Chamomile mulai mendapat perhatian dari kalangan industri. Selain marak penggunaannya sebagai bahan makanan atau minuman, ekstrak chamomile populer sebagai bahan essential oil

2. Teh jahe

Teh jahe berasal dari rebusan akar jahe. Selain tanpa kafein, minum teh jahe juga bermanfaat bagi kesehatan. Teh jahe diketahui memiliki manfaat dalam mengurangi gejala penyakit, antara lain:
  • Mengurangi mual dan muntah
  • Membantu meredakan gejala masalah pencernaan
  • Melegakan saluran napas
  • Menghangatkan tubuh

3. Teh peppermint 

Teh tanpa kafein, seperti peppermit, mamu memberikan rasa relaks
Teh tanpa kafein, seperti peppermit, mamu melegakan saluran pernapasan
Teh peppermint berasal dari daun tanaman Mentha piperita. Daun ini memiliki aroma dan rasa yang khas. Itulah sebabnya, ekstrak daun peppermint juga sering digunakan dalam pembuatan minuman, permen, bahkan essential oilPeppermint mengandung mentol yang memberi rasa mint dan efek dingin. Mengonsumsi teh peppermint bisa menjadi solusi untuk melegakan saluran napas dan membantu menjaga kesehatan, termasuk vitalitas. 

4. Teh bunga mawar 

Teh mawar berasal dari kelopak bunga mawar yang aromatik. Teh ini memiliki rasa yang manis tetapi terkadang pahit. Teh mawar bisa menjadi pilihan teh tanpa kafein yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa manfaat teh mawar, antara lain:
  • Memiliki sifat antioksidan
  • Mengurangi nyeri haid
  • Mengurangi kelelahan
  • Meningkatkan konsentrasi 
  • Memiliki efek menenangkan
  • Meningkatkan energi
Tidak hanya bunga mawar, beberapa jenis bunga lain, seperti passion flower, kembang sepatu (hibiscus), dan bunga telang juga bisa dijadikan teh herbal bebas kafein yang kaya manfaat. 

5. Teh echinacea

Teh echinacea berasal dari tumbuhan atau bunga coneflower. Echinacea diketahui memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan sehingga cocok dijadikan sebagai teh herbal. Beberapa manfaat echinacea antara lain:Manfaat echinacea yang baik bagi kesehatan bahkan membuatnya jadi salah satu bahan suplemen tubuh.

6. Teh sage

Teh herbal sage tidak mengandung kafein
Teh herbal sage tidak mengandung kafein
 Teh sage berasal dari daun sage atau Salvia officinalis. Tanaman ini diketahui memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Manfaat teh sage yang bisa Anda dapatkan, antara lain:
  • Meningkatkan fungsi kognitif (kemampuan berpikir)
  • Meningkatkan memori 
  • Melindungi kesehatan jantung dan usus besar

Berapa kandungan kafein dalam teh?

Kafein adalah alkaloid alami yang ditemukan dalam tanaman. Kafein bersifat stimulan, artinya mampu merangsang otak dan sistem saraf pusat. Kandungan inilah yang membuat kafein bermanfaat meningkatkan konsentrasi dan mencegah kelelahan.Pada umumnya, teh memiliki kandungan kafein lebih tinggi dari kopi. Daun teh mengandung 3,5% kafein, sedangkan biji kopi hanya memiliki 1,1-2,2% kafein. Akan tetapi, dalam satu cangkir, biasanya Anda lebih banyak memakai biji kopi ketimbang daun teh. Itulah sebabnya, Anda akan jadi lebih banyak mengonsumsi kafein dalam secangkir kopi seduh, daripada secangkir teh. Kandungan kafein dalam teh dipengaruhi oleh jenis dan cara penyajian teh. Berikut ini kandungan kafein dalam teh berdasarkan jenisnya:
  • Teh hitam mengandung 47-90 mg per cangkir
  • Teh hijau mengandung 20-45 mg per cangkir 
  • Teh putih mengandung 6-60 mg per cangkir 
  • Teh ilex paraguariensis mengandung 85 mg per cangkir 
Selain jenis, kandungan kafein dalam teh juga dipengaruhi oleh cara penyajian. Penyajian teh dengan air yang lebih panas dan diseduh lebih lama dapat meningkatkan jumlah kafein di dalamnya. 

Catatan dari SehatQ

Dalam Mayo Clinic disebutkan bahwa diketahui bahwa konsumsi 400 mg kafein dalam sehari dianggap aman bagi kebanyakan orang. Melihat jumlahnya, Anda mungkin berpikir aman-aman saja konsumsi kopi atau teh.Akan tetapi, toleransi seseorang terhadap efek kafein bisa berbeda-beda. Beberapa orang mungkin mengalami pusing, mual, gelisah, cemas, jantung berdebar, hingga mulas setelah minum minuman mengandung kafein. Itulah sebabnya sebagian orang kerap kali menghindari konsumsi kafein. Nah, teh yang tidak mengandung kafein, seperti teh herbal bisa menjadi solusi. Jika Anda merasa memiliki efek negatif dari konsumsi kafein, ragam varian teh tanpa kafein bisa menjadi pilihan santai sore Anda. Jangan lupa membatasi asupan gula atau gunakan pemanis alami dalam teh untuk menghindari penambahan kalori. Masih bingung dengan pilihan teh yang tidak mengandung kafein? Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kopikafeinatehhidup sehat
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/caffeine/art-20049372
Diakses pada 21 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/caffeine-in-tea-vs-coffee#tea-vs-coffee
Diakses pada 21 September 2021
Livestrong. https://www.livestrong.com/article/241757-what-types-of-tea-are-caffeine-free/
Diakses pada 21 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/10-herbal-teas#TOC_TITLE_HDR_11
Diakses pada 21 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait